Bacaan Tawasul Lengkap: Arab, Latin dan Artinya

Jul 31, 2026 11:50 AM - 1 minggu yang lalu 586

Jakarta -

Bunda, tawasul merupakan salah satu ibadah yang dilakukan umat Islam sebagai corak ikhtiar dalam bermohon kepada Allah SWT.

Melalui referensi ini, seorang hamba memohon kepada Allah dengan menjadikan kebaikan saleh alias orang-orang saleh sebagai perantara doa.

Namun, tetap banyak yang keliru memahami makna tawasul. Perlu dipahami bahwa tawasul bukan berfaedah meminta pertolongan kepada perantara tersebut, melainkan tetap memanjatkan angan hanya kepada Allah SWT.


Lantas, gimana referensi tawasul yang betul dan sesuai dengan aliran Islam? Simak selengkapnya berikut ini.

Mengenal apa itu tawasul

Dilansir detikcom, salah satu langkah yang dilakukan penduduk Nahdliyin ketika bermohon kepada Allah SWT adalah tawasul.

Praktik ini dikerjakan dengan wasilah alias sesuatu yang dijadikan karena alias perantara untuk mendekatkan diri pada Allah SWT. Tujuannya untuk memohon dikabulkannya angan seseorang.

Hal ini juga dijelaskan sebagaimana dalam firman Allah SWT, Al Qur’an surat Al-Maidah ayat 35 yang bersuara sebagai berikut:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَابْتَغُوْٓا اِلَيْهِ الْوَسِيْلَةَ وَجَاهِدُوْا فِيْ سَبِيْلِهٖ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

Artinya:

“Wahai orang-orang yang beragama takutlah Anda kepada Allah, dan carilah jalan (wasilah/perantara).”

Macam-macam tawasul beserta doanya

Ada empat macam tawasul yang bisa Bunda lakukan. Berikut penjelasan masing-masing yang dapat Bunda ketahui:

1. Tawasul bi Asmaillah (Tawasul dengan nama Allah)

Tawasul bi Asmaillah merupakan tawasul yang tingkatannya tertinggi. Tawasul ini dapat dilakukan dengan menyebut asmaul husna. Jenis tawasul ini biasanya dilakukan dengan berambisi kesembuhan dari penyakit.

2. Tawasul bi A’mal Shalihat (Tawasul dengan kebaikan baik)

Tawasul juga dapat dilakukan melalui kebaikan saleh alias tawasul bi a'mal shalihat. Dalam kitab Riyadus Shalihin, Kiai Wazir menceritakan kisah tiga sahabat yang terjebak di dalam gua setelah pintunya tertutup batu besar.

Setelah beragam upaya untuk keluar gagal, mereka bertawasul kepada Allah dengan menyebut kebaikan terbaik masing-masing.

Salah satunya bertawasul dengan kebaikan birrul walidain (berbakti kepada orang tua). Atas izin Allah, batu yang menutup gua bergeser hingga mereka akhirnya dapat keluar.

3. Tawasul bi Shalihin (Tawasul dengan orang saleh)

Tawasul juga dapat dilakukan melalui perantara orang saleh, baik yang tetap hidup maupun telah meninggal.

Salah satu contohnya adalah kisah sahabat yang buta dan bertawasul kepada Allah melalui Rasulullah SAW hingga akhirnya kembali dapat melihat.

Kiai Wazir juga menjelaskan bahwa Nabi Adam AS pernah bertawasul kepada Allah dengan menyebut kemuliaan Nabi Muhammad SAW ketika memohon maaf atas kesalahannya.

Selain itu, Imam Syafii diriwayatkan bertawasul melalui gurunya, Imam Abu Hanifah, dengan berkunjung ke makamnya dan melaksanakan salat dua rakaat saat menghadapi persoalan berat.

4. Tawasul bi Zat (Tawasul dengan zat)

Pelaksanaan tawasul ini seperti bi jahi (dengan kedudukan), bi hurmati (dengan kemuliaan), bi karamati (dengan kemurahan).

Bacaan tawasul lengkap: Arab, latin, dan artinya

Berikut beberapa referensi tawasul untuk Bunda amalkan, komplit dengan tulisan Arab, latin, dan artinya:

Istighfar sebanyak 3x

اَسْتَغْفِرُاللهَ الْعَظِيْمَ

Artinya:

“Aku minta maaf kepada Allah Yang Maha Agung.”

Membaca kalimat Syahadat

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Artinya:

“Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.”

Membaca angan tawasul

سْمِ اللهِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِيْمِ اَلَّلهُمَّ صَلِّ اَفْضَلَ الصَّلَاةِ عَلَى اَسْعَدِ مَخْلُوْقَا تِكَ نُوْرِ الْهُدَى سَيِّدِ نَا مَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَّعَلَى اَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَدَدَ مَعْلُوْ مَا تِكَ وَمِدَادَ كَلِمَاتِكَ كُلَّمَا ذَكَرَكَ الذَّا كِرُوْنَ وغَفَلَ عَنْ ذِكْرِكَ الْغَافِلُوْنَ

اَلَّهُمَّ صَلِّ اَفْضَلَ الصَّلَاةِ عَلَى اَسْعَدِ مَخْلُوْ قَاتِكَ شَمْسِ الضُّحَى سَيِّدِ نَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَّعَلَى اَلِ سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ عَدَدَ مَعْلُوْ مَاتِكَ وَمِدَادَ كَلِمَاتِكَ كُلَّمَا ذَكَرَكَ الذَّاكَرُ وْنَ وَغَفَلَ عَنْذِ كْرِكَ الْغَا فِلُوْنَ.

الَّلهُمَّ صَلِّ اَفْضَلَ الضَّلَاةِعَلَى اَسْعَدِ مَخْلُوْ قَاتِكَ بَدْ رِالدُّجَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَّعَلَى اَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَدَدَ مَعْلُوْمَا تِكَ وَمِدَادَ كَلِمَاتِكَ كُلَّمَا ذَكَرَكَ الذَّا كِرُوْنَ وَغَفَلَ عَنْذِ كْرِكَ الْغَافِلُوْنَ . وَسَلِّمْ وَرَضِىَ اللهُ تَعَلَ عَنْ سَادَاتِنَا اَصْحَبِ رَسُوْلِ اللهِ اَجْمَعِيْنَ .

Artinya:

“Ya Allah, tambahkanlah kesejahteraan yang paling utama kepada makhluk Engkau yang paling bahagia, yang menjadi sinar petunjuk, penghulu, dan pemimpin kami, ialah Nabi Muhammad dan kepada family penghulu kami Nabi Muhammad sebanyak tinta kalimat-kalimat Engkau, tatkala orang-orang yang ingat berdzikir dan tatkala orang-orang yang lupa tidak berdzikir kepada Engkau.

Ya Allah, tambahkanlah kesejahteraan yang paling utama kepada makhluk Engkau yang paling bahagia, yang menjadi penerang laksana mentari di waktu dhuha, penghulu, dan pemimpin kami, ialah Nabi Muhammad dan kepada family penghulu kami Muhammad, sebanyak bilangan yang Engkau ketahui dan sebanyak tinta kalimat-kalimat Engkau, ketika orang-orang yang ingat berdzikir dan tatkala orang-orang yang lupa tidak berdzikir kepada Engkau.

Ya Allah, tambahkanlah kesejahteraan yang paling utama kepada makhluk Engkau yang paling bahagia, yang menjadi penerang laksana bulan purnama di waktu gelap, penghulu, dan pemimpin kami, ialah Nabi Muhammad, sebanyak bilangan yang Engkau ketahui dan sebanyak tinta kalimat-kalimat Engkau, ketika orang-orang yang ingat berdzikir kepada Engkau dan ketika orang-orang yang lupa tidak berdzikir kepada Engkau, dan tambahkanlah keselamatan. Mudah-mudahan Allah memberi keridhaan kepada para penghulu kami, ialah semua para sahabat Rasulullah.”

Nah, itulah referensi tawasul yang dapat Bunda ketahui. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Selengkapnya