Beragam Mitos Tentang Kehamilan Kedua, Ketahui Faktanya Bun

Jun 30, 2026 06:30 PM - 4 minggu yang lalu 34217

Kehamilan kedua katanya bisa lebih mudah dan lancar namun ada saja mitos-mitos yang beredar membikin bumil jadi khawatir. Agar lebih tenang, simak kebenaran beragam mitos tentang kehamilan kedua, ketahui faktanya, Bunda.

Menjalani kehamilan kedua sebenarnya membikin bumil jadi lebih tenang lantaran sudah mempunyai pengalaman di kehamilan sebelumnya. Tetapi, adakalanya rasa takut dan panik menghantui ketika mendengar mitos-mitos yang beredar di luaran. Apalagi, katanya kehamilan kedua bakal lebih menyakitkan dan lebih susah dilalui.

Menurut Shalini Shah, seorang konsultan laktasi dan doula persalinan di Millie Clinic bahwa sebenarnya tidak ada pengalaman secara universal untuk kehamilan kedua. "Banyak orang mengatakan, 'Kamu sudah pernah mengalami ini sebelumnya, jadi pasti Anda tahu apa yang bakal terjadi,"katanya.


Tetapi kenyataannya, setiap kehamilan memang berbeda satu sama lain. Dan, setiap individual mempunyai jenis kehamilannya masing-masing. Karenanya, apa yang dirasakan pada kehamilan sebelumnya mungkin tidak selalu dirasakan di kehamilan kedua. Bahkan, sering kali kehamilan kedua justru terasa melelahkan.

Shah menambahkan bahwa wajar saja ini terjadi lantaran memang bukan hanya tubuh yang berubah. "Bunda saat ini mempersiapkan diri bukan hanya untuk bayi baru, tetapi untuk dinamika family baru yang berkembang," jelas Shah.

Dengan kehadiran member family yang baru, tentunya waktu rehat bakal berubah, rutinitas berubah, dan beban mental meningkat. Bisa jadi, beberapa hari Bunda merasa nyaman tetapi di hari lainnya Bunda mungkin kudu bergulat dengan anak balita  yang sedang mengamuk. Jadi, jika ditanya apa yang sebenarnya berubah selama kehamilan kedua dan apa yang tetap sama, anggaplah ini sebagai pedoman memperkuat hidup diri sendiri dengan keadaan yang baru.

Apa saja mitos kehamilan kedua?

Terkait kehamilan kedua, memang ada banyak mitos beredar dan banyak yang belum tahu kebenaran sebenarnya. Yuk, daripada bertanya-tanya, simak berikut ini beberapa mitos dan kebenaran seputar kehamilan kedua, Bunda:

1. Realitas fisik

Rachel Taylor, seorang perawat pasca persalinan, dan penulis kitab After Baby Comes mengatakan bahwa tubuh pada kehamilan kedua bakal terlihat besar lebih cepat. Ini merupakan salah satu kejutan paling umum dari kehamilan kedua.

2. Gejala kehamilan mungkin memperkuat lebih lama

Dikatakan Taylor bahwa di kehamilan kedua, gejalanya mungkin bisa memperkuat beberapa minggu alias lebih. Segala sesuatunya mulai dari kadar hormon hingga jenis kelamin bayi hingga pengalaman kehamilan sebelumnya bisa memengaruhi seberapa awal indikasi muncul. "Mual sering kali kembali, tetapi intensitasnya dapat berubah."

3. Tubuh mengingat dengan langkah yang baik

Tidak semua perubahan itu menantang, Bunda. Seperti pada kehamilan kedua yang disebut Taylor membawa untung tersendiri lantaran memori kehamilannya dapat mengingat dengan langkah yang baik.

"Sistem kekebalan tubuh menyimpan pengetahuan dari kehamilan pertama yang dapat membantu tubuh bertransisi lebih lancar. Bahkan, kelenjar susu menyimpan memori sehingga berpotensi mempercepat produksi ASI,"tambahnya.

4. Tendangan bayi tidak lebih sigap tetapi bumil bakal mengenalinya

Bunda mungkin tidak betul-betul merasakan aktivitas lebih awal tetapi Bunda bakal lebih peka dengan tendangan yang mungkin dirasakan. Seperti misalnya di mana Bunda kerap merasakan gas pada kehamilan pertama, nah pada kehamilan kedua ini Bunda sudah lebih mengerti bahwa perihal itu merupakan aktivitas janin.

5. Persalinan lebih cepat

Terkadang, perihal ini memang betul tetapi terkadang juga tidak. Bahwa persalinan kedua mungkin lebih sigap lantaran bayi pertama telah membuka jalan. Tetapi perlu ditekankan bahwa itu tidaklah benar. Sebab, posisi bayi, keselarasan panggul, dan stres mengurus balita saat persalinan dapat memengaruhi gimana proses persalinan berlangsung, kata Taylor.

6. Kontraksi yang lebih efisien

Ketidaknyamanan pasca persalinan condong terasa lebih berat pada persalinan kedua. Terkait perihal ini, Taylor mengatakan bahwa rahim memang sedikit kurang kencang, sehingga bakal bekerja lebih keras untuk menyusut. Selain itu, kram sering kali meningkat saat menyusui. Dengan memberikan kompres hangat dan ibuprofen bisa meredakan ketidaknyamanan tersebut.

7. Emosional dan mental lebih bergejolak

Tantangan tak terduga yang mungkin muncul adalah mengenai emosional yang bisa muncul kapan saja dan itu perihal yang normal. Health Canada mencatat bahwa kehamilan baik itu pertama alias kedua, merupakan transisi kehidupan yang besar. Dan, perubahan yang besar sering kali menimbulkan emosi yang besar seperti dikutip dari laman Todaysparent.

8. Persiapan bayi tetap diperlukan

Persiapan menyambut anak kedua memang tetap perlu direncanakan. Namun, kali ini Bunda mungkin tidak perlu berlebihan mengumpulkan perlengkapan bayi selama kehamilan kedua mengingat ada pengalaman dan keperluan yang tetap ada dari kehamilan sebelumnya. Tetapi, lingkungan dan sistem pendukung dalam perihal ini yang perlu dipersiapkan. 

9. Biarkan anak pertama berpartisipasi

Mempersiapkan bayi kedua bisa terasa seperti tindakan yang menyeimbangkan, terutama dengan balita yang terus mengikuti Bunda. Untuk itu, Shah merekomendasikan untuk membiarkan anak yang lebih besar ikut serta dalam proses persiapan adiknya dengan cara-cara yang sesuai usianya. Aktivitas seperti memilih kain bedong alias membantu menempatkan kitab di rak dapat membantu.

10. Bangun tim pendukung sejak dini

Shah juga mendorong untuk mempersiapkan orang yang dapat diandalkan sebagai pendukung baik kakek nenek, teman, pengasuh, dan lainnya sebelum HPL tiba. Hal ini nantinya memberikan Bunda lebih banyak waktu untuk merasa nyaman ketika nantinya menggantikan Bunda mengurus bayi saat Bunda pergi.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya