Bukan Pregnant, Ternyata Ini Sebutan Yang Disukai Keluarga Kerajaan Untuk Anggota Kerajaan Hamil

Apr 22, 2026 01:20 PM - 1 hari yang lalu 1627

Jakarta -

Pernah enggak sih, Bunda, memperhatikan jika style bahasa family kerajaan Inggris selalu terdengar elegan dan berbeda? Bahkan untuk perihal yang umum seperti kehamilan, mereka punya istilah unik yang jarang digunakan oleh masyarakat biasa.

Alih-alih mengatakan pregnant, personil family kerajaan justru lebih sering menggunakan istilah lain yang terdengar lebih umum dan klasik.

Seperti kerajaan Inggris yang terkenal mempunyai banyak patokan dan peraturan rumit yang kudu diingat. Termasuk diantaranya pengungkapan terbaru tentang preferensi Ratu Elizabeth II sendiri mungkin patut diperhatikan. Terutama lantaran ini betul-betul lucu. Sumber tersebut menyatakan bahwa Ratu Elizabeth lebih suka kita semua menyebut ibu mengandung sebagai 'sedang mengandung'.

Lebih sopan dan tradisional

Dalam lingkungan Keluarga Kerajaan Inggris, istilah yang digunakan untuk menyebut kehamilan adalah 'expecting'.

Misalnya, daripada mengatakan:

“She is pregnant”

Mereka bakal mengatakan:

“She is expecting”

Dikutip dari Marie Claire, istilah ini dianggap lebih halus, sopan, dan mencerminkan tradisi lama yang tetap dijaga hingga sekarang

Bukan sekadar pilihan kata

Penggunaan kata expecting bukan tanpa alasan, Bunda. Secara historis, family kerajaan sangat menjaga citra, termasuk dalam perihal komunikasi publik. Bahasa yang digunakan harus:

  • Terdengar elegan
  • Tidak terlalu blak-blakan alias vulgar
  • Sesuai dengan norma kerajaan yang konservatif

Dikutip dari Us Weekly tentang hal-hal yang dirumorkan tidak disukai Ratu, telah mengungkapkan bahwa Yang Mulia sangat membenci siapa pun yang menggunakan kata pregnant, dan menganggapnya sepenuhnya vulgar, menurut sumber istana.

Karena itu, kata pregnant dianggap terlalu teknis alias medis, sementara expecting terasa lebih hangat dan penuh makna seolah menekankan momen menanti kehadiran bayi. Hal ini juga terlihat dalam beragam pengumuman resmi dari Buckingham Palace, yang nyaris selalu menggunakan frasa is expecting a baby dibandingkan kata pregnant.

Dipakai oleh personil kerajaan modern

Istilah ini juga tetap digunakan oleh personil kerajaan modern seperti Meghan Markle dan Kate Middleton. Dalam beragam pengumuman resmi dari Istana Buckingham, frasa yang muncul nyaris selalu:

“The Duchess is expecting a child”

Ini menunjukkan bahwa tradisi bahasa tetap dipertahankan, meskipun era sudah semakin modern. Selain itu beragam media internasional seperti BBC dan People juga konsisten menggunakan istilah tersebut saat memberitakan kehamilan personil kerajaan.

Perbedaan penggunaan istilah kehamilan 

Buat Bunda, mungkin terdengar hanya beda istilah. Tapi ternyata, pilihan kata bisa mencerminkan budaya, nilai, apalagi sejarah panjang sebuah family alias institusi. Selain itu, penggunaan kata seperti expecting juga bisa jadi pengganti yang lebih lembut dan menyenangkan saat membicarakan kehamilan dalam percakapan sehari-hari.

Dalam konteks British Royal Family, penggunaan kata expecting menunjukkan gimana mereka menjaga komunikasi tetap elegan, hangat, dan penuh makna. Bukan hanya menyampaikan kondisi, tapi juga menghadirkan nuansa angan dan kebahagiaan.

Menariknya lagi, style bahasa ini bisa jadi inspirasi untuk kita juga. Menggunakan kata yang lebih lembut seperti expecting bisa:

  • Membuat percakapan terasa lebih hangat
  • Mengurangi kesan terlalu medis alias kaku
  • Memberi sentuhan emosional saat membahas kehamilan

Selain itu, ini juga jadi pengingat bahwa setiap budaya punya langkah unik dalam memaknai kehamilan yang bukan sekadar kondisi fisik, tapi juga perjalanan penuh cinta dan penantian.

Penjelasan dari sisi kebahasaan

Bunda, jika dikaitkan dengan kebiasaan di British Royal Family, pilihan kata expecting rupanya bukan sekadar style tapi juga sangat berangkaian dengan patokan dan nuansa dalam bahasa.

Secara grammar, pregnant adalah kata sifat (adjective) yang menjelaskan kondisi bentuk seseorang. Jadi saat mengatakan, "She is pregnant," artinya langsung, spesifik, dan condong terdengar medis.

Sementara itu, expecting berasal dari kata kerja (verb) expect yang digunakan dalam corak present continuous (is expecting). Secara makna, ini bukan hanya menyatakan kondisi, tapi juga menggambarkan proses menanti kehadiran bayi.

Nah, di sinilah letak perbedaannya, Bunda.

Dalam tradisi komunikasi kerajaan yang sangat menjaga etika dan citra, kata yang dipilih bukan hanya kudu betul secara tata bahasa, tapi juga:

  • Terdengar lebih halus
  • Tidak terlalu 'blak-blakan'
  • Memiliki nuansa emosional yang positif

Itulah kenapa dalam pengumuman resmi oleh Buckingham Palace, mereka nyaris selalu menggunakan frasa seperti:

“The Duchess is expecting a baby.”

Alih-alih:

“The Duchess is pregnant.”

Demikian Bunda penjelasannya, semoga informasinya membantu ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya