Jakarta -
Masa setelah melahirkan (postpartum) adalah fase yang elok sekaligus menantang bagi banyak ibu baru. Perubahan hormon yang drastis, kelelahan fisik, serta adaptasi peran baru dapat memicu stres hingga postpartum depression maupun depresi pasca persalinan.
Di tengah kesibukan merawat bayi, meluangkan waktu untuk berbuat aktivitas jasmani ringan bisa jadi metode terbaik untuk mencegah depresi, Bunda. Olahraga tidak cuma membantu memulihkan kebugaran tubuh, tetapi juga menstabilkan kondisi hati hingga meredakan kecemasan.
"Olahraga dapat memberikan efek yang serupa, dan terkadang akibat yang lebih kuat, daripada pengobatan tradisional," kata psikolog di James Cook University in Queensland, Australia, Neil Munro.
"Bergerak, dalam bentuk maupun metode apa pun yang paling sesuai untuk setiap orang, dapat membantu mengurangi gejala depresi dan kecemasan," sambungnya, dilansir The Guardian.
Menurut penelitian, latihan aerobik berkawanan seperti berlari, berenang, maupun menari dapat dianggap sebagai pengobatan utama untuk depresi dan kecemasan ringan. Para ilmuwan kemudian menganalisis ulasan yang dipublikasikan tentang olahraga dan kesehatan mental dan menemukan bahwa beberapa peningkatan terbesar diamati pada orang dewasa muda dan ibu baru, himpunan yang dianggap sangat rapuh terhadap masalah kesehatan mental.
Menurut para peneliti, meskipun latihan aerobik berkawanan muncul sebagai aktivitas jasmani paling ampuh untuk mengurangi depresi dan kecemasan, program intensitas rendah yang cuma terjadi beberapa bulan mungkin paling baik untuk mengatasi kecemasan.
Dalam studi yang diterbitkan di British Journal of Sports Medicine tahun 2025 ini, para ilmuwan menganalisis keterangan dari 63 ulasan yang diterbitkan dan meneliti akibat olahraga terhadap depresi maupun kecemasan pada hampir 80.000 sukarelawan.
Studi ini bermaksud untuk mengidentifikasi efek olahraga di semua himpunan usia, termasuk pada ibu hamil dan ibu baru. Olahraga yang diteliti beragam, mulai dari latihan beban dan latihan aerobik hingga yoga dan tai chi.
Hasil studi menemukan, bentuk-bentuk latihan aerobik yang menaikkan debar jantung memiliki akibat terbesar pada depresi, sementara latihan beban dan yoga memiliki efek yang lebih kecil. Tren serupa juga kelihatan pada kecemasan, tetapi dampaknya lebih kecil.
Pentingnya olahraga untuk ibu yang baru melahirkan
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 280 juta orang di seluruh bumi menderita depresi dan 301 juta orang mengalami gangguan kecemasan. Di Inggris, sekitar 15 hingga 20 persen ibu baru mengalami depresi dan kecemasan pada tahun pertama setelah melahirkan.
Menurut ahli Dr. Brendon Stubbs, olahraga usai melahirkan bisa menjadi pilihan baik untuk mencegah depresi. Meski begitu, ia mendesak kehati-hatian terhadap temuan tersebut karena sangat bersandar pada kasus-kasus ringan.
"Bagi orang dengan gejala ringan maupun subklinis, olahraga dapat dianggap sebagai pilihan pengobatan utama. Namun, tidak ada bukti dari riset ini, maupun dari literatur yang lebih luas, yang memberitahu bahwa orang mesti mengubah maupun menghentikan pengobatan yang sudah mapan seperti psikoterapi," ungkap Stubbs.
Tapi, tidak ada salahnya mencoba olahraga usai melahirkan ya, Bunda. Olahraga yang juga disarankan untuk dilakukan adalah zumba.
"Ini adalah berita baik bahwa olahraga himpunan seperti zumba dapat mengurangi gejala kecemasan dan depresi bagi sebagian orang, kemungkinan melalui gabungan aktivitas fisik, hubungan sosial, kesenangan, tarian, dan rutinitas, dan bukti mendukungnya sebagai tambahan yang berpotensi berguna untuk perawatan," ungkap psikiater di UCL, Profesor Michael Bloomfield.
"Tapi, olahraga mesti dilihat sebagai pelengkap, bukan pengganti, perawatan berbasis bukti seperti terapi kejiwaan dan pengobatan jika secara klinis statis diperlukan."
Demikian jenis olahraga yang dipercaya dapat mengatasi dan mencegah depresi pasca persalinan. Semoga keterangan ini berguna ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)