
cara membersihkan gorden | foto ilustrasi: Gemini AI
Kincai Media - Gorden menjadi salah satu bagian rumah yang sering terkena debu, tetapi justru paling jarang dicuci. Padahal, kain gorden mudah menyerap kotoran dari udara, asap dapur, hingga cipratan minyak, terutama jika dipasang dekat area memasak.
Kalau dibiarkan terlalu lama, warna gorden bisa berubah kusam, terlihat dekil, apalagi muncul aroma apek yang mengganggu. Banyak orang akhirnya memilih laundry lantaran menganggap mencuci gorden sendiri cukup melelahkan, apalagi ukurannya besar dan tebal.
Namun ternyata, ada langkah sederhana membersihkan gorden tanpa deterjen yang bisa dicoba di rumah. Trik ini dibagikan oleh warganet berjulukan Zulaikha. Ia mengaku hanya memakai tiga bahan dapur untuk membantu mengangkat noda dan membikin gorden tampak lebih bersih.
"Kalau saya biasanya 6 bulan sekali mencuci gorden, makanya lecek seperti ini, ya," ungkapnya, dikutip BrilioFood dari YouTube Zulaikha pratiwy.
Metode ini digunakan untuk membersihkan gorden putih, tetapi tetap bisa diterapkan pada gorden berwarna dengan langkah yang lebih hati-hati.
Kenapa Gorden Mudah Dekil dan Kusam?
Meski hanya tergantung di jendela, gorden termasuk kain yang mudah menyimpan debu dan bau.
Beberapa penyebab gorden sigap kotor antara lain:
- Debu dari luar rumah menempel setiap hari
- Asap kendaraan masuk lewat jendela
- Cipratan minyak dan uap masakan di dapur
- Jarang dicuci dalam waktu lama
- Kondisi ruangan lembap
Karena itulah warna gorden, terutama putih dan warna terang, biasanya lebih sigap terlihat kusam.
Bahan yang Dibutuhkan untuk Membersihkan Gorden
Bahan yang digunakan cukup sederhana dan mudah ditemukan di dapur.
Bahan:
- Air hangat
- Sabun cuci piring
- Sitrun alias citric acid
- Cuka makan
- Pewangi pakaian
Kenapa memakai bahan ini?
- Sitrun membantu mengangkat noda kusam dan membikin warna kain lebih cerah
- Sabun cuci piring efektif melunturkan minyak dan kotoran membandel
- Cuka membantu mengurangi aroma apek dan membikin kain terasa lebih segar
Cara Membersihkan Gorden Dekil Tanpa Deterjen
1. Siapkan air hangat dalam ember

foto: YouTube/Zulaikha pratiwy
Isi ember dengan air hangat secukupnya agar noda lebih mudah terangkat dari serat kain.
2. Campurkan sabun cuci piring dan sitrun
Tuangkan sabun cuci piring serta sitrun secukupnya ke dalam ember, lampau kombinasi sampai larut.
3. Masukkan gorden
Rendam gorden ke dalam larutan sembari diaduk perlahan agar cairan meresap ke seluruh bagian kain.
4. Tambahkan air panas
Setelah itu, tuangkan air panas lampau diamkan selama sekitar 20 menit.
Biasanya air rendaman bakal berubah keruh lantaran kotoran mulai terangkat dari kain gorden.
5. Sikat bagian yang bernoda

foto: YouTube/Zulaikha pratiwy
Keluarkan gorden dari ember lampau sikat perlahan di area yang tetap terlihat kotor.
"Kalau disikat manual rupanya hasilnya itu lebih bersih dan juga lebih kinclong," jelas Zulaikha.
Kalau tidak mau menyikat manual, gorden juga bisa dicuci menggunakan mesin cuci.
6. Bilas sampai bersih

foto: YouTube/Zulaikha pratiwy
Bilas beberapa kali hingga sisa sabun betul-betul hilang.
7. Tambahkan cuka dan pewangi
Pada rendaman terakhir, campurkan air, pewangi pakaian, dan sedikit cuka.
Rendam selama 10–15 menit agar aroma lebih meresap dan warna kain tampak lebih cerah.
8. Jemur sampai kering
Setelah itu, jemur gorden hingga betul-betul kering sebelum dipasang kembali.
Tips Agar Gorden Tetap Bersih Lebih Lama
Supaya gorden tidak sigap kusam lagi, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan.
- Bersihkan debu rutin
Gunakan vacuum cleaner alias kemoceng seminggu sekali agar debu tidak menumpuk.
- Jangan menunggu terlalu lama untuk mencuci
Idealnya gorden dicuci setiap 3–6 bulan tergantung letak rumah dan tingkat debu.
- Hindari terlalu banyak sitrun
Penggunaan sitrun berlebihan bisa membikin beberapa jenis kain lebih sigap tipis.
- Pisahkan gorden putih dan berwarna
Hal ini membantu menjaga warna kain agar tidak mudah pudar.
- Jemur di tempat teduh
Sinar mentari langsung terlalu lama bisa membikin warna kain sigap memudar.
Sebagai tambahan, untuk gorden berbahan tipis seperti voile alias linen ringan, sebaiknya hindari menyikat terlalu keras agar serat kain tidak rusak.
Apakah Cara Ini Aman untuk Semua Jenis Gorden?
Metode ini umumnya kondusif untuk gorden berbahan katun, polyester, alias campuran bahan sintetis yang sering dipakai di rumah.
Namun untuk bahan yang lebih sensitif seperti blackout premium, beludru, alias kain berlapis khusus, sebaiknya lakukan tes di bagian mini terlebih dulu agar warna dan tekstur kain tetap aman.
Jika ragu, baca label perawatan pada gorden sebelum mencuci.
FAQ
1. Kenapa gorden jadi kusam meski rumah jarang dibuka?
Debu tetap bisa masuk dari ventilasi, kipas angin, dan sirkulasi udara di dalam rumah.
2. Apakah sitrun bisa memutihkan gorden?
Sitrun membantu mengangkat noda dan membikin warna terlihat lebih cerah, terutama pada kain putih.
3. Bolehkah memakai air panas langsung?
Sebaiknya jangan terlalu panas untuk kain tertentu lantaran bisa merusak serat dan membikin kain menyusut.
4. Kenapa cuka dipakai saat bilasan terakhir?
Cuka membantu mengurangi aroma apek, membikin kain terasa lebih segar, dan membantu pewangi lebih meresap.
5. Apakah metode ini bisa dipakai untuk gorden berminyak?
Bisa, terutama lantaran sabun cuci piring cukup efektif membantu melarutkan noda minyak ringan.
6. Berapa lama ideal merendam gorden?
Sekitar 20 menit sudah cukup untuk membantu melonggarkan noda dan debu yang menempel.
7. Apakah gorden boleh dicuci di mesin cuci?
Boleh, tetapi gunakan mode lembut agar kain tidak sigap rusak.
8. Kenapa gorden kudu betul-betul kering sebelum dipasang?
Gorden yang tetap lembap lebih mudah berbau apek dan memicu jamur.
9. Apakah pewangi wajib digunakan?
Tidak wajib, tetapi membantu membikin gorden lebih wangi setelah dicuci.
10. Apa tanda gorden sudah kudu dicuci?
Biasanya warna mulai kusam, muncul debu saat disentuh, alias tercium aroma kurang segar.
(brl/tin)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·