Cara Mengusir Kutu Beras Dengan Daun Salam, Trik Dapur Sederhana Yang Mudah Dicoba

May 15, 2026 09:00 AM - 20 jam yang lalu 774
Cara mengusir kutu beras dengan daun salam, trik dapur sederhana yang mudah dicoba

cara mengusir kutu beras | foto ilustrasi: Gemini AI

Kincai Media - Kutu beras sering muncul tanpa disadari dan membikin stok beras di rumah jadi terasa kurang nyaman digunakan. Biasanya kutu muncul lantaran beras disimpan terlalu lama, kondisi wadah terlalu lembap, alias tempat penyimpanan jarang dibersihkan. Kalau dibiarkan, kutu bisa berkembang biak dengan sigap dan membikin beras tampak kotor, berbau apek, apalagi menggumpal.

Banyak orang mencoba beragam langkah untuk mengatasi masalah ini, mulai dari menjemur beras hingga memindahkannya ke wadah baru. Namun rupanya ada bahan dapur sederhana yang cukup sering dipakai sebagai langkah alami untuk membantu mengusir kutu beras, ialah daun salam.

Aroma unik dari daun salam dipercaya tidak disukai kutu sehingga membantu menjaga beras tetap lebih bersih selama penyimpanan. Cara ini juga dianggap lebih praktis lantaran tidak memerlukan bahan kimia tambahan yang berisiko mengenai bahan makanan.

Dikutip BrilioFood dari akun TikTok @mieconiaa, penggunaan daun salam cocok dicoba untuk membantu mengurangi kemunculan kutu beras di rumah. Selain mudah ditemukan di dapur, daun salam juga lebih kondusif digunakan untuk penyimpanan bahan makanan sehari-hari.

Kenapa Kutu Beras Bisa Muncul?

Sebelum mencoba mengusirnya, krusial juga mengetahui penyebab kutu beras muncul agar masalah tidak terus berulang.

Beberapa penyebab paling umum antara lain:

- Beras disimpan terlalu lama tanpa sirkulasi udara baik
- Wadah penyimpanan lembap alias jarang dibersihkan
- Beras baru dicampur dengan stok lama
- Tutup wadah tidak rapat sehingga kutu mudah berkembang
- Ada telur kutu yang sudah terbawa sejak proses pengedaran beras

Kutu beras sebenarnya bisa muncul meski beras terlihat bersih saat dibeli. Dalam kondisi hangat dan lembap, telur kutu dapat menetas lebih cepat.

Langkah Mengusir Kutu Beras dengan Daun Salam

Cara memakai daun salam untuk membantu mengusir kutu beras cukup mudah dan tidak memerlukan perangkat khusus. Berikut caranya dari TikTok @mieconiaa, dikutip BrilioFood, Jumat (15/5/2026).

1. Siapkan daun salam kering

Gunakan beberapa lembar daun salam yang bersih dan betul-betul kering. Hindari daun yang tetap basah lantaran bisa menambah kelembapan di dalam wadah beras.

2. Pastikan wadah beras dalam kondisi kering

Sebelum digunakan, bersihkan wadah penyimpanan terlebih dulu lampau lap sampai betul-betul kering. Wadah yang lembap bisa mempercepat munculnya kutu dan jamur.

3. Masukkan daun salam ke dalam beras

Cara mengusir kutu beras dengan daun salam, trik dapur sederhana yang mudah dicoba

cara mengusir kutu beras
© 2026 /TikTok @mieconiaa

Selipkan daun salam di beberapa bagian wadah agar aromanya menyebar merata. Cara ini membantu mengurangi kemungkinan kutu berkumpul di satu area tertentu.

4. Tutup wadah dengan rapat

Cara mengusir kutu beras dengan daun salam, trik dapur sederhana yang mudah dicoba

cara mengusir kutu beras
© 2026 /TikTok @mieconiaa

Pastikan wadah penyimpanan tertutup rapat agar udara lembap dan serangga dari luar tidak mudah masuk.

5. Ganti daun salam secara berkala

Aroma daun salam bakal berkurang seiring waktu. Karena itu, sebaiknya tukar daun setiap 1 sampai 2 minggu agar pengaruh aromanya tetap terasa.

6. Jemur beras jika kutu sudah terlalu banyak

Kalau kutu terlanjur banyak, jemur beras terlebih dulu di bawah sinar mentari selama beberapa jam. Setelah itu simpan kembali berbareng daun salam baru.

Tips Agar Beras Tidak Mudah Berkutu

Selain memakai daun salam, ada beberapa kebiasaan sederhana yang membantu menjaga beras tetap awet dan bebas kutu lebih lama.

- Simpan di tempat kering

Hindari meletakkan wadah beras dekat area lembap seperti bawah wastafel alias dekat kompor.

- Gunakan wadah rapat udara

Wadah tertutup rapat membantu menghalang perkembangan kutu dan menjaga kualitas beras.

- Jangan mencampur beras lama dan baru

Mencampur stok lama dengan baru bisa mempercepat penyebaran kutu jika beras lama sudah terkontaminasi.

- Bersihkan wadah secara rutin

Sisa beras yang menempel di perspektif wadah bisa menjadi tempat berkembangnya telur kutu.

- Gunakan centong yang kering

Centong basah dapat meningkatkan kelembapan di dalam wadah penyimpanan.

- Tambahan penting

Untuk stok beras dalam jumlah banyak, sebaiknya beli secukupnya saja untuk pemakaian 1–2 bulan. Semakin lama beras disimpan, akibat munculnya kutu biasanya semakin tinggi.

Apakah Cara Ini Benar-Benar Efektif?

Daun salam memang cukup sering digunakan sebagai pengusir serangga alami lantaran aromanya yang kuat. Meski begitu, langkah ini lebih efektif untuk membantu mencegah dan mengurangi kutu, bukan melenyapkan total dalam jumlah besar.

Kalau infestasi kutu sudah parah, membersihkan wadah, menjemur beras, dan memilah beras tetap perlu dilakukan agar hasilnya lebih maksimal.

Metode alami seperti ini cocok dipakai sebagai langkah perawatan rutin agar beras lebih awet selama penyimpanan.

FAQ

1. Kenapa daun salam bisa membantu mengusir kutu beras?

Daun salam mempunyai aroma alami yang cukup kuat dan tidak disukai kutu sehingga membantu mengurangi keberadaannya di tempat penyimpanan beras.

2. Apakah aroma daun salam memengaruhi rasa nasi?

Biasanya tidak. Aroma daun salam condong ringan dan tidak terlalu memengaruhi rasa nasi setelah dimasak.

3. Berapa banyak daun salam yang dibutuhkan?

Sekitar 3 sampai 5 lembar daun salam untuk wadah beras ukuran sedang sudah cukup membantu.

4. Apakah daun salam bisa langsung membunuh kutu?

Tidak secara langsung. Daun salam lebih berfaedah membantu mengusir dan mencegah kutu datang kembali.

5. Bolehkah memakai daun salam segar?

Sebaiknya gunakan daun salam kering agar tidak menambah kelembapan di dalam wadah penyimpanan.

6. Apakah beras berkutu tetap kondusif dimakan?

Selama tidak berbau menyengat, tidak berjamur, dan tetap dalam kondisi baik, beras umumnya tetap bisa digunakan setelah kutunya dibersihkan.

7. Kenapa kutu tetap muncul meski wadah sudah tertutup?

Kemungkinan telur kutu sudah ada sejak awal pada beras yang dibeli sehingga tetap bisa menetas saat disimpan.

8. Selain daun salam, bahan alami apa yang sering dipakai?

Sebagian orang juga memakai bawang putih, cengkeh, alias daun jeruk untuk membantu mengurangi kutu beras secara alami.

9. Apakah beras perlu disimpan di kulkas?

Untuk stok kecil, menyimpan beras di lemari es bisa membantu memperlambat perkembangan kutu lantaran suhu dingin kurang disukai serangga.

10. Kapan wadah beras perlu dicuci total?

Idealnya setiap stok beras lenyap alias minimal sebulan sekali agar sisa kutu dan debu tidak menumpuk.


Penulis: Anggita Cahya Rosdiana

Bio: Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang yang mempunyai pengalaman dalam penulisan tulisan ilmiah yang telah dipublikasikan, serta aktif menulis tulisan blog pribadi. Beberapa tulisan mengangkat topik kopi, seperti robusta dan arabika, sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, tertarik mengembangkan penulisan pada topik kuliner dan lifestyle, serta mempunyai kesukaan pada bagian komunikasi digital.

(brl/tin)

Selengkapnya