Cara Setan Menggoda Agar Manusia Malas BersedekahKincai Media – Jalan kehidupan manusia di bumi ini tak semulus yang kita bayangkan, semuanya butuh perjuangan yang nyata, maupun kasat mata. Meski begitu kita tetap dianjurkan bersedekah dan saling menolong sesama, bakal tetapi setan selalu mencari langkah untuk menyengsarakan manusia dengan beragam strateginya hingga menyurutkan niat bersedekah. Nah langkah setan menggoda agar manusia malas bersedekah.
Cara Setan Menggoda
Salah satu Sahabat Nabi yang berjulukan Ibnu Abbas pernah berkata, ada dua perihal dari pengaruh setan agar kita enggan bersedekah, kemudian beliau membaca Surat Al Baqarah, Ayat 268:
(الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاءِ ۖ وَاللَّهُ يَعِدُكُمْ مَغْفِرَةً مِنْهُ وَفَضْلًا ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ)
Artinya: Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kemiskinan kepadamu dan menyuruh Anda melakukan biadab (kikir), sedangkan Allah menjanjikan pembebasan dan karunia-Nya kepadamu. Dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.
Menurut Imam Thabari dalam Tafsirnya, beliau menjelaskan bahwa setan memberi janji kepada manusia bahwa orang yang menyedekahkan hartanya dia bakal menjadi fakir miskin, serta setan selalu membisikkan kepada manusia dengan segala langkah agar manusia melakukan maksiat, alias kejahatan yang dilarang oleh Allah.
Sementara itu, Ibnu Abbas menjelaskan bahwa Allah memerintahkan kepada kita untuk selalu alim kepada Allah dan menyedekahkan sebagian hartanya agar mendapatkan pembebasan dan hidayah dari Allah. Taat kepada Allah berfaedah menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya dengan sepenuh hati. Dalam aliran Islam, ketaatan ini tidak hanya mencakup ibadah-ibadah ritual seperti salat dan puasa, tetapi juga perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai Islam seperti kejujuran, keadilan, dan kasih sayang.
Selain alim kepada Allah, menyedekahkan sebagian kekayaan juga menjadi perintah yang sangat ditekankan. Sedekah adalah corak konkret dari kepedulian sosial dan kasih sayang kepada sesama manusia. Dengan menyedekahkan sebagian harta, kita tidak hanya membantu meringankan beban orang lain, tetapi juga membersihkan diri dari sifat kikir dan materialisme yang bisa menjauhkan kita dari Allah. Sedekah merupakan investasi spiritual yang bakal membawa keberkahan dan hidayah dari Allah, baik di bumi maupun di akhirat.
Maka dari itu, kita semestinya lebih hati-hati dengan memperbanyak pengetahuan kepercayaan agar terhindar dari pengaruh setan. Ilmu kepercayaan adalah sinar yang bakal membimbing kita dalam meniti jalan kebenaran. Dengan ilmu, kita bakal memahami apa yang betul dan apa yang salah, serta gimana langkah menjalankan perintah Allah dengan benar. Pengaruh setan yang selalu berupaya menyesatkan manusia hanya bisa dihindari dengan keteguhan ketaatan dan pengetahuan yang mendalam tentang aliran Islam.
Dengan demikian, kita menjadi manusia yang diampuni oleh Allah serta mulia dalam kehidupan ini. Pengampunan Allah adalah hidayah terbesar yang bisa kita peroleh, dan itu hanya bisa didapatkan dengan alim kepada-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Keberhasilan dalam hidup bukanlah semata-mata dinilai dari kekayaan alias kedudukan, tetapi dari seberapa dekat kita dengan Allah dan seberapa banyak kita melakukan kebaikan kepada sesama.
Akhirnya, kehidupan yang mulia di bumi dan alambaka adalah tujuan utama setiap muslim. Untuk mencapainya, kita kudu terus berupaya meningkatkan ketaatan kepada Allah dan memperbanyak kebaikan kebaikan, termasuk menyedekahkan harta. Dengan demikian, kita bakal mendapatkan pembebasan dan hidayah dari Allah, serta hidup dalam keberkahan dan kemuliaan. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang mendapatkan ridha Allah dan dimasukkan ke dalam surga-Nya.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·