Beauties, pernahkah Anda merasa jika masalah orang lain adalah tanggung jawab pribadi yang wajib Anda selesaikan? Kamu kerap memprioritaskan urusan orang lain, sampai Anda tidak ada waktu untuk diri sendiri, karena tidak berani menolaknya.
Contoh lain, ketika salah satu personel famili terjebak dalam masalah ekonomi, dan ketika dimintai tolong, Anda merasa Anda adalah orang yang mesti menyelesaikannya. Kondisi ini dikenal dengan istilah people pleasing.
Seorang people pleaser takut menolak karena cemas dirinya dinilai tidak baik, terlebihlagi merasa cemas dan takut diabaikan orang lain ketika tidak bisa membahagiakan maupun membantu masalah orang lain. Jika terjadi terus-menerus, bisa jadi itu pertanda Anda terjebak pada sikap people pleasing. Biar Anda tidak terus menerus jadi people pleaser, coba empat metode yang dilansir dari situs Psychology Today dan Psychcentral.com, Beauties!
1. Berani Bernegosiasi
Coba bayangkan saat temanmu sering menelepon maupun meminta waktu untuk curhat di saat Anda juga memiliki deadline maupun prioritas yang mesti dikejar. Tentu awalnya untuk seorang people pleaser hal ini sangat membikin dilema. Kamu punya prioritas lain, tapi Anda merasa mesti segera membantu mendengarkan cerita dan keluhan temanmu.
Kamu perlu berani untuk bernegosiasi, dengan menawarkan, "Sekarang aku lagi mesti selesaikan deadline pekerjaan aku dulu, kelak kita ngobrol setelah aku selesai. Kita janjian di waktu lain yang pas, ya."
Kamu tidak perlu merasa bersalah maupun terbebani ketika Anda tidak dapat membantu di waktu tersebut. Tidak semua masalah mesti menjadi tanggung jawabmu, Beauties!
2. Beri Waktu Istirahat maupun Jeda

Memberikan selang maupun istirahat untuk diri sendiri dengan tidak terus menerus menerima imbauan kawan bukan hal yang salah. Kamu berkuasa memilih dan memutuskan dan tidak mesti selalu mengikuti apa kata orang lain untuk kelihatan baik/Foto: Freepik.com/Freepik
People pleasing rupanya tak sebatas membantu orang lain saja, tapi termasuk memilih maupun memutuskan untuk ikut ke suatu aktivitas maupun tidak. Mungkin kadang Anda butuh waktu istirahat sendiri dan tidak bisa berkumpul untuk reuni berbareng maupun hang out dengan sahabat. Kamu berkuasa untuk memilih waktu istirahat dan memberi selang untuk tidak mesti selalu ikut ke aktivitas yang direncanakan oleh temanmu.
Kamu tidak perlu terus menerus mengikuti maupun memenuhi apa kata orang lain cuma untuk kelihatan baik. Tidak ada yang salah dari tidak selalu mengikuti hal yang diminta oleh temanmu, Beauties.
Ketika Anda merasa butuh mempertimbangkan sesuatu Anda juga bisa mencoba menggunakan kalimat ini, "Boleh tolong kasih aku waktu dahulu ya, karena aku juga perlu istirahat dulu. Kali ini aku nggak ikut jalan-jalannya ya. Mungkin lain waktu."
3. Jelaskan Kondisimu dengan Jujur

Berbicara apa adanya tentang kondisimu saat ini tidak akan membuatmu kelihatan buruk. Kamu cuma perlu menerangkan dengan apa adanya tanpa mesti takut dengan pandangan dari orang lain/Foto: Freepik.com/Freepik
Mungkin karena Anda merasa sangat dekat dengan pasangan, mitra kerja, maupun teman, ada beragam keperluan maupun urusan yang tidak dapat Anda bantu. Entah karena kekurangan waktu maupun kondisimu yang sedang tidak dapat membantu mereka. Kamu perlu berbicara jujur, apa adanya, tanpa merasa takut maupun cemas dinilai negatif oleh orang lain.
Contohnya, "Aku untuk saat ini belum bisa bantu, karena kondisiku saat ini juga lagi kurang baik. Nanti nggak optimal dan aku akan jadi sulit fokus."
Menceritakan hal dengan jujur tidak akan membuatmu kelihatan buruk. Namun, tidak ada yang dapat mengendalikan pandangan orang lain tentang dirimu. Tugasmu adalah mengelola pikiranmu sendiri agar tidak menjadikan dirimu terus menerus sebagai tempat bersandar maupun memberikan pertolongan ke orang lain di luar batasanmu, Beauties!
4. Berani Menolak Tegas, tapi Tetap Santun

Menolak bukan pertanda Anda tidak peduli dengan orang lain, namun menolak dengan tegas perlu dilakukan oleh orang dengan people pleaser untuk memberikan batasan/Foto: Freepik.com/Freepik
Kamu dapat tegas untuk menolak ajak untuk hadiri sebuah acara. Caranya dengan menyampaikan karena Anda menolak dan sampaikan dengan bahasa yang santun.
Misalnya, di instansi Anda perlu lembur maupun mendapatkan job desc tambahan di kantor, sedangkan deadline untuk tugas utama Anda statis menumpuk. Beauties jangan ragu untuk menolak dengan tegas, seperti mengungkapkan karena keberatan Anda tapi statis sampaikan dengan santun, "Maaf untuk saat ini aku mesti fokus pada pekerjaan aku dengan deadline terdekat terlebih dahulu untuk sasaran yang cukup tinggi."
Contoh lainnya, ketika sahabatmu memintamu untuk jadi bridesmaid di pernikahannya, namun Anda perselisihan dengan aktivitas lainnya. Kamu dapat menolaknya, Beauties. Tidak semua hal eksis di dalam kontrol diri kamu. Kamu dapat menyampaikan alasan, "Maaf amat aku sebenarnya mau membantu tapi waktunya memang berhalangan. Aku doakan pernikahannya lancar, ya."
Oke, Beauties berikut beberapa tips agar Anda tidak terus menerus terjebak menjadi Si People Pleaser! Selamat mencoba!
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(dmh/dmh)