Jakarta -
Bagi sebagian orang, memandang rumah yang acak-acakan mungkin dianggap perihal biasa dan tidak mengganggu. Namun, bagi sebagian lainnya, kondisi tersebut justru dapat memicu rasa gelisah, mengganggu konsentrasi, hingga membikin mereka susah untuk bersantai.
Bagi orang-orang dengan karakter seperti itu, kekacauan di lingkungan sekitar rumah dapat meningkatkan tingkat stres dan rangsangan emosional. Hal itu juga membikin mereka menjadi lebih sensitif terhadap rangsangan dari luar.
"Memiliki ruang yang bersih setidaknya menghilangkan sebagian rangsangan ini dari kehidupan," kata psikolog klinis Dr. Maddy Free, dilansir Parade.
Free menggambarkan rumah yang acak-acakan sebagai sebuah 'informasi yang sedang diproses'. Semakin berantakan, semakin banyak info yang diunduh, sehingga dapat menyebabkan stimulasi berlebihan dan membikin proses relaksasi menjadi mustahil.
"Jika seseorang mempunyai banyak perihal yang terjadi dalam hidupnya alias ada seseorang yang mempunyai banyak pikiran, ini hanyalah info tambahan yang kudu diproses oleh otaknya, yang dapat menyebabkan emosi kewalahan, yang terasa seperti kecemasan," ungkap Free.
Kepribadian orang yang tak bisa santuy saat rumah berantakan
Dilansir dari laman Parade, berikut ciri-ciri kepribadian orang yang tak bisa santuy saat rumah berantakan:
1. Mereka menghargai kendali
Orang yang suka dengan kerapian biasanya menghargai kendali. Menurut Free, mereka yang memerlukan rumah bersih untuk bersantai mungkin sebenarnya sedang mencari area kendali, terutama jika mereka merasa kehilangan kendali dalam aspek lain di kehidupan.
"Kegiatan bersih-bersih memberikan rasa keteraturan dan sesuatu yang dapat diprediksi," ungkap Free.
2. Mereka berorientasi pada detail
Orang yang memerlukan rumah bersih terkadang tidak tahan memandang satu perihal pun yang tidak pada tempatnya. Hal itu dapat berfaedah mereka sangat teliti dan jeli.
"Mereka memperhatikan hal-hal yang mungkin tidak diperhatikan orang lain," ujar Free.
Kekacauan visual alias rumah acak-acakan juga sangat mengganggu bagi mereka yang lebih sensitif terhadap lingkungan sekitar dan memproses info secara lebih mendalam.
3. Mereka adalah orang yang teliti
Sifat teliti adalah karakter kepribadian yang dapat diidentifikasi dari orang yang suka dengan rumah bersih. Orang yang tak bisa santuy dengan rumah acak-acakan juga biasanya mempunyai rasa tanggung jawab dan keteraturan.
"Mereka condong berorientasi pada tujuan, mempunyai disiplin diri, dan alim pada aturan. Saya berasumsi bahwa orang-orang yang tidak bisa tenang selain rumah mereka bersih mungkin adalah orang-orang yang mempunyai tingkat ketelitian yang lebih tinggi," ungkap Free.
4. Mereka mempunyai pikiran yang sibuk
Bagi orang yang terlalu banyak berpikir alias sekadar mempunyai pikiran yang sibuk, rumah yang acak-acakan hanya bakal menambah kebisingan pada otaknya. Mereka lebih suka dengan lingkungan yang bersih lantaran menghindari pikiran yang sudah terlalu sibuk.
"Rumah yang bersih dapat membantu mengurangi beberapa rangsangan eksternal lantaran mereka sudah merasa sangat terstimulasi secara internal," kata Free.
Menurut Free, mereka yang tidak bisa rileks dengan rumah yang acak-acakan dan memerlukan rumah yang bersih condong mahir dalam menunda kepuasan. Mereka bakal membersihkan rumah sebelum bisa bersantai.
Mereka dapat menunda kesenangan dari kegiatan yang lebih disukai seperti menonton kegiatan TV alias bermain ponsel, hanya untuk membereskan rumah.
6. Mereka disiplin dan pekerja keras
Free mengatakan bahwa orang-orang yang memerlukan rumah bersih juga merupakan pekerja keras. Hal itu tercermin dari upaya yang mereka lakukan untuk menjaga kebersihan rumah.
"Mereka bersedia menginvestasikan waktu untuk melakukan hal-hal yang mungkin diabaikan oleh sebagian orang. Mereka tidak menghindar." ungkap Free.
7. Mereka mempunyai standar pribadi yang tinggi
Orang-orang yang memerlukan rumah bersih untuk bersantai dapat menjaga diri mereka sendiri. Hal itu juga bisa mencerminkan diri mereka mempunyai standar yang tinggi.
"Ruang yang bersih dapat menunjukkan perawatan diri dan bahwa kita menghargai diri sendiri dan mau ruang kita dihormati orang lain," kata Free.
Meluangkan waktu dan tenaga untuk menata rumah adalah langkah untuk menghargai kemauan dan angan kita sendiri dengan membikin ruang tersebut berfaedah sesuai kebutuhan kita.
Itulah ciri-ciri kepribadian orang yang tak bisa santuy saat rumah berantakan. Semoga info ini berfaedah ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/fir)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·