Ciri Perkembangan Bayi 4 Bulan Yang Normal, Bunda Perlu Tahu

May 17, 2026 01:20 PM - 5 jam yang lalu 180

Bayi yang tumbuh sehat bakal mengalami perkembangan setiap bulannya. Mulai dari lahir hingga menginjak bulan keempat, bayi bakal banyak mengembangkan keahlian baru. Perkembangan bayi empat bulan ini ditandai dengan beberapa perubahan, Bunda.

Pada usia ini, bayi menjadi lebih aktif. Mereka bakal lebih suka berceloteh, tertawa, dan mengeluarkan suara-suara yang membikin siapapun gemas padanya. Pada bayi berumur empat bulan, orang tua kudu mulai meningkatkan kewaspadaan saat menjaga mereka.

Tak hanya keaktifan bentuk dan motorik yang menjadi tanda bayi tumbuh sehat dan normal, Bunda. Terdapat beberapa karakter perkembangan bayi empat bulan lainnya yang juga menjadi parameter tumbuh kembang Si Kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Melansir dari WebMD, setidaknya ada enam aspek pada perkembangan bayi yang perlu diperhatikan orang tua. Mulai dari kualitas tidur hingga kegunaan penglihatan, aspek-aspek tersebut dapat menunjukkan kondisi tumbuh kembang bayi di usia empat bulan, Bunda.

Perkembangan bayi 4 bulan yang normal dan sehat

Berikut beberapa karakter bayi empat bulan tumbuh dan berkembang dengan baik, Bunda.

1. Pertumbuhan

Memasuki bulan keempat, biasanya berat badan bayi sudah bertambah acapkali lipat dari berat badannya ketika lahir. Apabila Bunda tidak memandang perkembangan itu pada Si Kecil, lebih baik untuk segera berkonsultasi dengan master anak untuk meningkatkan berat badannya.

2. Motorik

Salah satu perkembangan motorik yang cukup pesat pada bayi empat bulan adalah tangannya. Di usia ini, tangannya sudah dapat menggenggam sesuatu dengan baik sehingga mereka bakal lebih sering bermain dengan tangannya.

Bayi empat bulan bakal lebih sering melakukan beberapa perihal sebagai berikut:

  • Menggerakkan alias menggoyangkan mainan, terutama yang terdapat bunyi-bunyian.
  • Meraih semua barang yang ada di sekitarnya, seperti boneka, binatang, rambut, hingga barang berwarna yang mencolok perhatiannya.
  • Meraih barang dan memasukkannya ke dalam mulut.

Selain tangan, kepala dan leher bayi pada usia ini sudah cukup kuat untuk menopang tubuhnya. Umumnya, bayi empat bulan mempunyai kontrol keseimbangan kepala yang baik, sehingga bisa menahan kepala dan dada secara tegak ketika tummy time.

Tak hanya itu, kaki dan badan mereka juga sudah cukup kuat untuk melakukan pergerakan besar. Misalnya, menendang alias mendorong barang dengan kaki mereka serta bergulir dan tengkurap dari satu tempat ke tempat lain.

3. Tidur

Di usia empat bulan, bayi biasanya sudah mempunyai waktu rehat alias tidur malam yang lebih nyenyak dan nyaman, Bunda. Bayi bakal tidur setidaknya 7 hingga 8 jam dalam semalam, ditambah tidur siang sehingga normalnya mereka mempunyai waktu tidur 14 sampai 16 jam per hari.

4. Indra penglihatan

Selama tiga bulan pertama, bayi mengalami kesulitan untuk membedakan gelap-terangnya warna sehingga bayi lebih menyukai warna-warna terang dan hitam putih. Pada usia empat bulan, penglihatan bayi telah meningkat sehingga dapat membedakan kontras warna.

Mata bayi semestinya bergerak berbarengan dan mengikuti objek serta orang-orang di sekitarnya. Apabila terdapat masalah penglihatan, mata juling, alias tidak lancar mengikuti pergerakan objek, maka perlu dilakukan pemeriksaan dengan dokter.

5. Pola makan

Para master umumnya mulai menyarankan pemberian makanan padat alias makanan pendamping ASI (MPASI) saat bayi menginjak enam bulan. Namun, jika bayi empat bulan sudah memerlukan nutrisi ekstra selain ASI, master memperbolehkan pemberian makanan padat.

Dengan catatan, bayi yang bakal menerima MPASI kudu mempunyai kontrol kepala dan leher yang baik serta dapat duduk tegak dengan sedikit bantuan. Selain itu, tekstur makanan pertama yang diberikan kudu serupa dengan susu alias ASI hingga bayi terbiasa.

6. Komunikasi

Bayi empat bulan sudah mengerti bahwa segala perihal yang dilakukannya bakal direspon oleh orang-orang sekitarnya, Bunda. Tak heran jika banyak bayi yang senang menjatuhkan barang yang sama berulang kali untuk memandang dan mendapatkan respons tersebut.

Di usia ini bayi juga mulai belajar berbicara. Bayi biasanya mengekspresikan diri melalui beragam suara, seperti bunyi vokal “ooh” dan “aah”, sedikit teriakan, gumaman, hingga tawa. Selain itu ekspresi yang ditunjukkan bayi bakal lebih beragam, termasuk senang dan sedih.

Mendukung perkembangan bayi dengan optimal

Untuk mencapai tahap perkembangan tersebut, peran orang tua menjadi kunci utama dalam tumbuh kembang anak sejak dini. Berikut beberapa perihal yang dapat dilakukan orang tua agar bayi berkembang optimal sesuai usianya, dikutip dari laman Mayo Clinic:

  • Ajak bayi berkomunikasi: Agar bayi lancar berceloteh alias bergumam, Bunda dapat mengajaknya berbincang alias menanggapi celotehannya dengan ungkapan yang sederhana. Jelaskan juga apa yang Bunda lihat, dengar, dan cium di sekitarnya.
  • Memutar musik: Musik anak-anak yang ceria dapat menghibur, menenangkan, dan mengajari bayi kata-kata baru. Nyanyikan alias putar lagu saat anak sedang bermain, hendak tidur, alias sedang makan untuk memperindah suasana.
  • Ubah posisi bayi secara berkala: Bunda dapat membaringkannya tengkurap selama beberapa menit. Selain itu, Bunda juga dapat menggunakan mainan berwarna alias bunyi untuk menarik perhatian bayi agar mengangkat kepala dan mulai belajar berguling.
  • Ajak bermain dengan mainan: Untuk melatih fokus, kekuatan kaki, serta genggaman bayi, Bunda dapat mengajaknya bermain dengan mainan yang membuatnya bergerak, seperti lempar tangkap alias permainan yang melatih bayi bergerak.
  • Membacakan buku: Membacakan kitab untuk bayi dapat membantu perkembangan bicara dan pola berpikirnya. Sebagian besar bayi bakal menyerap kata-kata Bunda alias meniru bunyi yang dibuat.
  • Peluk dan berikan kasih sayang: Berikan ciuman, pelukan, dan rayuan penuh kasih dan sayang agar bayi merasa lebih aman, nyaman, dan dicintai. Saat Bunda menggendong alias menimang Si Kecil, cobalah untuk berbincang dengan lembut alias menyanyikan lagu untuknya.
  • Kenali kepribadian bayi: Mulailah untuk memperhatikan gimana bayi bereaksi terhadap, mainan, orang lain, alias situasi baru. Memahami perilaku bayi sejak awal dipercaya dapat mengurangi stres.

Demikian penjelasan gimana karakter perkembangan bayi empat bulan yang sehat dan normal. Semoga info ini bermanfaat, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Selengkapnya