Doa Minta Hujan Setelah Shalat Istisqa Lengkap

Bincang Syariah oleh Waktu baca 3 menit 538x dilihat
Doa Minta Hujan Setelah Shalat Istisqa Lengkap

Bagikan Postingan

Doa Minta Hujan Setelah Shalat Istisqa LengkapDoa Minta Hujan Setelah Shalat Istisqa Lengkap

BincangSyariahCom– Ketika tandus berkepanjangan datang, air menjadi sesuatu yang terasa semakin berharga. Sumur mulai mengering, tanah kehilangan kelembapannya, tanaman susah tumbuh, dan sebagian masyarakat kudu mencari sumber air yang semakin jauh. Nah berikut angan setelah shalat istisqa.

Dalam keadaan seperti ini, Islam mengajarkan umatnya untuk tidak hanya berupaya secara lahiriah, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui angan dan ibadah. Salah satu corak ikhtiar tersebut adalah melaksanakan shalat istisqa, ialah shalat sunnah untuk memohon turunnya hujan.

Istisqa pada dasarnya berfaedah memohon hujan kepada Allah SWT ketika manusia memerlukan air, terutama saat terjadi kekeringan alias minimnya sumber air. Permohonan hujan dapat dilakukan dengan bermohon secara langsung, bermohon setelah shalat, maupun melalui rangkaian shalat dan khutbah istisqa.

Dalam penyelenggaraan shalat istisqa, jamaah dianjurkan memperbanyak istighfar, memohon maaf kepada Allah SWT, serta memperbanyak doa. Sebab, hujan bukan semata-mata persoalan cuaca, tetapi juga merupakan salah satu corak rahmat Allah SWT bagi kehidupan manusia dan seluruh makhluk.

Doa Memohon Hujan Setelah Shalat Istisqa

Salah satu angan yang dapat dibaca dalam rangka memohon turunnya hujan adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ اسْقِنَا غَيْثًا مُغِيثًا مَرِيئًا هَنِيئًا مَرِيعًا غَدَقًا مُجَلَّلًا عَامًّا طَبَقًا سَحًّا دَائِمًا، اللَّهُمَّ اسْقِنَا الْغَيْثَ وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ الْقَانِطِينَ

Allāhumma asqinā ghaytsan mughītsan marī’an hanī’an marī’an ghadaqan mujallalan ‘āmman thabaqan sahhan dā’iman. Allāhumma asqinā al-ghaytsa wa lā taj‘alnā mina al-qāniṭīn.

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang memberikan pertolongan, yang baik dan menyenangkan, yang menyuburkan, yang deras dan melimpah, yang menyelimuti seluruh wilayah, merata dan terus-menerus. Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan dan janganlah Engkau menjadikan kami termasuk orang-orang yang berputus asa.”

اللَّهُمَّ إِنَّ بِالْعِبَادِ وَالْبِلَادِ وَالْبَهَائِمِ وَالْخَلْقِ مِنَ الْبَلَاءِ وَالْجَهْدِ وَالضَّنْكِ مَا لَا نَشْكُو إِلَّا إِلَيْكَ.

Allāhumma inna bil-‘ibādi wal-bilādi wal-bahā’imi wal-khalqi mina al-balā’i wal-jahdi waḍ-ḍanki mā lā nasykū illā ilayka.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya manusia, negeri-negeri, hewan-hewan, dan seluruh makhluk sedang mengalami bencana, kesusahan, dan kesempitan yang tidak kami adukan selain kepada-Mu.”

اللَّهُمَّ أَنْبِتْ لَنَا الزَّرْعَ، وَأَدِرَّ لَنَا الضَّرْعَ، وَاسْقِنَا مِنْ بَرَكَاتِ السَّمَاءِ، وَأَنْبِتْ لَنَا مِنْ بَرَكَاتِ الْأَرْضِ.

Allāhumma anbit lanā az-zar‘a, wa adrir lanā aḍ-ḍar‘a, wasqinā min barakāti as-samā’i, wa anbit lanā min barakāti al-arḍ.

Artinya: Ya Allah, tumbuhkanlah untuk kami tanaman-tanaman, limpahkanlah susu ternak kami, berilah kami minum dari keberkahan langit, dan tumbuhkanlah bagi kami beragam keberkahan bumi.”

اللَّهُمَّ ارْفَعْ عَنَّا الْجَهْدَ وَالْجُوعَ وَالْعُرْيَ، وَاكْشِفْ عَنَّا الْبَلَاءَ مَا لَا يَكْشِفُهُ غَيْرُكَ.

Allāhumma irfa‘ ‘annā al-jahda wal-jū‘a wal-‘urya, waksyif ‘annā al-balā’a mā lā yaksyifuhu ghayruk.

Artinya: “Ya Allah, angkatlah dari kami kesulitan, kelaparan, dan ketidakmampuan memenuhi kebutuhan hidup. Singkapkanlah dari kami musibah yang tidak dapat disingkapkan oleh siapa pun selain Engkau.”

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْتَغْفِرُكَ، إِنَّكَ كُنْتَ غَفَّارًا، فَأَرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْنَا مِدْرَارًا.

Allāhumma innā nastaghfiruka, innaka kunta ghaffāran, fa-arsilis-samā’a ‘alaynā midrāran.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya kami memohon maaf kepada-Mu. Sungguh, Engkau Maha Pengampun. Maka turunkanlah kepada kami hujan yang deras dan berlimpah.”

Artikel Lainnya Bincang Syariah
↑
Close Right Ads
Close Left Ads