Empat Tipu Daya Iblis Terhadap Orang Kaya

Jun 30, 2026 01:51 PM - 5 hari yang lalu 6526

Kincai Media ,JAKARTA -- Harta merupakan nikmat sekaligus amanah dari Allah SWT. Namun, kekayaan juga dapat menjadi pintu masuk bagi setan untuk menyesatkan manusia andaikan tidak dikelola sesuai tuntunan syariat. Para ustadz menjelaskan sedikitnya ada empat langkah yang kerap digunakan setan untuk memperdaya orang-orang yang mempunyai harta.

Jamaluddin Abul Faraj Abdurrahman bin Ali bin Muhammad bin Ali, Al Qurasyi, Al Baghdadi yang dikenal sebagai Ibnul Jauzi dalam karyanya kitab Talbis Iblis menjelaskan bahwa setan memperdayai orang-orang yang mempunyai kekayaan dari empat sisi.

Pertama, dari sisi mencari harta. Mereka tidak peduli dengan langkah gimana mereka mendapatkan harta. Mereka banyak menggunakan langkah ribawi dalam muamalah mereka. Dengan senang hati mereka melakukannya. Sehingga nyaris semua muamalah mereka itu keluar dari patokan hukum yang telah disepakati.

Kedua, dari sisi kebakhilan. Di antara mereka ada yang sama sekali tidak mau mengeluarkan amal lantaran bersandar kepada dugaan bahwa mereka tidak terbebani tanggungjawab mengeluarkan zakat. Di antara mereka ada pula yang mau mengeluarkan sebagiannya, namun tetap saja mereka dikuasai sifat bakhil.

Di antara mereka ada juga orang yang melakukan tipu daya (mencari akal) agar tidak terkena tanggungjawab mengeluarkan zakat, seperti menghibahkan kekayaan itu sebelum genap satu tahun. Setelah genap satu tahun, dia memintanya kembali.

Di antara mereka ada yang memberikan busana yang seharga sepuluh dinar kepada orang fakir, tetapi orang fakir itu tetap kudu membayar, sekalipun hanya dua dinar. Di antara mereka ada yang bayar dengan peralatan yang buruk. Di antara mereka ada yang membayarkan amal kepada buruhnya sendiri, padahal sebenarnya itu adalah penghasilan pekerja tersebut.

Selengkapnya