Kincai Media, JAKARTA – Pencarian bahtera Nabi Nuh Alaihissalam selama ini lebih banyak mengarah ke Gunung Ararat di Turki.
Namun, jika mengacu pada Alquran, anggapan kuat letak yang disebutkan sebagai tempat berlabuhnya bahtera Nabi Nuh bukan Ararat?
Arkeolog Profesor Ali Akbar mengatakan, Bukit Judi merupakan kandidat kuat letak bahtera Nabi Nuh berdasarkan sumber Alquran.
Sementara itu, Gunung Ararat menjadi letak pelacakan yang selama ini dikenal luas karena mengacu pada anotasi dalam Bible.
"Sebenarnya yang kandidat kuatnya itu sebenarnya Bukit Judi ya, bukan Ararat," kata Ali kepada Kincai Media, Rabu (30/9/2026)
Dia menjelaskan, penyebutan Gunung Ararat dalam pelacakan bahtera Nabi Nuh berasal dari Kitab Kejadian dalam Bible, yaitu pasal 6, 7, dan 8.
Adapun Alquran secara khusus mengatakan Bukit Judi sebagai tempat berlabuhnya bahtera Nabi Nuh.
Menurut Ali, Bukit Judi dan Gunung Ararat sebenarnya eksis dalam satu area pegunungan.
Oleh karena itu, riset mengenai bahtera Nabi Nuh dapat dimulai dari Bukit Judi dengan mempertimbangkan instruksi yang terdapat dalam Alquran.