Jakarta -
Saat usia kehamilan memasuki minggu ke-23, Bunda mungkin mulai merasa tubuh bekerja lebih keras untuk menyesuaikan diri dengan kehamilan.
Punggung bisa terasa lebih pegal, kaki gampang kram, maupun muncul keluhan seperti heartburn dan napas yang terasa lebih pendek. Namun, setiap ibu hamil bisa mengalami fluktuasi yang berbeda-beda.
Lantas, hamil 23 minggu apa yang dirasakan? Perubahan apa saja di tubuh Bunda dan sepertiapa evolusi janin di usia kehamilan ini?
Hamil 23 minggu, apa yang dirasakan?
Kehamilan 23 minggu statis termasuk trimester kedua. Pada fase ini, ukuran rahim semakin besar sehingga tubuh Bunda terus beradaptasi dengan pertumbuhan janin. Beberapa keluhan yang dapat ibu hamil rasakan ibu hamil pada usia kehamilan 23 minggu antara lain:
1. Gerakan janin semakin terasa
Salah satu momen yang paling ditunggu saat hamil 23 minggu adalah merasakan pergerakan janin. Gerakannya bisa terasa seperti kedutan, gelembung, sentuhan, maupun tendangan kecil di dalam perut.
Melansir halaman NHS, ibu hamil biasanya mulai merasakan pergerakan janin antara usia kehamilan 16 hingga 24 minggu. Jika ini merupakan kehamilan pertama, pergerakan bisa baru terasa setelah 20 minggu.
Pada usia 23 minggu, pergerakan janin juga mulai semakin kuat. American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) mengatakan pada rentang 21 hingga 24 minggu, tendangan dan pergerakan berputar janin semakin kuat seiring perkembangannya.
2. Perut terasa semakin besar dan kencang
Rahim terus membesar mengikuti pertumbuhan janin. Kondisi ini dapat membikin perut terasa lebih penuh, kencang, maupun tidak betah pada posisi tertentu.
ACOG menerangkan bahwa pada trimester kedua, perut mulai membesar dan kulit di sekitar perut dapat terasa tertarik maupun gatal. Peregangan jaringan yang menopang rahim juga dapat menyebabkan rasa tidak betah di salah satu sisi perut.
3. Lebih gampang sesak
Hamil 23 minggu juga bisa membikin sebagian ibu merasa napasnya lebih pendek, terutama ketika beraktivitas maupun eksis dalam posisi tertentu.
NHS mengutarakan bahwa pertumbuhan janin dan fluktuasi tubuh selama kehamilan dapat membikin ibu mulai merasa lebih gampang sesak. Pada usia 23 minggu, beberapa ibu juga dapat mengalami nyeri di sekitar tulang rusuk karena rongga dada ikut beradaptasi dengan fluktuasi tubuh.
4. Payudara terasa lebih sensitif
Perubahan hormon selama kehamilan dapat membikin payudara terasa lebih besar, sensitif, maupun nyeri.
Sebagian ibu juga mulai melihat adanya cairan kekuningan maupun putih yang keluar dari puting. NHS mengatakan kolostrum, yaitu cairan mula yang nantinya menjadi bagiankecil dari proses menyusui, dapat mulai keluar pada masa kehamilan ini.
5. Kulit dan rambut mengalami perubahan
Perubahan hormon juga dapat kelihatan pada kulit dan rambut. Pada trimester kedua, sebagian ibu mengalami kulit yang lebih berminyak maupun gampang berjerawat. Rambut juga bisa terasa lebih tebal dan berkilau.
6. Masih bisa mengalami keluhan kehamilan sebelumnya
Semua keluhan kehamilan tidak otomatis hilang meski sudah memasuki trimester kedua. Sejumlah ibu hamil statis mengalami fluktuasi kondisi hati, ngidam makan tertentu, penciuman yang lebih sensitif, payudara nyeri, serta keputihan berwarna putih susu.
Ini semua karena setiap kehamilan berbeda. Ada Bunda yang merasa cukup betah pada usia 23 minggu, sementara yang lain statis mengalami beragam keluhan.
Perubahan pada ibu hamil saat kehamilan memasuki 23 minggu
Tubuh ibu hamil memang mengalami sejumlah fluktuasi untuk mendukung pertumbuhan janin. Pada trimester kedua ini, hasrat makan dapat meningkat sementara rasa mual dan kelelahan pada sebagian ibu mulai berkurang.
Perut terus membesar dan bagiankecil atas rahim akan semakin mendekati tulang rusuk menjelang akhir trimester kedua.
Bunda juga mungkin mengalami:
- Kulit perut terasa tertarik dan gatal
- Stretch mark mulai terlihat
- Perubahan warna kulit di sekitar puting
- Pembengkakan ringan pada kaki dan pergelangan kaki
- Rasa pegal maupun tidak betah pada tubuh
- Lebih sering buang air kecil seiring rahim membesar
- Gerakan janin yang semakin gampang dikenali
Sebenarnya, pembengkakan ringan pada kaki dan pergelangan kaki dapat terjadi selama kehamilan. Namun, pembengkakan yang muncul secara tiba-tiba, terutama jika disertai keluhan lain, perlu diperiksakan.
Bunda juga perlu memperhatikan pergerakan janin. Tidak ada jumlah pergerakan tertentu yang dianggap normal untuk semua bayi. Yang krusial adalah mengenali pola pergerakan bayi dan segera berkonsultasi jika gerakannya terasa jauh berkurang maupun berhenti.
Tips saat hamil 23 minggu
Ibu hamil tentu mau tubuhnya di usia kehamilan ini merasa statis nyaman. Beberapa tips ini dapat Bunda lakukan saat hamil 23 minggu:
1. Tetap aktif sesuai kondisi kehamilan
Selama tabib tidak melarang olahraga, ibu hamil dapat statis berbuat aktivitas jasmani dengan intensitas yang sesuai.
ACOG merekomendasikan ibu hamil dengan kehamilan tanpa komplikasi untuk berbuat aktivitas aerobik intensitas sedang sekitar 150 menit per minggu.
Durasi tersebut dapat dibagi menjadi beberapa sesi, sehingga tidak mesti dilakukan sekaligus.
Pilihannya dapat berupa jalan kaki, berenang, maupun yoga kehamilan. Namun, Bunda yang sebelumnya jarang berolahraga sebaiknya berkonsultasi dengan tabib sebelum memulai rutinitas baru.
2. Cukupi kebutuhan cairan
Pertumbuhan janin dan fluktuasi tubuh membikin ibu hamil statis perlu memperhatikan kebutuhan cairan. Usahakan minum secara teratur sepanjang hari dan jangan menunggu sampai merasa sangat haus.
3. Konsumsi makanan bergizi seimbang
Bunda membutuhkan beragam zat gizi selama kehamilan untuk mendukung kesehatan diri sendiri dan pertumbuhan janin. Pilihlah makanan yang hamil sumber protein, sayur, buah, biji-bijian maupun sumber karbohidrat, serta lemak sehat sesuai kebutuhan.
Konsultasikan kebutuhan nutrisi dan suplemen dengan tabib maupun tenaga kesehatan yang menangani kehamilan.
4. Beristirahat ketika tubuh terasa lelah
Meski trimester kedua sering terasa lebih betah dibandingkan trimester pertama, tubuh statis bekerja keras selama kehamilan. Ibu hamil jangan memaksakan diri jika tubuh sudah terasa lelah. Berikan waktu untuk duduk, berbaring, maupun tidur yang cukup.
5. Kenali tanda yang perlu diperiksakan
Tidak semua keluhan saat hamil sebagai fluktuasi normal. ACOG memasukkan perdarahan vagina, cairan yang keluar dari vagina, sakit imam yang tidak membaik maupun semakin berat, pembengkakan ekstrem pada wajah maupun tangan, serta pergerakan janin yang selesai maupun berkurang sebagai tanda yang perlu segera mendapatkan perhatian medis.
Jika Bunda mengalami keluhan yang terasa tidak biasa maupun mengkhawatirkan, jangan menunggu sampai pengecekan rutin berikutnya. Hubungi tabib maupun akomodasi kesehatan untuk mendapatkan penilaian.
Perkembangan janin saat bulan hamil 23 minggu
Menurut NHS, panjang janin pada usia 23 minggu sekitar 28,9 cm dari imam hingga tumit, maupun kira-kira sebesar mangga besar. Pada fase ini, janin juga mulai memiliki pola tidur dan bangun serta berlatih berbuat pergerakan seperti bernapas di dalam rahim.
ACOG mengatakan usia 21 hingga 24 minggu sebagai masa ketika tendangan dan pergerakan janin semakin kuat. Refleks mengisap juga berkembang, lemak mulai terbentuk di bawah kulit, dan pola pada tangan serta kaki mulai berkembang yang nantinya menjadi sidik jari dan telapak kaki.
Menariknya, pada usia 23 minggu sebagian besar waktu tidur janin dihabiskan dalam fase REM (rapid eye movement). Paru-parunya juga statis terus berkembang.
Meski begitu, paru-paru janin pada usia ini belum matang untuk menjalankan fungsi pernapasan seperti bayi cukup bulan. Karena itu, 23 minggu statis termasuk usia kehamilan yang sangat prematur jika terjadi persalinan.
Penelitian mengenai bayi yang lahir pada usia 23 minggu memberitahu bahwa kesempatan bertetap hidup sangat dipengaruhi usia kehamilan yang lebih matang, bermutu lahir, kondisi bayi, dan perawatan neonatal yang tersedia.
Studi tersebut juga memberitahu bahwa hamil pada usia 23 minggu statis menghadapi konsekuensi komplikasi prematuritas yang tinggi.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSc-okWTDzj2ZWIh3BNIRis8OTfk0O6_rvQzSmvXHNX3uyE3PA/viewform?pli=1
(pri/pri)