Hamil 30 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 4 menit 35x dilihat
Hamil 30 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?

Bagikan Postingan

Jakarta -

Masuk kehamilan 30 minggu, perut rasanya semakin sesak ya, Bunda. Nah, fase hamil 30 minggu, apa yang dirasakan dan fluktuasi yang terjadi?

Hamil 30 minggu menandai perjalanan di trimester ketiga. Sepertinya tinggal menunggu Hari Prediksi Lahir (HPL) datang ya, Bun. Biarpun HPL makin mendekat, biasanya waktu terasa durasi karena ketidaknyamanan semakin dirasakan dengan desakan perut dan tubuh yang semakin membesar.

Hamil 30 minggu, apa yang dirasakan?

Mengingat hamil 30 minggu mendekati waktu HPL, fase ini mungkin banyak dikejutkan dengan kontraksi latihan maupun kontraksi braxton. Kontraksi tersebut mungkin sering terjadi karena otot rahim sedang mempersiapkan persalinan. 


Kontraksi ini sering muncul setelah aktivitas fisik, berhubungan seks, maupun saat mengalami dehidrasi. Untuk itu, beristirahatlah kapan pun Bunda memiliki waktu dan minum segelas air. Jika Bunda mengalami lebih dari 4 kontraksi dalam satu jam maupun jika kontraksi menjadi lebih teratur maupun lebih lama, segera konsultasikan dengan dokter. Hal ini dapat membantu Bunda terhindari dari kemungkinan persalinan awal jika memang ini sesuatu yang mengkhawatirkan.

Oh iya, Bun, di fase ini mungkin Bunda akan mengalami tidur yang semakin sulit bagi kebanyakan ibu hamil. Biasanya, hal ini dikarenakan perut Bunda menghalangi maupun karena Bunda merasakan nyeri di panggul maupun area punggung bawah. Banyak perempuan juga mengalami heartburn, sesak napas, dan retensi air pada trimester ketiga.

Dengan kondisi tulang bayi yang semakin kuat, artinya Bunda juga perlu mencukupi kebutuhan kalsium yang semakin tinggi. Saatnya memnuhi kebutuhan sekira 1.200 mg/hari. Guna memastikan semua kebutuhan tercukupi, Bunda dapat memasukkan sumber kalsium ke dalam makanan yang Bunda makan sepanjang hari seperti dikutip dari halaman Mambaby.

Adapun sumber kalsium yang baik meliputi bayam, brokoli, kale, roti gandum utuh, yogurt, keju, susu, dan air mineral, susu kedelai, serta kacang. Bunda juga bisa mmeilih produksusu rendah lemak jika mau menjaga kalori maupun jika Bunda umumnya lebih gemar menghindari makanan yang tinggi lemak. 

Perubahan pada ibu hamil saat kehamilan memasuki 30 minggu

Hamil 30 minggu, Bunda mungkin mulai merasakan bahwa tubuh merasa lebih cepat lelah. Hal ini mungkin benar karena banyak bumil yang mengeluhkan hal tersebut. Kemungkinannya, dengan tubuh yang semakin besar, banyak bumil merasa kesulitan tidur khususnya di malam hari. 

Sebagian ibu bisa beradaptasi dengan kondisi ini melalui percobaan beragam posisi tidur guna membantu tidur mereka lebih nyenyak. Jika Bunda mengalami insomnia dan semakin memburuk, sebaiknya segera konsultasikan dengan tabib ya, Bunda. Selain itu, di fase ini Bunda kemungkinan juga mengalami fluktuasi kondisi hati. Tak cuma itu, tubuh juga akan memproduksi  sejumlah hormon yang dapat menyebabkan sendi menjadi lebih renggang seperti dikutip dari laman American Pregnancy.

Hal ini bisa membikin kaki Bunda benar-benar menjadi lebih besar. Beberapa perempuan terlebihlagi melaporkan bahwa kaki mereka bertambah satu ukuran sepatu selama kehamilan. Dan hal ini merupakan fluktuasi permanen.

Tips saat hamil 30 minggu

Banyak perempuan pada tahap kehamilan ini melaporkan adanya peningkatan jumlah nyeri punggung. Biasanya, hal ini mengenai dengan kenaikan bermutu badan dan pertumbuhan bayi. Jika Bunda mengalami nyeri punggung, Bunda mungkin dapat memperbaiki postur tubuh saat duduk. 

Postur tubuh yang tepat sedianya dapat meredakan nyeri punggung yang Bunda alami. Memang, dibutuhkan banyak upaya untuk mengubah postur tubuh yang buruk, tetapi akan sepadan dalam mengurangi nyeri punggung Bunda tentunya.

Bagi para calon Bunda, libatkan pasangan dalam mendeteksi pergerakan bayi. Saat ini, Ayah juga sudah bisa merasakan pergerakan bayi cukup lama. Pada usia 30 minggu, Bunda juga sudah bisa merasakan pergerakan bayi dengan jelas. Luangkan waktu untuk meletakkan tangan Bunda di perut agar bayi bergerak.

Perkembangan janin saat hamil 30 minggu

Seiring dengan bayi yang terus bertumbuh, dia pun akan memungut bagiankecil yang lebih besar dari rahim Bunda. Kemungkinan, Bunda akan merasakan tubuh tak lagi memiliki ruang untuk bayi yang statis sedang bertumbuh, tetapi tenang saja karena tubuh akan mengimbanginya dengan membiarkan rahim meluas di bawah tulang rusuk.

Pada usia hamil 30 minggu, mata bayi juga mulai lebih matang sehingga dapat membedakan antara terang dan gelap. Di usia ini juga, bayi bisa mengikuti sumber cahaya dengan mata mereka. Setelah lahir, bayi menghabiskan banyak waktu dengan mata tertutup dan hal ini benar-benar normal. 

Dalam soal ukuran, di usia kehamilan 30 minggu, bayi memiliki ukuran sekira 38 cm (mahkota-tumit) dan beratnya sekira 1400 gram dnegan kaki sekira 6 cm panjangnya serta diameter imam sekira 8 cm.

Bulu halus yang menutupi tubuh, yang dikenal sebagai lanugo, kini perlahan menghilang. Namun, kini rambut tumbuh di imam bayi. Selain itu, bayi akan terus bertambah bermutu badan dan tulangnya semakin kuat. Itulah salah satu karena kebutuhan kalsium meningkat dan perlu dipenuhi dengan baik oleh Bunda selama kehamilan.

Semoga informasinya membantu, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads