IAIN Langsa Galang Donasi Pendidikan bagi Anak-anak Korban Banjir Aceh TamiangKincai Media – Banjir bandang yang melanda sejumlah daerah di Provinsi Aceh pada November 2025 tidak hanya menimbulkan kerusakan bentuk dan kerugian material, tetapi juga berakibat serius terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak. Di tengah upaya pemulihan pascabencana, persoalan pendidikan menjadi salah satu tantangan utama, terutama bagi siswa sekolah dasar yang kehilangan perlengkapan belajar akibat banjir.
Merespons kondisi tersebut, Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa menginisiasi program bantuan pendidikan bagi anak-anak terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Program ini bermaksud membantu siswa-siswi sekolah dasar agar dapat kembali mengikuti proses belajar mengajar secara layak dan berkelanjutan.
Penyaluran support difokuskan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jambo Rambong, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya 171 siswa dan siswi di sekolah tersebut terdampak langsung oleh banjir bandang, yang mengakibatkan rusaknya alias hilangnya perlengkapan sekolah seperti tas, kitab tulis, serta perangkat tulis.
Ketua Program Studi PPI FUAD IAIN Langsa, Yogi Febriandi, menjelaskan bahwa inisiatif ini berangkat dari keprihatinan civitas akademika terhadap kondisi anak-anak pascabencana. Menurutnya, pendidikan tidak boleh terhenti meskipun dalam situasi darurat.
“Banjir telah menghilangkan banyak hal, termasuk perlengkapan belajar anak-anak. Jika tidak segera dibantu, kondisi ini dapat menghalang proses pendidikan mereka. Karena itu, kami berupaya datang dengan support yang paling dibutuhkan saat ini,” ujar Yogi dalam keterangannya.
Donasi yang dihimpun oleh Prodi PPI FUAD IAIN Langsa meliputi support peralatan berupa tas sekolah, kitab tulis, pulpen, dan pensil, serta bantuan biaya yang bakal digunakan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan siswa. Seluruh support bakal disalurkan langsung ke letak terdampak dengan melibatkan mahasiswa dan pengelola program studi.
Lebih lanjut, Yogi menegaskan bahwa program bantuan ini juga merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perguruan tinggi. Ia menilai, kampus mempunyai peran strategis dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana, khususnya dalam sektor pendidikan.
“Kami mau memastikan bahwa anak-anak Aceh Tamiang tetap mempunyai akses pendidikan yang layak. Ini adalah corak nyata kontribusi akademisi dalam menjaga masa depan generasi muda,” katanya.
Melalui aktivitas ini, Prodi PPI FUAD IAIN Langsa membujuk masyarakat luas untuk ikut ambil bagian dalam membantu anak-anak Aceh Tamiang bangkit dari akibat bencana. Partisipasi publik dinilai sangat krusial untuk memastikan pendidikan tetap menjadi prioritas, apalagi di tengah situasi krisis.
Bagi masyarakat yang mau menyalurkan bantuan, bantuan biaya dapat dikirim melalui rekening BCA 7780141331 atas nama Yogi Febriandi. Sementara untuk info lebih lanjut, dapat menghubungi Yogi Febriandi (Ketua Prodi PPI) di nomor 0812 6744 5658.
Dengan adanya kerjasama antara perguruan tinggi dan masyarakat, diharapkan anak-anak terdampak banjir di Aceh Tamiang dapat kembali menata masa depan mereka melalui pendidikan yang berkepanjangan dan bermartabat.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·