Ilmuwan Ciptakan Plasenta Dalam Chip, Terobosan Baru Untuk Meneliti Janin Di Kandungan

Jul 23, 2026 05:55 PM - 11 jam yang lalu 563

Jakarta -

Kehamilan merupakan proses yang sangat kompleks, Bunda. Hingga kini, banyak intelektual tetap berupaya menguak lapis demi lapis di kembali rahasia kehamilan melalui beragam metode penelitian.

Baru-baru ini, intelektual mulai mengembangkan penemuan yang 'unik' mengenai kehamilan. Para peneliti dari IIT Bombay and the ICMR-National Institute for Research on Women's Health (NIRWoH) telah mengembangkan platform plasenta dalam chip, yang meniru plasenta manusia di laboratorium.

Perlu diketahui, plasenta adalah organ sementara yang berkembang selama kehamilan dan berfaedah sebagai penghubung antara ibu dan bayi. Melansir dari Times of India, plasenta mengatur pertukaran nutrisi, oksigen, hormon, obat-obatan, dan produk limbah ke janin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Penelitian tentang plasenta selama ini tidak banyak dilakukan lantaran keterbatasan etika. Banyak intelektual kerap memanfaatkan pengetesan pada hewan untuk meneliti organ krusial selama kehamilan ini, Bunda.

Nah, melalui temuan 'plasenta dalam chip' ini, para intelektual bisa mempelajari gimana obat-obatan, nutrisi, dan produk limbah beranjak dari ibu ke janin. Studi yang diterbitkan dalam Biofabrication ini setidaknya menjelaskan dua perangkat ruang yang berisi sel plasenta manusia dan sel pembuluh darah yang bertumbuh di sisi berlawanan dari membran berpori.

Model tersebut sukses memproduksi kegunaan plasenta, termasuk sekresi hormon, transportasi nutrisi, pertukaran limbah, dan kegunaan penghalang selektif. Berbeda dengan sistem 'organ dalam chip', platform asal India ini menggunakan kreasi yang lebih sederhana sehingga lebih mudah diproduksi dan dioperasikan.

"Banyak sistem 'organ di dalam chip' yang canggih, tetapi seringkali memerlukan prasarana khusus. Kami mau mengembangkan platform yang tangguh, yang dapat diadopsi secara lebih luas oleh laboratorium penelitian," kata Profesor Abhijit Majumder dari IIT Bombay.

Validasi model ini dipimpin oleh para peneliti di di ICMR-NIRWoH. Salah satu peneliti, Profesor Deepak Modi, mengatakan bahwa model yang relevan dengan manusia seperti ini semakin krusial untuk memahami biologi penyakit dan mengevaluasi keamanan terapi.

"Melalui penggabungan teknik dan biologi reprodiksi, kami telah menciptakan platform yang dapat membantu menjembatani kesenjangan dan memajukan penelitian," ujar Modi.

Ke depannya, para peneliti bakal menggunakan obat untuk melakukan tes saat kehamilan. Hal tersebut dilakukan untuk lebih memahami komplikasi mengenai kehamilan, seperti glukosuria gestasional, preeklamsia, dan gangguan pertumbuhan janin.

Fungsi plasenta untuk perkembangan janin

Plasenta adalah organ yang berkembang di dalam rahim selama kehamilan. Plasenta memegang peranan krusial untuk perkembangan janin dalam kandungan, Bunda.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), plasenta terbentuk dari beberapa sel yang membelah dengan cepat. Secara umum, plasenta berfaedah sebagai sistem pendukung kehidupan selama kehamilan. Melalui plasenta, nutrisi, hormon, dan oksigen ditransfer ke janin.

"Sepanjang kehamilan, plasenta bakal tumbuh dan berubah bentuk. Ketebalannya bakal mengikuti perkembangan kehamilan," kata mahir di bagian kebidanan dan ginekologi, Monique Rainford, MD, dikutip dari Very Well Health.

Ada beberapa kegunaan utama plasenta untuk perkembangan janin, yakni:

  • Transfer nutrisi ke janin
  • Memasok oksigen ke janin
  • Transfer metabolik beberapa unsur dan protein
  • Fungsi endokrin, yang berkedudukan dalam produksi estrogen dan progesteron
  • Fungsi imunologis pasif pada janin di beberapa bulan pertama kehidupan

Demikian studi terbaru tentang temuan plasenta dalam chip untuk meneliti janin di dalam kandungan. Semoga info ini berfaedah ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Selengkapnya