Jika Anda tetap berfikit bahwa RAM 8 GB sudah lebih dari cukup untuk menjalankan Windows 11, mungkin Anda perlu memandang apa yang baru saja dilakukan Microsoft sendiri.
Jadi, menariknya justru Microsoft tanpa sengaja memperlihatkan bahwa spesifikasi minimum Windows 11 yang selama ini mereka tetapkan mulai terasa tidak relevan dengan kebutuhan penggunaan saat ini.
Surface Laptop Baru Malah Turun ke RAM 8 GB

Nah jika kita ingat, beberapa waktu lampau Microsoft merilis penyegaran Surface Laptop jenis 2026. Yang cukup mengejutkan, perangkat ini justru datang dengan RAM 8 GB, padahal generasi sebelumnya sudah menggunakan 16 GB.
Baca Juga : Microsoft Rilis Surface “Lebih Murah”, Tapi Ada Dua Masalah Besar!
Secara teori, tentu memang tidak ada masalah mengingat saat ini Windows 11 tetap hanya mensyaratkan RAM minimum 4 GB untuk perangkat biasa. Bahkan Microsoft sendiri pernah mengatakan bahwa 16 GB merupakan kapabilitas yang ideal, terutama untuk gaming dan produktivitas, sementara PC AI (Copilot+ PC) sekarang memang diwajibkan menggunakan RAM minimal 16 GB.
Artinya, laptop Windows 11 dengan RAM 8 GB semestinya tetap sangat layak digunakan.
Pengujian The Verge
Nah berasas pengetesan yang dilakukan The Verge, Surface Laptop dengan RAM 8 GB rupanya memberikan pengalaman yang jauh lebih jelek dibanding model 16 GB.
Padahal prosesor yang digunakan tetap cukup mumpuni, tapi masalah utamanya justru berasal dari kapabilitas RAM yang menjadi bottleneck, apalagi setelah laptop baru selesai booting dan hanya membuka beberapa aplikasi bawaan, penggunaan memori sudah mencapai sekitar 4,2 GB.
Artinya, lebih dari separuh RAM sudah terpakai apalagi sebelum pengguna mulai bekerja.
Keeping the Performance tab open in Task Manager showed I was almost always using around 6.7GB of the available 7.6GB of available memory. After a fresh reboot with bare minimum startup apps running, Windows was using 4.2GB of RAM. That’s around the minimum Microsoft requires just to run Windows 11, highlighting how little headroom there is with 8GB of RAM. Limiting myself to about six Chrome tabs, closing Signal, and refraining from using any virtual desktops kept the memory usage to about 5.5GB.~ dikutip dari The Verge
Begitu browser mulai dibuka, beberapa tab aktif, aplikasi Office berjalan, Teams terbuka di background, alias ada aplikasi lain yang aktif, kapabilitas RAM pun mulai lenyap dan Windows kudu lebih sering menggunakan pagefile di SSD, nah inilah yang kemudian membikin sistem terasa lambat meskipun spesifikasi lainnya sebenarnya tetap cukup baik.
“Bisa Jalan” Bukan Berarti Nyaman
Inilah yang membikin banyak orang mulai mempertanyakan syarat minimum Windows 11. Memang betul sih, Windows 11 tetap bisa diinstall pada perangkat dengan RAM 4 GB alias apalagi 8 GB, namun “bisa dijalankan” tentu berbeda dengan “nyaman digunakan”.
Apalagi kita tahu bahwa aplikasi modern saat ini haus banget bakal memory, apalagi browser seperti Edge, Chrome, Firefox, hingga Brave sekarang bisa menghabiskan ratusan MB apalagi beberapa GB RAM ketika membuka banyak tab. Belum lagi aplikasi seperti Discord, Teams, Spotify, Adobe, Visual Studio Code, hingga beragam software AI yang sekarang semakin umum digunakan.
Microsoft Sendiri Sebenarnya Sudah Memberi Jawaban
Terkait perihal ini Microsoft sendiri sebenarnya sudah memberikan sinyal bahwa RAM 16 GB memang sudah menjadi standar baru, lantaran pada akhir 2025 lampau mereka menyebut bahwa 16 GB RAM sudah cukup untuk kebanyakan pengguna, termasuk gamer, sementara 32 GB RAM menjadi kapabilitas ideal bagi pengguna yang memerlukan performa lebih.
Sementara untuk Copilot+ PC, Microsoft apalagi secara resmi mewajibkan RAM minimal 16 GB. Artinya, meskipun arsip spesifikasi Windows 11 tetap mencantumkan nomor 4 GB, arah perkembangan Windows sendiri justru menunjukkan bahwa 16 GB mulai menjadi standar baru.
Baca Juga : RAM 8 GB Apakah Cukup Di Tahun 2026?
Nah yang pasti, kasus Surface Laptop ini tidak berfaedah Windows 11 tiba-tiba memerlukan RAM 16 GB agar bisa berjalan, namun yang diperlihatkan justru adalah perbedaan antara syarat minimum dan pengalaman penggunaan yang nyaman.
Windows 11 memang tetap bisa hidup di RAM 4 GB alias 8 GB. Namun jika memandang gimana Windows modern, browser, aplikasi produktivitas, dan beragam fitur AI berkembang saat ini, RAM 16 GB rasanya sudah bukan lagi kemewahan, melainkan titik awal yang masuk logika bagi kebanyakan pengguna.
Dan ironisnya, mungkin Microsoft tahu perihal ini, tapi mereka malah tetap menghadirkan perangkat Surface baru dengan hanya 8 GB RAM saja.
Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
English (US) ·
Indonesian (ID) ·