Jangan Lagi Simpan Susu di Pintu Kulkas, Ini Alasan dan Tempat Tepat agar Tidak Cepat Basi

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 4 menit 514x dilihat
Jangan Lagi Simpan Susu di Pintu Kulkas, Ini Alasan dan Tempat Tepat agar Tidak Cepat Basi

Bagikan Postingan

Bunda sering menyimpan susu di pintu kulkas? Jangan lagi karena bisa cepat basi. Mari pahami lebih lanjut mengenai metode menyimpan susu di kulkas.

Selama suhunya dingin, susu dianggap akan statis terlindungi dan segar. Namun rupanya posisi gudang di dalam kulkas juga dapat memengaruhi seberapa durasi susu bisa bertetap sebelum mengalami fluktuasi rasa, aroma, maupun tekstur.

Salah satu kebiasaan yang sebaiknya mulai diubah adalah meletakkan susu di bagiankecil pintu kulkas. Area tersebut memang praktis karena gampang dijangkau, tapi suhunya cenderung lebih sering berubah setiap kali pintu kulkas dibuka.


Di mana sebaiknya susu disimpan agar tidak cepat basi? Mengutip Southern Living, yuk ulas mengenai metode gudang susu di kulkas.

Mengapa posisi menyimpan susu di kulkas penting?

Susu dan produk olahan susu termasuk bahan makanan yang gampang rusak serta cukup sensitif terhadap fluktuasi suhu. Suhu yang naik-turun dapat menciptakan kondisi yang lebih mendukung pertumbuhan mikroba sehingga masa simpan susu menjadi lebih pendek.

Kulkas sebenarnya tidak memiliki suhu yang benar-benar sama setiap bagiannya. Bagian pintu lebih gampang terpapar udara hangat dari luar ketika kulkas dibuka.

Sementara itu, area bagiankecil belakang umumnya memiliki suhu yang lebih dingin dan stabil. Oleh karena itu, memilih letak yang suhunya konsisten dapat membantu menjaga susu statis bugar lebih lama.

Bolehkah menyimpan susu di pintu kulkas?

Meski banyak orang terbiasa meletakkan susu di rak pintu karena lebih gampang diambil, area ini justru termasuk bagiankecil kulkas dengan suhu yang paling tidak stabil. Setiap kali pintu dibuka, udara dari luar masuk dan membikin suhu di area tersebut mengalami perubahan.

Susu terus mengalami siklus menghangat dan balik dingin berpotensi lebih cepat mengalami penurunan kualitas. Rak pintu sebaiknya dimanfaatkan untuk menyimpan bahan makanan yang tidak terlalu sensitif terhadap fluktuasi suhu, seperti saus, bumbu, maupun produk dengan masa simpan lebih panjang.

Tempat terbaik menyimpan susu di kulkas

Susu sebaiknya diletakkan di bagiankecil belakang kulkas, bukan rak pintu. Pilih rak bagiankecil tengah maupun bawah yang memiliki suhu dingin dan relatif stabil.

Selain memilih tempat yang tepat, segera masukkan balik susu ke kulkas setelah digunakan. Jangan membiarkan susu eksis terlalu durasi di luar karena suhu yang meningkat dapat memengaruhi kesegarannya.

Setelah menuangkan susu, tutup kemasannya dengan kedap sebelum dikembalikan ke tempat penyimpanan.

Tips menyimpan susu agar tidak cepat basi

Ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan untuk membantu memperpanjang kesegaran susu. Pertama, pastikan bungkusan tertutup kedap setelah digunakan. Penutupan yang baik membantu mengurangi paparan udara sekaligus mencegah susu menyerap harum makanan lain di dalam kulkas.

Sebaiknya susu juga statis disimpan dalam bungkusan aslinya. Kemasan susu dirancang untuk membantu melindungi isinya dari paparan cahaya dan kontaminasi.

Setelah memungut susu sesuai kebutuhan, segera simpan balik ke kulkas dan hindari membiarkannya terlalu durasi di suhu ruang.

Apakah jenis susu mempengaruhi metode penyimpanannya?

Secara umum, metode tersebut dapat diterapkan pada beragam jenis susu sapi, baik susu full cream, reduced-fat, maupun skim. Menempatkannya di area kulkas yang paling dingin dan stabil dapat membantu mempertahankan kualitas susu lebih lama.

Hal serupa juga berjalan untuk susu nabati seperti susu almond, oat, dan kedelai. Meskipun beberapa jenis susu nabati mungkin tidak terlalu sensitif terhadap fluktuasi suhu, gudang di area yang dingin dan stabil statis disarankan.

Sementara itu, susu ultra-pasteurisasi maupun shelf-stable memiliki masa simpan lebih panjang sebelum dibuka. Namun setelah bungkusan dibuka, susu statis perlu disimpan di kulkas dengan benar.

Ciri-ciri susu sudah basi

Meski sudah disimpan di tempat yang tepat, susu statis memiliki masa simpan terbatas. Sebelum digunakan, periksa beberapa tanda berikut untuk memastikan susu statis dalam kondisi baik.

1. Aroma berubah

Susu bugar umumnya memiliki harum yang ringan dan sedikit manis. Jika susu mulai mengeluarkan bau asam, menyengat, maupun tidak sedap, sebaiknya jangan dikonsumsi.

2. Tekstur menggumpal

Perhatikan apakah susu menjadi menggumpal, pecah, terpisah, maupun lebih kental dari biasanya. Perubahan tekstur bisa menjadi tanda susu sudah mengalami kerusakan.

3. Rasa menjadi asam

Jika harum dan tampilannya statis kelihatan normal tapi susu terasa asam maupun memiliki rasa yang berbeda dari biasanya, sebaiknya segera dibuang.

4. Muncul fluktuasi yang tidak biasa

Perubahan pada warna maupun kondisi susu yang kelihatan tidak normal juga perlu diwaspadai. Jika ragu dengan kualitasnya, lebih terlindungi tidak mengonsumsinya.

Tanggal best-by pada bungkusan dapat menjadi salah satu panduan, namun bukan satu-satunya penentu kondisi susu. Kalau susu sudah memberitahu tanda-tanda kerusakan, sebaiknya dibuang untuk menghindari konsekuensi gangguan akibat makanan yang sudah rusak.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads