Sudah deg-degan dari rumah, lampau tiba-tiba interviewer memberikan pertanyaan yang tidak Anda duga? Tenang, situasi seperti ini memang bisa terjadi, tetapi ada beberapa kalimat yang tidak boleh diucapkan saat interview kerja.
Bukan berarti Anda harus punya balasan sempurna untuk setiap pertanyaan. Justru, cara Anda merespons ketika tidak siap bisa memberitahu kemampuan berpikir, profesionalisme, dan ketertarikanmu terhadap posisi tersebut.
Dilansir dari Indeed, ini daftar kalimat yang tidak boleh diucapkan saat interview kerja!
“Perusahaan Sebelumnya Buruk Banget”

Menjelek-jelekkan Perusahaan Sebelumnya/Foto: Magnific
Pertanyaan seperti, “Kenapa Anda mencari pekerjaan baru?” cukup sering muncul saat interview. Nah, ini bukan kesempatan untuk membongkar semua drama instansi lama, meskipun pengalamanmu memang kurang menyenangkan.
Hindari membicarakan mantan atasan, mitra kerja, alias perusahaan secara negatif. Sebaliknya, fokuskan balasan pada hal yang ingin Anda dapatkan dari posisi baru dan bagaimana pengalaman sebelumnya membantumu berkembang.
Cara ini juga memberitahu bahwa Anda bisa statis ahli dalam situasi sulit. Selain itu, interviewer bisa lebih percaya bahwa Anda tidak akan membicarakan perusahaan mereka dengan buruk di kemudian hari.
“Saya Nggak Tahu”

Menjawab Tidak Tahu/Foto: Magnific
Bayangkan interviewer memberikan pertanyaan yang benar-benar belum pernah Anda persiapkan. Otak langsung blank, lampau refleks menjawab, “Saya nggak tahu.” Jangan buru-buru menyerah di situ, Beauties!
Kamu bisa meminta waktu sebentar untuk memikirkan jawabannya. Kalau membutuhkan konteks tambahan, Anda juga dapat meminta interviewer mengklarifikasi pertanyaannya lebih lanjut.
Respons tersebut memberi kesempatan untuk memperlihatkan kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah. Jadi, ketika tidak tahu jawabannya, bukan berarti percakapan harus langsung kehilangan arah.
“Jawabannya Ada di CV Saya”

Meminta Interviewer Mencari Jawaban di CV/Foto: Magnific
Memang benar, jawabannya mungkin sudah tertulis di CV. Namun, jika interviewer statis menanyakannya, kemungkinan mereka ingin mendengar klarifikasi lebih detail darimu.
Daripada menjawab singkat, gunakan kesempatan tersebut untuk memberikan contoh. Ceritakan pengalaman tertentu yang memberitahu keterampilanmu dan jelaskan kaitannya dengan posisi yang sedang Anda incar.
Dengan begitu, interviewer tidak cuma melihat daftar pengalaman. Mereka juga bisa memahami bagaimana Anda menerapkan kemampuan tersebut dalam situasi nyata.
“Saya Nggak Punya Pertanyaan”

Tidak Aktif Bertanya/Foto: Magnific
Biasanya, interviewer akan memberikan kesempatan bertanya menjelang akhir sesi. Jangan langsung menjawab, “Nggak ada, Kak,” lampau berkeinginan sesi cepat selesai.
Justru, ini kesempatan bagus untuk memberitahu bahwa Anda benar-benar tertarik dengan perusahaan dan posisi tersebut. Kamu bisa menanyakan ekspektasi untuk posisi tersebut alias seperti apa pekerjaan sehari-harinya.
Tidak perlu menyiapkan pertanyaan yang terlalu rumit. Pertanyaan sederhana tetapi relevan sudah cukup memberitahu bahwa Anda datang dengan persiapan.
Jawaban Terlalu Hafalan alias Penuh Klise

Memberikan Jawaban Terlalu Klise/Foto: Magnific
Mempersiapkan balasan sebelum interview jelas penting. Namun, jangan sampai seluruh balasan terdengar seperti membaca skrip yang sudah dihafalkan semalaman.
Salah satu contoh klise adalah, “Kelemahan aku adalah terlalu perfeksionis.” Jawaban seperti ini terlalu sering digunakan, sehingga interviewer mungkin tidak mendapatkan gambaran sebenarnya tentang dirimu.
Cobalah menceritakan pengalaman yang pernah menjadi tantangan dan apa yang Anda pelajari darinya. Jawaban yang jujur dan khusus biasanya membuatmu lebih gampang diingat sebagai kandidat.
Jadi, sebelum masuk ruang interview, jangan cuma menghafalkan jawaban. Siapkan juga cara berpikirnya, karena pertanyaan tak terduga justru bisa menjadi kesempatanmu untuk kelihatan lebih menonjol. Semangat, ya, Beauties!
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(naq/naq)