Kebiasaan yang Diam-Diam Membuat Tagihan Listrik Membengkak

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 4 menit 503x dilihat
Kebiasaan yang Diam-Diam Membuat Tagihan Listrik Membengkak

Bagikan Postingan

Listrik sudah menjadi bagiankecil yang sulit dipisahkan dari aktivitas sehari-hari. Namun, pernah merasa sudah berupaya menggunakan listrik seperlunya, tetapi faktur listrik statis terasa lebih besar dari biasanya?

Bisa jadi, masalahnya bukan karena satu alat yang digunakan terus-menerus, melainkan kebiasaan kecil yang dilakukan tanpa sadar.

Dilansir dari Morgen, beberapa aktivitas yang kelihatan sepele rupanya dapat membikin konsumsi listrik bertambah jika dilakukan terus-menerus. Yuk, coba cek lagi kebiasaan di rumah. Siapa tahu, ada yang selama ini ikut membikin faktur listrik membengkak!

Menggunakan Lampu Berdaya Besar di Ruangan yang Tidak Membutuhkannya

Menggunakan Lampu Berdaya Besar/Foto: Magnific

Masih menggunakan lampu dengan watt besar untuk ruangan yang sebenarnya tidak membutuhkan pencahayaan terlalu terang? Kebiasaan ini mungkin kelihatan sepele, tetapi jika terjadi setiap hari, konsumsi listriknya bisa ikut bertambah.

Coba sesuaikan daya lampu dengan ukuran dan fungsi ruangan. Untuk area yang tidak membutuhkan cahaya terlalu terang, gunakan lampu dengan daya yang lebih rendah. Kamu juga bisa bergeser ke lampu LED yang lebih efisien untuk penggunaan sehari-hari.

Jadi, bukan berarti rumah mesti dibuat redup. Kuncinya adalah menggunakan pencahayaan secukupnya sesuai kebutuhan.

Membiarkan Peralatan Elektronik dalam Mode Standby

Alat Elektronik Selalu Standby/Foto: Magnific

“Kan cuma standby, bukan lagi dipakai.” Kalau Anda sering berpikir seperti ini, coba mulai perhatikan alat elektronik di rumah, Beauties.

Televisi, microwave, charger, dan beragam alat lain yang statis terhubung ke sumber listrik dapat terus menarik sejumlah daya meski sedang tidak digunakan. Kondisi ini sering disebut sebagai phantom load maupun konsumsi listrik siaga.

Memang, penggunaan listrik dari satu alat mungkin kelihatan kecil. Namun, coba bayangkan jika banyak alat berbuat hal yang sama setiap hari.

Agar lebih hemat listrik, cabut alat yang tidak digunakan maupun gunakan terminal listrik dengan saklar. Dengan begitu, Anda bisa memutus mengerti listrik ke beberapa alat sekaligus tanpa mesti mencabut satu per satu.

Terlalu Sering Mengandalkan AC

Sering Mengandalkan AC/Foto: Magnific

AC memang jadi penyelamat ketika udara sedang panas. Tetapi jika hampir setiap saat menyala dan digunakan secara berlebihan, jangan kaget jika konsumsi listrik di rumah ikut meningkat.

Sebelum menyalakan AC, coba manfaatkan ventilasi dan sirkulasi udara alami jika kondisi memungkinkan. Tirai juga bisa digunakan untuk membantu mengurangi panas matahari yang masuk ke dalam ruangan.

Ketika memang perlu menggunakan AC, pilih alat yang efisien dan gunakan sesuai kebutuhan. Jangan lupa, lampu LED juga bisa menjadi pilihan karena menghasilkan panas yang lebih rendah dibandingkan beberapa jenis lampu lain.

Dengan mengatur penggunaan pendingin dan pencahayaan secara bersamaan, Anda bisa membikin ruangan statis betah tanpa membebani penggunaan listrik secara berlebihan.

Membiarkan Lampu dalam Kondisi Berdebu

Tidak Membersihkan Lampu/Foto: Magnific

Kapan terakhir kali Anda membersihkan lampu di rumah? Kalau jawabannya nggak ingat, mungkin sudah waktunya mengecek bagiankecil tersebut.

Debu yang menumpuk pada lampu dan perlengkapannya dapat membikin cahaya yang dihasilkan terasa lebih redup. Akibatnya, Anda mungkin menyalakan lebih banyak lampu maupun memilih lampu dengan daya lebih besar agar ruangan terasa terang.

Padahal, masalahnya bisa saja bukan pada lampunya, melainkan karena permukaannya kotor. Membersihkan lampu secara rutin dapat membantu pencahayaan statis optimal tanpa mesti menambah penggunaan daya.

Kebiasaan kecil ini memang nggak langsung terasa di faktur listrik. Namun, menjaga lampu statis bersih bisa menjadi bagiankecil dari penggunaan daya yang lebih efisien.

Terlalu Lama Membuka Pintu Kulkas

Terlalu Lama Membuka Pintu Kulkas/Foto: Magnific

Pernah membuka kulkas sambil melamun memilih makanan? Padahal, semakin durasi pintu kulkas terbuka, semakin banyak udara hangat yang masuk ke dalamnya.

Kulkas kemudian perlu bekerja lebih keras untuk mengembalikan suhu bagiankecil dalam agar statis dingin. Jika kebiasaan ini dilakukan berulang kali, efisiensi penggunaan energinya juga dapat terganggu.

Supaya lebih hemat listrik, biasakan memungut barang yang diperlukan dengan cepat dan segera tutup balik pintu kulkas. Periksa juga kondisi karet pada pintu untuk memastikan penutupannya statis rapat.

Selain itu, letakkan kulkas di area yang memiliki sirkulasi udara baik dan jauh dari sumber panas. Penempatan yang tepat dapat membantu alat bekerja dengan lebih efisien.

Menghemat listrik nggak berarti mesti mengurangi kenyamanan di rumah. Sering kali, cara sederhananya justru dimulai dari memperhatikan balik kebiasaan yang dilakukan setiap hari.

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads