Ilustrasi takabur, sombong,angkuh,menang sendiri.
Kincai Media, JAKARTA— Salah satu adab mulia yang sangat ditekankan dalam Islam adalah tawadhu, ialah sikap rendah hati di hadapan Allah dan sesama manusia.
Sebaliknya, Islam dengan tegas melarang kesombongan lantaran sifat ini menjadi penghalang seseorang untuk menerima kebenaran dan menghormati orang lain.
Kesombongan bukan hanya tampak dalam ucapan, tetapi juga tercermin dalam perilaku sehari-hari. Karena itu, para ustadz telah menjelaskan tanda-tanda orang yang sombong dan ciri-ciri orang yang tawadhu agar kaum Muslimin dapat melakukan introspeksi terhadap dirinya masing-masing.
Dalam kitab Mukhtashar Minhaj al-Qashidin karangan Ibnu Quddamah al-Maqdisi disebutkan beberapa perilaku yang menunjukkan adanya kesombongan dalam diri seseorang.
Di antaranya adalah seseorang yang tidak mau melangkah selain diiringi orang lain yang melangkah di belakangnya. Ia juga enggan mengunjungi orang lain lantaran merasa dirinya lebih tinggi daripada mereka.
Di antara tanda kesombongan lainnya adalah merasa tidak senang andaikan ada orang yang duduk di sampingnya alias melangkah bersamanya.
Termasuk pula merasa rendah jika kudu mengerjakan pekerjaan rumah dengan tangannya sendiri. Padahal, perilaku seperti ini bertentangan dengan teladan Rasulullah SAW.
Rasulullah SAW pernah membeli suatu peralatan dan membawanya sendiri. Abu Bakar Ash-Shiddiq RA juga biasa membawa kain dagangannya sendiri ke pasar untuk diperjualbelikan.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·