Jakarta -
Merasakan mobilitas janin saat mengandung menjadi bagian unik dan membahagiakan bagi seorang ibu dalam kehamilannya. Namun, kenapa janin lebih aktif setelah makan minum es alias makanan manis, ya Bunda?
Makanan manis memang sangat menggiurkan dan membangkitkan mood. Apalagi, saat kehamilan, mood bumil kerap nano-nano. Sehingga, makan minum yang manis mendatangkan rasa senang pada ibu mengandung secara cepat.
Tetapi ya, Bun, sering kali bumil mengeluhkan bahwa aktivitas janinnya justru lebih aktif dari biasanya usai Bunda mengonsumsi makanan alias minuman manis. Apakah memang ada efeknya makanan minuman manis pada aktivitas bayi ya, Bun?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip dari laman The Womens, bahwa jumlah gula alami yang terkandung dalam buah segar dan susu, serta gula yang ditambahkan ke yogurt serta puding tidak dianggap sebagai masalah. Makanan-makanan tersebut merupakan item makanan bernutrisi dan Bunda tidak bakal mendapatkan terlalu banyak gula dari asupan tersebut.
Selain itu, jikalau Bunda mengonsumsi jumlah gula yang sedikit seperti satu sendok teh gula dalam kopi, teh, selai, alias madu di atas roti juga bukan menjadi masalah. Dalam perihal ini, gula dapat menjadi masalah ketika terdapat dalam makanan alias minuman yang mempunyai sedikit nutrisi lain. Di mana kondisinya, ketika dikonsumsi dalam jumlah besar, gula dapat menggantikan makanan yang lebih sehat alias menambah kalori berlebih dan meningkatkan pertambahan berat badan.
Berapa banyak gula dalam minuman manis?
Minuman manis merupakan salah satu sumber utama gula berlebih. Minuman ringan, jus, dan sirup mengandung gula yang jauh lebih tinggi daripada yang disadari kebanyakan orang ialah 4 hingga 10 sendok teh per minuman.
Bahkan, saribuah buah yang bercap tanpa tambahan gula pun mengandung gula buah alami. Gula buah alami tidak bakal menjadi masalah dalam sepotong buah namun segelas besar saribuah sama dengan makan beberapa buah dan tidak membikin seseorang kenyang seperti buah. Karenanya, batasi jumlah minuman manis dan saribuah buah yang Bunda konsumsi. Minumlah minuman tersebut hanya sesekali saja.
Apakah makanan minuman manis membikin bayi lebih aktif bergerak?
Pada fase kehamilan trimester kedua, aktivitas unik dari bayi seperti kupu-kupu, menggeliat, dan bayi bergerak-gerak menjadi perihal luar biasa yang dirasakan bumil dalam perutnya.
Biasanya, ibu mengandung memang memerlukan waktu untuk memahami aktivitas bayi dan memprediksi polanya terutama lantaran bayi menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam rahim untuk tidur. Sehingga, Bunda mungkin kerap kesulitan juga beradaptasi dengan aktivitas bayi yang muncul alias memang mereka sedang enak-enak tertidur.
Mengutip dari laman The Bump, makan alias minum sesuatu dengan kandungan gula alami yang sedang menjadi langkah paling efektif membikin bayi bergerak di dalam rahim.
Hal ini karena adanya peningkatan gula darah ibu sering kali meningkatkan kewaspadaan bayi dan mendorong mereka untuk bergerak. "Bunda mungkin bakal merasakan lebih banyak aktivitas janin setelah makan ketika kadar gula alias glukosa ibu tinggi,” jelas Sherry Ross, MD, seorang master kandungan dan mahir kesehatan seksual wanita.
Beberapa contoh makanan yang dapat dikonsumsi di antaranya segelas jus, sepotong buah, alias camilan lain seperti kacang hijau, keju, dan biskuit. Jika Bunda mempunyai glukosuria gestasional, bicarakan dengan master mengenai makanan terbaik yang bisa dikonsumsi.
Selain mengonsumsi makanan alias minuman manis, berebahan miring ke kiri selama kehamilan sering direkomendasikan para mahir di mana bisa membantu bayi bergerak. Sama halnya seperti bayi baru lahir, bayi mengalami siklus bangun dan tidur saat berada di dalam rahim.
Dan, aktivitas Bunda sepanjang hari dapat membantu menidurkan bayi. Tak mengherankan jika bayi mungkin menjadi lebih aktif selama waktu-waktu tertentu dalam sehari ketika Bunda berebahan untuk beristirahat. Bahkan, penelitian telah menemukan bahwa bayi biasanya paling aktif antara pukul 9 malam dan 1 pagi, kata Ross.
Selain itu, berebahan miring juga membantu meningkatkan aliran darah ke bayi yang dapat mendorong gerakan, tambah Ross. Saat Bunda berdiri dan bergerak, juga bakal lebih mudah bagi mereka untuk melewatkan beberapa aktivitas bayi yang lebih mini dan halus. Tetapi, berebahan dapat memberikan kesempatan untuk bersantai, terhubung dengan bayi, dan merasakan semua langkah mini mereka menyapa.
Cara membuat janin aktif di dalam rahim
Berikut ini beberapa langkah lain membikin bayi bergerak di dalam rahim ya, Bunda:
1. Bernyanyi dan berbincang dengan bayi
Banyak penelitian telah membuktikan bahwa bayi dapat mendengar lingkungan mereka di dalam rahim termasuk bunyi orang tua mereka. Menurut the American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), bayi sebenarnya merespons bunyi yang familiar, termasuk bunyi orang tua, dengan aktivitas yang dimulai sekitar 7 bulan kemudian.
2. Lakukan olahraga sedang
Berolahraga selama kehamilan mempunyai banyak faedah yang didukung penelitian, termasuk pereda nyeri, mengelola stres, dan peningkatan kesehatan neonatal. Namun, faedah lain dari berolahraga selama kehamilan adalah merasakan aktivitas bayi.
3. Menyentuh bayi dengan lembut
Penelitian dari Universitas Utah menemukan bahwa bayi dalam kandungan condong merespons ketika Ibu menggosok alias membelai perutnya. Karenanya, merasakan perut dan berinteraksi dengan bayi merupakan langkah yang bagus untuk mendorong aktivitas dan terhubung dengan mereka sebelum mereka lahir.
4. Minum alias gunakan sesuatu yang dingin
Menggunakan sesuatu yang dingin sering kali dapat membantu membangunkan bayi dalam kandungan dan membuatnya bergerak. Ross merekomendasikan minum segelas air dingin alias menggunakan kompres es.
5. Ubah posisi
Cobalah mengubah kaki yang disilangkan, mengubah sisi berbaring, alias posisi tubuh. Ross juga menyarankan untuk mengubah posisi ke kiri alias kanan, berebahan dengan posisi merangkak, dan melakukan aktivitas memiringkan panggul untuk membikin bayi bergerak.
Pentingnya menghitung aktivitas janin selama kehamilan
Penghitungan aktivitas janin adalah langkah untuk memeriksa kesehatan bayi yang belum lahir (janin). Biasanya, penghitungan ini disebut dengan penghitungan tendangan yang dilakukan dengan menghitung jumlah tendangan yang dirasakan dari bayi di dalam rahim dalam periode waktu tertentu seperti dikutip dari laman Stanford Children.
Menghitung aktivitas janin sangatlah krusial lantaran aktivitas janin menjadi salah satu indikasi kesehatan bayi di dalam rahim. Setiap ibu mengandung kudu mempelajari pola dan jumlah aktivitas normal untuk bayinya sendiri. Perubahan pola alias jumlah aktivitas janin yang normal dapat berfaedah bayi sedang stres. Dan perlu diingat bahwa ketika bayi berakhir bergerak saat persalinan dimulai merupakan kondisi yang tidak normal.
Untuk melakukan penghitungan aktivitas janin, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Misalnya, catat jumlah Bunda merasakan bayi menendang alias bergerak dalam 1 jam.
Setelah beberapa hari, Bunda mungkin menemukan bahwa bayi biasanya bergerak dengan jumlah yang sama per jam-nya dan ini menjadi nomor dasar Bunda. Lakukan penghitungan sesering yang disarankan master dan diskusikan dengan master jika terjadi hal-hal darurat seperti bayi tidak bergerak sebanyak biasanya, bayi memerlukan waktu lebih lama untuk bergerak dari biasanya, bayi berakhir bergerak, dan lainnya.
Semoga kehamilan Bunda selalu diberi kesehatan, kelancaran, dan kebahagiaan hingga hari persalinan tiba.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·