Kisah Bunda Ungkap Kehilangan Satu Ginjal Usai Operasi Caesar, Begini Klaim Keluarga

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 4 menit 510x dilihat
Kisah Bunda Ungkap Kehilangan Satu Ginjal Usai Operasi Caesar, Begini Klaim Keluarga

Bagikan Postingan

Jakarta -

Kelahiran seorang anak seharusnya menjadi momen yang membahagiakan bagi seorang ibu. Namun, pengalaman berbeda dialami Barira Alhassan, seorang perempuan asal Negara Bagian Gombe, Nigeria, yang mengaku mengalami masalah kesehatan serius setelah menjalani operasi caesar.

Barira dan keluarganya mempertanyakan kondisi ginjalnya setelah ia menjalani persalinan melalui operasi caesar di State Specialist Hospital, Gombe. Keluarga menduga ada sesuatu yang terjadi pada salah satu ginjal Barira selama prosedur tersebut.

Kasus ini kemudian menjadi perhatian setelah famili meminta pihak rumah sakit memberikan klarifikasi mengenai kondisi kesehatan Barira. Namun, rumah sakit membantah dakwaan pengangkatan ginjal dan menyampaikan hasil pengecekan medis yang mengarah pada kemungkinan kelainan bawaan.


Kronologi Bunda mengaku kehilangan satu ginjal usai operasi caesar

Dikutip dari BBC News, Barira menjalani operasi caesar darurat pada 8 April 2026. Beberapa hari setelah operasi, ia mengaku mulai mengalami gangguan kesehatan yang cukup berat.

Barira mengatakan dirinya mengalami muntah, sakit perut hebat, pembengkakan tubuh, serta rasa sakit ketika buang air kecil. Gejala tersebut membuatnya bertanya-tanya apakah keluhan yang dialaminya merupakan bagiankecil normal dari pemulihan setelah operasi caesar.

Sebelum insiden ini, Barira mengaku telah melahirkan sepuluh anak tanpa menjalani operasi caesar. Karena itu, pengalaman persalinan kali ini terasa berbeda baginya.

Dalam pengecekan medis berikutnya, Barira mengatakan seorang tabib memberitahunya bahwa ia cuma memiliki satu ginjal. Kabar tersebut membuatnya terkejut, terlebih karena ia tidak pernah mengetahui adanya kondisi tersebut sebelumnya.

Keluarga Barira kemudian berupaya mencari klarifikasi mengenai kondisi ginjalnya. Mereka mengaku memiliki hasil pengecekan durasi yang dilakukan pada 2015 dan meyakini hasil tersebut memberitahu bahwa Barira memiliki dua ginjal.

Keluarga meminta klarifikasi dan penyelidikan

Setelah mengetahui hasil pengecekan tersebut, famili Barira mengajukan keluhan kepada pihak rumah sakit. Mereka juga meminta akses terhadap rekam medis Barira untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi selama operasi caesar.

Namun, menurut keterangan keluarga, mereka diberi tahu bahwa rekam medis yang dicari tidak dapat ditemukan. Situasi tersebut semakin menimbulkan pertanyaan bagi famili mengenai penanganan medis yang diterima Barira.

Saudara lelaki Barira, Zakaria Alhassan, mengatakan famili telah mengajukan sejumlah keluhan dan meminta penyelidikan atas kasus tersebut.

Keluarga juga menyampaikan pengaduan kepada Kementerian Kesehatan Negara Bagian Gombe. Mereka mengharapkan pengecekan yang menyeluruh dapat menerangkan kondisi ginjal Barira serta memastikan apakah terdapat kesalahan dalam penanganan medis.

Barira sendiri meminta agar kasusnya diselidiki secara menyeluruh. Ia mau mendapatkan klarifikasi mengenai karena hasil pengecekan memberitahu bahwa dirinya cuma memiliki satu ginjal.

Rumah sakit bantah mengadopsi ginjal saat operasi caesar

Menanggapi dakwaan tersebut, pengelolaan State Specialist Hospital, Gombe, membantah bahwa tim medis mengadopsi ginjal Barira selama operasi caesar. 

Menurut pernyataan rumah sakit yang dikutip BBC News Pidgin, anotasi operasi memberitahu bahwa Barira menjalani operasi caesar darurat dan tidak ada prosedur yang melibatkan ginjalnya. Rumah sakit juga mengatakan telah mengupayakan pengecekan lanjutan setelah famili menyampaikan kecemasan mereka.

Hasil pengecekan CT intravenous urogram (CT-IVU) di rumah sakit pendidikan federal dilaporkan mengarah pada kemungkinan tidak terbentuknya salah satu ginjal sejak lahir maupun kondisi yang dikenal sebagai congenital absence of a kidney.

Temuan tersebut, menurut pihak rumah sakit, lebih mendukung kemungkinan adanya kondisi antaran daripada pengangkatan ginjal saat operasi. Rumah sakit mengungkapkan telah menanggung biaya pengecekan tersebut untuk membantu memperjelas persoalan.

Manajemen rumah sakit juga mengatakan telah berjumpa dengan Barira dan keluarganya untuk membahas hasil pengecekan serta anotasi medis yang tersedia. Atas permintaan keluarga, pengecekan ulang di akomodasi kesehatan independen turut disepakati.

Dengan demikian, anggapan bahwa ginjal Barira diangkat saat operasi caesar belum dapat dianggap sebagai kenyataan yang terbukti. Keluarga statis menginginkan penyelidikan, sedangkan pihak rumah sakit mengungkapkan tidak berbuat prosedur pengangkatan ginjal.

Apakah seseorang bisa terlahir dengan satu ginjal?

Secara medis, seseorang memang dapat terlahir cuma dengan satu ginjal. Kondisi ini dapat terjadi akibat gangguan evolusi ginjal selama masa janin dan dikenal sebagai unilateral renal agenesis jika salah satu ginjal sama sekali tidak terbentuk.

Sebagian orang dengan kondisi tersebut tidak menyadari bahwa mereka cuma memiliki satu ginjal, terutama jika ginjal yang ada dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

Meski demikian, pengecekan tidak bisa ditentukan cuma berdasarkan anggapan maupun satu keterangan yang belum ditinjau secara menyeluruh. Pemeriksaan pencitraan dan penilaian medis diperlukan untuk mengetahui kondisi ginjal serta fungsi organ tersebut.

Sebuah laporan kasus yang diterbitkan dalam jurnal Case Reports in Women's Health pada 2022 juga membahas komplikasi saluran kemih dan gangguan fungsi ginjal setelah operasi caesar pada seorang perempuan yang cuma memiliki satu ginjal. Kasus tersebut memberitahu bahwa komplikasi pada saluran kemih setelah persalinan melalui operasi caesar memang dapat terjadi, meskipun jarang.

Namun, laporan tersebut merupakan kasus medis yang berbeda dan tidak membuktikan bahwa hal serupa terjadi pada Barira. Hingga permasalahan ini mendapatkan kejelasan melalui pengecekan lanjutan, krusial untuk membedakan keterangan keluarga, pernyataan rumah sakit, dan kesimpulan medis yang telah terverifikasi.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads