Kisah Doa Rasulullah SAW Meminta Hujan Saat Madinah Dilanda Kekeringan

Intisari Islam oleh Waktu baca 2 menit 512x dilihat
Kisah Doa Rasulullah SAW Meminta Hujan Saat Madinah Dilanda Kekeringan

Bagikan Postingan

Umat Islam melaksanakan Sholat Istisqa di pelataran Masjid Raya Mujahidin, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (29/8/2026). Sholat sunah Istisqa tersebut digelar untuk memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan sehingga tandus panjang serta kebakaran rimba dan lahan di Kalimantan Barat segera berakhir.

Kincai Media,  Kisah mustajabnya doa Rasulullah SAW dalam memohon hujan terjadi ketika Madinah dilanda kekeringan. Saat sedang menyampaikan khutbah Jumat, seorang Arab Badui datang meminta Nabi Muhammad SAW bermohon agar Allah SWT menurunkan hujan.

Doa Rasulullah SAW pun dikabulkan. Hujan turun selama sepekan, sebelum Rasulullah SAW kembali bermohon agar hujan dialihkan ke daerah sekitar Madinah.

Orang Arab Badui itu datang lagi kepada Rasulullah SAW pada Jumat berikutnya. Orang Arab Badui itu meminta kepada Nabi Muhammad SAW agar memohon kepada Allah SWT agar menghentikan hujan lantaran mereka telah tenggelam. Rasulullah SAW pun tertawa.

Dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim, dari Anas meriwayatkan bahwa ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah SAW pada Jumat ketika Rasulullah SAW sedang khutbah di Madinah. Laki-laki itu berbicara kepada Rasulullah SAW, "Hujan tidak turun, mohonlah kepada Tuhanmu agar hujan diturunkan."

Nabi Muhammad SAW memandang ke langit. Kami tidak memandang ada awan. Lalu Rasulullah SAW memohon agar hujan diturunkan. Maka awan pun berkumpul, kemudian hujan pun turun hingga parit-parit kota Madinah mengalir air. Hingga Jumat berikutnya hujan tidak berhenti.

Artikel Lainnya Intisari Islam
↑
Close Right Ads
Close Left Ads