Oktober menjadi bulan yang identik dengan Breast Cancer Awareness Month, momen untuk menaikkan kesadaran tentang kanker payudara sekaligus pentingnya menjaga kesehatan. Salah satu hal yang bisa Anda perhatikan adalah pilihan makanan untuk penderita kanker payudara, terutama yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.
Menurut American Cancer Society, sekitar 30 persen pengecekan kanker payudara pada perempuan pascamenopause berhubungan dengan aspek corak hidup yang dapat diubah, termasuk pola makan dan kurangnya aktivitas fisik. Setelah diagnosis, menerapkan pola makan sehat juga dapat membantu mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Meski begitu, tidak ada satu jenis makanan yang bisa menyembuhkan kanker payudara. Jadi, daripada mencari makanan ajaib, lebih baik fokus pada pola makan yang beragam dan kaya nutrisi. Lantas, apa saja pilihannya? Yuk, kita simak daftarnya dilansir dari Breast Cancer Research Foundation!
Biji-Bijian Utuh dan Kacang-Kacangan

Biji-bijian dan Kacang-kacangan/Foto: Magnific
Serat menjadi salah satu nutrisi yang banyak diteliti dalam kaitannya dengan kanker payudara. Meta-analisis yang diterbitkan dalam jurnal Cancer menemukan bahwa perempuan dengan asupan serat tertinggi memiliki kemungkinan sekitar 8 persen lebih rendah mengalami kanker payudara.
Kamu bisa mendapatkan serat dari oatmeal, beras merah, roti gandum utuh, kacang merah, lentil, dan beragam jenis kacang-kacangan. Serat juga membantu memperlambat penyerapan karbohidrat sehingga kadar gula darah dan insulin lebih terkontrol.
Buah dan Sayuran Kaya Antioksidan

Buah dan Sayur dengan Antioksidan Tinggi/Foto: Magnific
Antioksidan membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Karena itu, cobalah membikin isi piring lebih berwarna dengan beragam jenis buah dan sayuran.
Misalnya, Anda bisa mendapatkan vitamin C dari jeruk, paprika, dan stroberi. Sementara itu, bayam, wortel, ubi jalar, dan mangga hamil karotenoid. Brokoli, oat, dan minyak oliva extra virgin juga hamil senyawa antioksidan seperti polifenol.
Sayuran Cruciferous

Sayuran Cruciferous/Foto: Magnific
Pernah dengar istilah sayuran cruciferous, Beauties? Kelompok ini mencakup brokoli, bunga kol, kale, dan kubis Brussel. Sayuran tersebut hamil glukosinolat yang dapat dipecah menjadi senyawa aktif seperti indol dan isotiosianat.
Senyawa tersebut telah memberitahu potensi aktivitas antikanker dalam beragam penelitian, termasuk yang berhubungan dengan perlindungan sel. Namun, bukan berarti mengonsumsi brokoli maupun sayuran lainnya bisa mengobati kanker payudara, ya.
Ikan yang Kaya Omega-3

Ikan dengan Kandungan Omega-3/Foto: Magnific
Kalau Anda gemar makan ikan, pilihan seperti salmon, sarden, makarel, dan tuna bisa masuk ke menu. Ikan tersebut hamil asam lemak omega-3 yang memiliki sifat antiinflamasi dan berpartisipasi dalam beragam fungsi tubuh.
Omega-3 juga menjadi bagiankecil dari membran sel dan dapat mempengaruhi beragam proses yang berhubungan dengan pertumbuhan serta fungsi sel. Supaya statis sehat, ikan bisa diolah dengan metode dipanggang, dikukus, maupun direbus daripada digoreng dengan banyak minyak.
Kebutuhan setiap pasien bisa berbeda, terutama selama menjalani kemoterapi, radioterapi, maupun terapi lainnya. Jadi, jika Anda maupun orang terdekat sedang menjalani pengobatan kanker payudara, konsultasikan pilihan makanan dengan tabib maupun ahli gizi agar sesuai dengan kondisi tubuh, ya, Beauties!
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(naq/naq)