Manfaat Shalawat Hajiyah; Terbebas dari Siksaaan Api NerakaKincai Media – Berikut ini penjelasan faedah shalawat hajiyah. Sebenarnya, Membaca shalawat Nabi Muhammad SAW termasuk perkara penting. Dalam membaca shalawat mempunyai banyak kebaikan. Di antara untung membaca shalawat Nabi adalah mendapatkan kasih sayang Allah. Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW merupakan tanda cinta dan penghormatan kepada beliau.
Di lain sisi, akan mendapatkan mendapatkan keberkahan. Seorang yang membaca shalawat kepada Nabi merupakan ibadah yang penuh keberkahan. Rasulullah SAW berfirman bahwa setiap kali seseorang membaca shalawat kepadanya, Allah bakal memberikan sepuluh pahala baginya.
Shalwat juga mempunyai faedah untuk menghapus dosa. Membaca shalawat kepada Nabi juga mempunyai keistimewaan dalam menghapus dosa. Rasulullah SAW berfirman bahwa setiap kali kita membaca shalawat, dosa-dosa kita bakal diampuni.
Yang tak kalah krusial membaca shalawat bakal mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW kelak di hari kiamat. Dengan membaca shalawat, kita menunjukkan penghormatan dan kecintaan kita kepada beliau, sehingga kita berkuasa mendapatkan syafaatnya di hari pembalasan.
Shalawat Hajiyah
Di antara shalawat yang bisa dibaca adalah shalawat Hajiyah. Shalawat ini disebutkan oleh Syaikh Yusuf bin Ismail al-Nabhani dalam kitabnya Jami’us Shalawat wa Majma’us Sa’adat, bahwa di antara keistimewaan shalawat ini adalah peralatan siapa bersedia membacanya sebanyak lima kali setiap hari, maka dia diibaratkan telah menebus dirinya dari api neraka.
Seyogianya pula shalawat ini dibaca ketika mau berangkat haji, agar hajinya dipermudah dalam perjalanannya. Berikut lafadz shalawat Hajiyah;
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ مَا اتَّصَلَتِ الْعُيُوْنُ بِالنَّظَرِ وَتَزَخْرَفَتِ اْلأَرْضُوْنَ بِالْـمَطَرِ وَحَجَّ حَآجٍ وَاعْتَمَرَ وَلَــبَّــى وَنَحَرَ وَطَافَ بِالْبَــيْتِ وَقَـــبَّـلَ الْحَجَرَ.
Allahumma shalli ‘ala sayyidina muhammadin mattasholatil ‘uyunu bin nadzari wa tazakhrofatil ardhuna bil mathori wa hajja hajjin wa’tamaro wa labba wa naharo wa thofa bil baiti wa qobbalal hajara.
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad Saw selagi mata tetap bisa memandang, bumi tetap pasang surut disebabkan oleh air hujan, dan orang-orang tetap melakukan haji, melakukan umrah, membaca talbiyah, berkurban, melakukan thawaf di baitullah serta mencium libas aswad.”
Demikian penjelasan mengenai faedah shalawat hajiyah agar terbebas dari siksa api neraka. Semoga beramanfaat. [Baca juga: Shalawat Manshub dari Habib Sholeh Tanggul]
English (US) ·
Indonesian (ID) ·