Jakarta -
Posisi spooning dalam hubungan intim disebut bisa memuaskan pasutri. Karena itu, tak ada salahnya mengetahui tips melakukannya agar seks lebih berkualitas.
Meski begitu, posisi spooning dalam berasosiasi seks bukan berfaedah tanpa risiko. Posisi spooning dikenal tidak hanya lantaran aspek fisiknya, tapi juga lantaran nuansa intim yang lebih hangat dan tenang.
Mengenal posisi spooning dalam hubungan seks
Posisi spooning dalam berasosiasi seks adalah hubungan seksual, yang terjadi dalam posisi berpelukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir laman Masterclass, ada beberapa ragam posisi ini. Tetapi biasanya, pasangan yang melakukan penetrasi berebahan di belakang pasangan yang menerima, memungkinkan pinggul pasangan yang menerima sejajar dengan panggul pasangan yang melakukan penetrasi (seperti posisi berpelukan saat berpelukan seperti sendok).
"Selain mudah dilakukan, berpelukan seperti sendok dapat meningkatkan emosi kedekatan dan keintiman antara kedua pasangan," tulis Emily Morse, pembimbing Masterclass.
Posisi spooning ini tidak melelahkan dan juga membikin satu sama lain tetap hangat. Beberapa penelitian menunjukkan berpelukan dalam posisi spooning dapat menyebabkan pelepasan oksitosin, ialah hormon emosi senang ke dalam tubuh.
Pelepasan hormon oksitosin ini dapat membikin pasutri merasa rileks, senang, serta dapat mengurangi stres. Selain itu juga dapat meredakan nyeri memperkuat sistem kekebalan tubuh, serta pertahanan tubuh terhadap kuman. Spooning juga dapat membantu menciptakan ikatan positif dengan orang-orang tercinta.
Posisi spooning ini menggambarkan jenis sentuhan fisik. Pasutri bisa saling berpelukan, di mana terdapat jenis pelukan yang lebih spesifik seperti dikutip dari laman Webmd.
Risiko melakukan posisi spooning dalam berasosiasi intim
Posisi spooning dalam berasosiasi seks dapat membikin pasutri lebih intim. Namun, posisi ini bukan berfaedah bebas dari risiko. Salah satu akibat yang dapat dialami pasutri adalah lengan yang jadi meninggal rasa.
Ini terjadi lantaran beban tubuh di lengan selama berjam-jam dapat membatasi aliran darah, yang akhirnya bisa menyebabkan meninggal rasa dan kesemutan yang tidak nyaman.
Pada posisi seks ini, pasutri memerlukan lebih banyak ruang untuk bernapas. Apalagi, tidak semua orang bisa tidur berdekatan. Ada yang memerlukan ruang untuk meregangkan tubuh, serta tidak suka rambutnya menutupi wajahnya.
Sebelum pasutri mencoba posisi seks ini tak ada salahnya berkomunikasi untuk mengetahui ketidaknyaman masing-masing. Jika Ayah alias Bunda merasa tidak nyaman, usahakan membicarakan secara perlahan. Sebagai gantinya, pasutri bisa bercumbu selama beberapa menit untuk menjaga keintiman.
Cara melakukan style spooning
Dalam melakukan posisi spooning, bisa dimulai dengan berpelukan. Ini langkah terbaik untuk terhubung secara fisik. Namun tidak semua pasutri merasa nyaman berpelukan dalam waktu yang lama.
Untuk mencoba posisi spooning dengan nyaman, pasutri dapat memperhatikan beberapa langkah sederhana ini yang dirangkum dari beragam sumber:
- Kedua pasangan berebahan menyamping ke arah yang sama.
- Pasangan di belakang merapatkan tubuh secara perlahan.
- Pastikan posisi pinggul dan punggung sejajar.
- Menggunakan tangan untuk memberikan pelukan alias sentuhan lembut.
- Melakukan komunikasi untuk menyesuaikan kenyamanan.
Kunci utama dari posisi ini bukan hanya teknik, tetapi sinkronisasi kenyamanan antara dua orang. Jika salah satu pihak menginginkan lebih banyak keintiman fisik, tetapi yang lainnya terlalu merasa panas, perihal tersebut bisa memicu pertengkaran. Untuk itu, buka ruang komunikasi yang baik dengan pasangan.
Tips dan trik melakukan posisi seks spooning
Berikut beberapa tips melakukan style spooning yang disampaikan Morse:
1. Lakukan secara perlahan
Posisi ini terasa berbeda tergantung pada perspektif pendekatan. Cobalah dengan beragam posisi, luangkan waktu untuk menemukan posisi spooning yang nyaman dan menyenangkan kedua belah pihak.
2. Bereksperimen dengan sudut
Posisi berpelukan berdampingan klasik menawarkan banyak sudut, tergantung pada pengaturan kaki pasangan.
Cobalah melilitkan kaki dengan kaki pasangan, alias minta sendok mini menekuk kakinya ke arah pasangan. Minta sendok mini sedikit menekuk kaki bagian atasnya dan mengangkatnya ke udara untuk stimulasi G-spot. Pelajari lebih lanjut tentang G-spot.
3. Memberikan umpan kembali kepada pasangan
Posisi ini menghilangkan kontak tatap muka, menjadikannya kesempatan bagus untuk memasukkan obrolan mesum alias memberi tahu pasangan apa yang terasa enak.
4. Jadilah petualang
Posisi ini mungkin terasa familiar, terutama jika pasutri dalam posisi berpelukan. Jangan ragu untuk sedikit berpetualang. Gabungkan beragam jenis mainan seks (seperti vibrator) untuk sensasi tambahan. Rangsang area menggiurkan pasangan (seperti puting susu) dengan tangan.
Demikian Bunda penjelasan mengenai posisi spooning dalam berasosiasi seks dari tips melakukan hingga risikonya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·