Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Senin, 07 Sep 2026 14:00 WIB
Miss Uganda Jadi Sorotan Pakai Gaun Terinspirasi Operasi Caesar/ Foto: instagram.com/missugandaofficial/dynamicweddingphotography
Inspirasi dalam membikin sebuah busana bisa diambil dari mana saja. Namun ada yang tidak biasa dari panggung Miss World 2026. Miss Uganda mengenakan pakaian yang terinspirasi dari proses melahirkan melalui operasi caesar.
Pada arena Vietnam Beauty Fashion Fest's 17th edition, "Soul of Heritage", hari Kamis (27/8/2026), para kontestan diminta mengenakan pakaian desainer. Miss Uganda Trivia Elle Muhoza mengenakan pakaian rancangan Keesha Abdallah, Beauties. Bagi desainer asal Uganda tersebut, pakaian yang dijuluki 'The Layers of Life' merupakan corak penghormatannya untuk para ibu.
Gaun ‘The Layers of Life’ oleh Keesha Abdallah

Miss Uganda mengenakan pakaian ‘The Layers of Life’ rancangan desainer Keesha Abdallah/ Foto: instagram.com/missugandaofficial/dynamicweddingphotography
Gaun couture bersiluet mermaid yang dikenakan Miss Uganda menjadikan layer dan nuansa warna sebagai pusat daya tariknya. Perpaduan warna ini merepresentasikan tujuh lapisan yang kudu ditembus master saat melakukan operasi caesar.
Mulai dari bagian garis leher V yang tersusun atas material tulle warna coral, peach, dan emas, kemudian perlahan berubah menjadi rona yang lebih gelap, merah, maroon, dan burgundy pada bagian rok.
Melalui akun Instagramnya, Abdallah menjelaskan ketujuh lapisan yang diinterpretasi melalui warna tersebut antara lain lapisan kulit, lemak, fascia, otot rectus, peritoneum, otot uterus, dan kantung ketuban. “Setiap warna dan lapisan dipilih untuk mewakili sebuah tahapan, tekstur, alias transisi dalam cerita tersebut — bukan untuk mewakili ras tertentu,” ujar sang desainer yang baru saja melahirkan anak pertamanya tersebut, dikutip dari People.
Gaun ini pun lebih dari sekadar menampilkan skill craftsmanship dan kemewahan mode, tapi juga sebagai gambaran kekuatan seorang ibu yang melalui masa persalinan. “And that is precisely why we called it ‘The Layers of Life.’ Because life itself does not belong to one race, one country, or one colour. Life has no colour. Life is universal,” pungkasnya.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(dmh/dmh)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.