Shalawat Shalawat Badriyah: Lafadz, Arti, dan KeutamaanKincai Media– Shalawat Badriyah berisi syair pujian kepada Nabi Muhammad. Di kembali bait-baitnya tersimpan doa, harapan, dan pelajaran tauhid yang begitu dalam. Salah satu bagian yang paling menyentuh terdapat pada bait penutupnya, ketika seorang hamba mengakui bahwa hatinya telah dipenuhi kesempitan, lampau memohon pertolongan Allah melalui keberkahan para Ahli Badar.
Lebih jauh, salah satu pesan utama dalam makna Shalawat Badriyah adalah keberanian mengakui keterbatasan diri. Kesempitan hati bukan tanda lemahnya iman, tetapi pengakuan bahwa manusia tidak bisa mengendalikan segala sesuatu.
Ketika semua karena terasa buntu, seorang mukmin tidak tenggelam dalam keputusasaan, melainkan mengangkat kedua tangannya seraya memohon pertolongan kepada Allah.
Shalawat Badriyah
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ. صَلَاةُ اللَّهِ سَلَامُ اللَّهِ عَلَى طٰهَ رَسُولِ اللَّهِ، صَلَاةُ اللَّهِ سَلَامُ اللَّهِ عَلَى يٰسٓ حَبِيبِ اللَّهِ. تَوَسَّلْنَا بِبِسْمِ اللَّهِ، وَبِالْهَادِي رَسُولِ اللَّهِ، وَكُلِّ مُجَاهِدٍ لِلَّهِ، بِأَهْلِ الْبَدْرِ يَا اللَّهُ. إِلٰهِي سَلِّمِ الْأُمَّةَ مِنَ الْآفَاتِ وَالنِّقْمَةِ، وَمِنْ هَمٍّ وَمِنْ غُمَّةٍ، بِأَهْلِ الْبَدْرِ يَا اللَّهُ. إِلٰهِي نَجِّنَا وَادْفَعْ جَمِيعَ الْآفَاتِ وَالْبَلْوَى، وَاصْرِفْ مَكَائِدَ الْأَعْدَا، بِأَهْلِ الْبَدْرِ يَا اللَّهُ.
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga shalawat dan salam Allah senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad, Rasulullah, serta kepada Nabi yang disebut dengan Yasin, kekasih Allah.
Kami bertawasul dengan menyebut nama Allah, melalui Nabi Muhammad sebagai pemberi petunjuk, dan melalui setiap pejuang yang berjuang di jalan Allah, khususnya para sahabat yang ikut dalam Perang Badar.
Ya Allah, dengan kemuliaan mereka, limpahkanlah keselamatan kepada umat ini dari beragam bencana, musibah, dan malapetaka. Hilangkanlah segala kesusahan dan kedukaan, serta selamatkanlah kami dari beragam mara ancaman dan cobaan, jauhkanlah tipu daya musuh-musuh kami, semuanya berkah kemuliaan para Ahli Badar.
إِلٰهِي ادْفَعِ الْبَلْوَى، وَنَفِّسْ كُلَّ ذِي كَرْبٍ، مِنَ الْعَاصِينَ وَالْعَطَبِ، وَكُلِّ بَلِيَّةٍ وَوَبَا، بِأَهْلِ الْبَدْرِ يَا اللَّهُ. فَكَمْ مِنْ رَحْمَةٍ حَصَلَتْ، وَكَمْ مِنْ ذِلَّةٍ فُصِلَتْ، وَكَمْ مِنْ نِعْمَةٍ وَصَلَتْ، بِأَهْلِ الْبَدْرِ يَا اللَّهُ. وَكَمْ أَغْنَيْتَ ذَا فَقْرٍ، وَكَمْ أَوْلَيْتَ ذَا فَضْلٍ، وَكَمْ عَافَيْتَ ذَا وِزْرٍ، بِأَهْلِ الْبَدْرِ يَا اللَّهُ. لَقَدْ ضَاقَتْ عَلَى الْقَلْبِ جَمِيعُ الْأَرْضِ بِالرُّحْبِ، وَلَمْ أَرَ غَيْرَ بَابِ اللَّهِ، بِأَهْلِ الْبَدْرِ يَا اللَّهُ.
Ya Allah, dengan kemuliaan para Ahli Badar, jauhkanlah segala bala, lapangkanlah hati setiap orang yang sedang dilanda kesulitan, selamatkanlah kami dari kemaksiatan, kebinasaan, segala bencana, dan pandemi penyakit. Betapa banyak rahmat yang telah Engkau limpahkan, sungguh banyak kehinaan yang telah Engkau angkat, dan sungguh banyak nikmat yang telah Engkau anugerahkan melalui keberkahan mereka.
Betapa banyak orang fakir yang Engkau cukupkan, sungguh banyak karunia yang Engkau berikan, dan sungguh banyak orang yang bergelimang dosa yang Engkau ampuni dan Engkau selamatkan.
Ketika bumi yang luas terasa sempit bagi hati kami, tiada tempat berlindung dan memohon pertolongan selain kepada-Mu. Maka, dengan kemuliaan para Ahli Badar, kabulkanlah doa-doa kami, wahai Allah.
لَقَدْ ضَاقَتْ عَلَى الْقَلْبِ جَمِيعُ الْأَرْضِ مَعَ الرَّحْبِ، فَأَنْجِنَا مِنَ الْبَلَا الصَّعْبِ بِأَهْلِ الْبَدْرِ يَا اللهُ. أَتَيْنَا طَالِبِي الرِّفْقِ وَرَاجِي الْخَيْرِ وَالسَّعْدِ، فَوَسِّعْ مِنْكَ أَيْدِينَا بِأَهْلِ الْبَدْرِ يَا اللهُ. إِلٰهِي اجْعَلْنَا عَلَى الطَّرِيقَةِ وَالطَّيِّبَةِ، أَيَا ذَا الْعِزِّ وَالْهَيْبَةِ، فَلَا تَرُدَّنَا بِالْخَيْبَةِ. فَإِنْ تَرُدَّ فَمَنْ يَأْتِي بِنَيْلِ الْمَطَالِبِ كُلِّهَا، وَدَفْعِ الْمُلِمَّاتِ عَنَّا بِأَهْلِ الْبَدْرِ يَا اللهُ.
Artinya; Sungguh, bumi yang luas ini terasa sempit bagi hati kami. Maka selamatkanlah kami dari beragam musibah yang berat dengan keberkahan mahir Badar, ya Allah. Kami datang sebagai orang-orang yang memohon kelembutan kasih sayang-Mu, mengharapkan segala kebaikan dan kebahagiaan.
Maka lapangkanlah tangan-tangan kami dengan karunia-Mu melalui keberkahan mahir Badar, ya Allah. Ya Tuhanku, tetapkanlah kami di atas jalan yang lurus dan kehidupan yang baik.
Wahai Dzat Yang Mahamulia lagi Mahaagung, janganlah Engkau kembalikan kami dengan kekecewaan. Sebab jika Engkau menolak kami, kepada siapakah lagi kami bakal memperoleh segala yang kami harapkan dan perlindungan dari segala kesulitan, selain kepada-Mu, dengan keberkahan mahir Badar, ya Allah.
إِلٰهِي أَنْتَ ذُو لُطْفٍ وَذُو فَضْلٍ وَذُو عَطْفٍ، فَكَمْ كُرْبَةٍ تُنْجِي بِأَهْلِ الْبَدْرِ يَا اللهُ. وَصَلِّ عَلَى النَّبِيِّ الْبَرِّ بِلَا عَدٍّ وَلَا حَصْرٍ، وَآلٍ سَادَةٍ غُرٍّ بِأَهْلِ الْبَدْرِ يَا اللهُ. صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى النَّبِيِّ خَيْرِ الْبَشَرِ، وَالْآلِ وَالصَّحْبِ وَالْبَدْرِيِّينَ، وَقِنَا مِنْ كُلِّ شَرٍّ. اللَّهُمَّ لَا تُؤَاخِذْنَا بِالْجَرِيرَةِ، وَأَصْلِحْ لَنَا الْعَلَانِيَةَ وَالسَّرِيرَةَ، وَاجْعَلْنَا مِمَّنْ يَدْعُو إِلَيْكَ عَلَى بَصِيرَةٍ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ، وَنُورِ عَرْشِهِ، وَمَظْهَرِ لُطْفِهِ، سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Artinya; Ya Tuhanku, Engkaulah Pemilik kelembutan, karunia, dan kasih sayang. Betapa banyak kesusahan yang Engkau lenyapkan dengan keberkahan mahir Badar, ya Allah. Limpahkanlah salawat kepada Nabi yang mulia tanpa pemisah dan tanpa hitungan, juga kepada family beliau yang mulia dan bercahaya, dengan keberkahan mahir Badar, ya Allah. Limpahkanlah salawat dan salam kepada Nabi, sebaik-baik manusia, kepada family beliau, para sahabat beliau, dan para pejuang Badar.
Lindungilah kami dari segala keburukan. Ya Allah, janganlah Engkau menghukum kami lantaran dosa-dosa kami. Perbaikilah keadaan lahir dan jiwa kami, dan jadikanlah kami termasuk orang-orang yang membujuk kepada jalan-Mu dengan penuh pengetahuan dan keyakinan.
Semoga Allah senantiasa melimpahkan salawat kepada sebaik-baik makhluk-Nya, sinar ‘Arasy-Nya, dan manifestasi kelembutan-Nya, junjungan kami Nabi Muhammad, beserta family dan seluruh sahabat beliau.* Amin
Untuk itu, Shalawat Badriyah mengajarkan bahwa kesempitan hidup bukanlah akhir dari perjalanan seorang mukmin. Ketika hati merasa bumi yang luas menjadi sempit, tetap ada satu pintu yang tidak pernah tertutup, ialah pintu doa.
Selama lisan tetap bisa bersalawat, hati tetap bertawakal, dan angan hanya disandarkan kepada Allah, selalu ada jalan yang bakal dibukakan-Nya. Mungkin bukan jalan yang kita rencanakan, tetapi jalan terbaik yang telah Allah siapkan. Inilah pesan kekal dari Shalawat Badriyah: di kembali setiap kesulitan, selalu ada pertolongan Allah bagi hamba yang tetap berharap, bersabar, dan tidak pernah berakhir berdoa
——–
English (US) ·
Indonesian (ID) ·