Sudah USG di Awal Kehamilan, Perlukah Periksa Lagi di Trimester Pertama? Ini Penjelasannya

Jun 29, 2026 08:10 AM - 1 bulan yang lalu 35959

Pemeriksaan USG (Ultrasound) dibutuhkan selama kehamilan untuk memandang kondisi janin. Bunda sudah dapat melakukan USG di trimester awal untuk memastikan adanya kehamilan.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), USG merupakan metode pemeriksaan menggunakan daya dalam corak gelombang suara. Selama pemeriksaan, perangkat berjulukan transduser bakal mengirimkan gelombang bunyi ke seluruh tubuh.

Gelombang bunyi lampau bergesekan dengan jaringan, cairan tubuh, dan tulang. Kemudian, gelombang bakal memantul kembali seperti gema, dan diubah menjadi gambar yang dapat dilihat di layar.


Pemeriksaan USG tergolong kondusif untuk ibu mengandung dan janinnya. Tapi, penggunaan perangkat ini tidak dianjurkan jika tanpa alasan.

Lantas, perlukan untuk menjalani USG ulang di trimester pertama jika Bunda sudah pernah melakukannya saat memastikan kehamilan?

USG di trimester pertama

Menurut master Dr. Ngo Trung Nam, pemeriksaan ulang USG dapat dilakukan di trimester pertama. Namun, perbedaan tindakannya terletak pada tujuan medis, Bunda.

Ngo Trung Nam mengatakan bahwa pemindaian awal utamanya bermaksud untuk mengonfirmasi kehamilan. Sementara USG lanjutan, ialah pemindaian morfologi di trimester pertama merupakan langkah krusial yang bisa dilakukan untuk mengetahui perincian kondisi janin.

Pada USG unik alias lanjutan, master mulai melakukan pemeriksaan sistematis terhadap perkembangan bentuk bayi dan mencari potensi akibat alias kelainan. Di tahap ini, banyak struktur krusial janin telah terbentuk dan cukup untuk dilihat secara detail.

Trimester awal menjelang trimester kedua juga merupakan 'masa keemasan' untuk mendeteksi tanda-tanda peringatan dini, sehingga perawatan dan rencana tindak lanjut yang tepat dapat diterapkan sejak awal, Bunda. Demikian seperti melansir dari laman FV Hospital.

Lantas, apa saja jenis pemeriksaan USG yang dapat dilakukan di trimester pertama?

Pemeriksaan USG: NT Scan

Pemeriksaan USG lanjutan dapat dilakukan di trimester awal. Pemeriksaan ini adalah nuchal translucency scan (NT Scan).

NT Scan merupakan metode skrining prenatal yang digunakan pada awal kehamilan, khususnya antara minggu ke-11 dan ke-13. Metode USG ini dapat mengukur ketebalan area di bagian belakang leher bayi yang belum lahir, yang dikenal sebagai lipatan nuchal.

NT Scan adalah prosedur non-invasif, artinya tidak menimbulkan akibat bentuk bagi ibu alias bayi. Pengukuran dilakukan menggunakan pencitraan USG dan tidak melibatkan suntikan alias prosedur pembedahan apa pun.

"Pemindaian nuchal translucency memandang dan mengukur cairan di belakang leher bayi dan di bawah kulitnya melalui USG," kata mahir endokrinologi reproduksi, Rachel Blair Danis, MD, dilansir The Bump.

"USG NT biasanya dilakukan antara minggu ke-11 dan ke-13, meski idealnya antara minggu ke-11 dan ke-12," sambungnya.

Melalui NT Scan, master dapat mendeteksi kemungkinan kelainan kromosom pada bayi, seperti sindrom Down. Meski bisa mendeteksi kelainan, tes diagnostik lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi hasil dari NT Scan.

Perlu diketahui, pemindaian NT Scan biasanya dilakukan secara transvaginal, tetapi juga dapat bisa dilakukan secara abdominal tergantung pada posisi janin dan postur tubuh ibu. Jika dilakukan secara abdominal, Bunda bisa merasakan gel dingin di perut dan sedikit tekanan saat master menggerakkan perangkat pemeriksa di atasnya.

Sedangkan jika dilakukan secara transvaginal, Bunda mungkin merasakan sedikit tekanan di area panggul saat perangkat dimasukkan. Menurut Danis, USG transvaginal semestinya tidak menyakitkan.

Siapa yang disarankan periksa NT Scan?

ACOG merekomendasikan agar semua skrining genetik prenatal, termasuk NT Scan, ditawarkan kepada semua ibu mengandung tanpa memandang usia dan akibat kelainan kromosom. Artinya, setiap ibu mengandung boleh melakukan USG ini.

"Selain itu, orang yang menjalani program bayi tabung dan melakukan pengetesan genetik pra-implantasi (PGT) juga kudu mempunyai akses ke skrining genetik dan pengetesan diagnostik," ungkap Danis.

Bila mau menjalani skrining ini, Bunda sebaiknya berkonsultasi dulu dengan master ya. Perlu dicatat, NT Scan, bukanlah diagnostik dan tidak dapat secara pasti memberi tahu bayi mempunyai kelainan kromosom alias kelainan genetik lainnya. Sebaliknya, skrining membantu memberikan perkiraan kesempatan bayi untuk mengembangkan salah satu kondisi ini, berasas informasi dan usia ibu.

Dikutip dari Cleveland Clnic, pemeriksaan NT Scan dapat mendeteksi sekitar 70 persen kasus sindrom Down. Banyak master menggabungkan hasil USG ini dengan pemeriksaan darah. Akurasinya diketahui dapat meningkat hingga sekitar 95 persen jika dikombinasikan dengan tes prenatal non-invasif (NIPT).

Demikian penjelasan tentang USG kehamilan di trimester pertama. Semoga info ini berfaedah ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Selengkapnya