Suhu Dingin Yang Sangat Menyiksa Di Neraka

Jan 13, 2026 07:49 PM - 5 bulan yang lalu 169582

Kincai Media , JAKARTA -- Neraka merupakan seburuk-buruknya tempat kembali bagi manusia. Tidak ada seorang pun yang mau menjadi penghuninya. Maka dari itu, umat Islam diajarkan agar selalu berupaya melakukan kebaikan saleh. Sebab, itulah perbuatan selama di bumi merupakan bekal untuk negeri alambaka kelak.

Ternyata, neraka tidak hanya berkarakter panas yang teramat sangat, melainkan juga dingin yang menyiksa. Dalam sebuah sabda riwayat Bukhari dan Muslim, Nabi Muhammad SAW bersabda,"Neraka mengadu kepada Rabbnya seraya berkata, 'Wahai Tuhanku, sebagianku (api) saling menyantap satu sama lain.'

Maka neraka diizinkan untuk berembus dua kali. Satu kali pada saat musim dingin, dan satu kali lagi pada musim panas. Maka hawa panas yang Anda rasakan merupakan hawa panas dari embusan api neraka dan hawa dingin yang Anda rasakan merupakan hawa dingin dari zamharir (hawa dingin) neraka."

Dalam Alquran surah Shaad ayat ke-57, Allah SWT menjelaskan tentang dua karakter ini yang terdapat di neraka.

هٰذَا ۙ فَلۡيَذُوۡقُوۡهُ حَمِيۡمٌ وَّغَسَّاقٌ

"Inilah (azab neraka), maka biarlah mereka merasakannya, (minuman mereka) air yang sangat panas dan air yang sangat dingin (ghassaaq)."

Jika diperhatikan, ayat itu dan dihubungkan dengan ayat-ayat yang sebelumnya seakan-akan merupakan imbangan perkataan Allah kepada mahir surga. Pada ayat yang lalu, disebutkan bahwa masyarakat surga diberikan buah-buahan yang baik dan minuman yang lezat rasanya. Sementara itu, pada ayat di ata diterangkan bahwa masyarakat neraka disuruh merasakan air yang sangat menyiksa.

Sebagian ustadz mengartikan ghassaaq itu sebagai 'air busuk yang dingin.' Selain itu, dia juga diartikan sebagai 'Nanah yang mengalir dari jasad masyarakat neraka dengan dingin yang sangat dan menyiksa.'

Dalam ayat lainnya, juga disebutkan tentang ghassaaq. "Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan ghassaaq, sebagai pambalasan yang setimpal" (QS an-Naba’: 24-26).

Menurut tafsiran Ibnu Abbas, ghassaaq yang menjadi minuman bagi masyarakat neraka berkarakter sangat dingin dan, lantaran itu, membinasakan mereka. Namun, sesudah tubuh mereka rusak, Allah SWT bakal mengembalikan bentuk mereka seperti awalnya, lampau mereka rasakan lagi siksaan-Nya. Demikianlah keadaan orang-orang yang berdosa itu.

Dari Abu Sa'id al-Khudri, dari Nabi Muhammad SAW bahwa beliau bersabda, "Seandainya satu timba dari minuman penunggu neraka ditumpahkan di dunia, maka semua penunggu bumi bakal berbau busuk" (HR al-Hakim).

Selengkapnya