Kincai Media, Jakarta - The Sounds Project, Selasa (11/8/2026), selaku penyelenggara pagelaran musik yang di dalamnya terdapat booth merek minuman beralkohol Newport meminta maaf mengenai kejadian tantangan mahfuz surat Ad-dhuha. The Sounds Project sendiri mengaku kecewa terhadap adanya kejadian ini.
Berikut pernyataan resmi The Sounds Project yang dikutip dari akun intagram resminya @thesoundsproject:
Pernyataan Resmi
Melalui pesan ini, kami mau menyampaikan sikap resmi mengenai beredarnya video dan unggahan mengenai kejadian di salah satu booth sponsor, ialah Newport, dalam penyelenggaraan kegiatan pada tanggal 9 Agustus 2026.
Kami memerlukan waktu untuk sampai pada pernyataan ini. Kejadian tersebut melibatkan banyak pihak dan kudu kami pastikan kebenarannya, agar langkah yang kami ambil dapat dipertanggungjawabkan.
Kami sebagai penyelenggara kegiatan turut merasa marah, kecewa, dan mengecam perilaku tersebut. Kami tidak pernah dan tidak bakal pernah membenarkan perilaku yang menjadikan kepercayaan sebagai bahan challenge alias promosi produk dalam corak apapun.
Kami tegaskan bahwa kejadian tersebut sepenuhnya di luar arahan, persetujuan, dan kendali kami sebagai penyelenggara acara.
Kami tidak pernah, dan tidak bakal pernah, menoleransi corak penistaan kepercayaan alias tindakan yang menyinggung SARA oleh pihak manapun yang beraktivitas di area kegiatan kami, termasuk sponsor dan mitra kerja sama.
Berikut langkah konkret yang kami lakukan:
1. Kami telah menegur pihak sponsor mengenai dna meminta mereka untuk menyelesaikan kasus ini hingga tuntas.
2. Kami melakukan pengawalan ketat agar pihak sponsor segera mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat langsung pada kejadian tersebut untuk dapat dipertanggungjawabkan secara penuh.
3. Kami melakukan pertimbangan internal untuk memastikan kejadian serupa tidak bakal terjadi lagi dalam penyelenggaraan kegiatan selanjutnya.
Rasa hormat terhadap kepercayaan dan kepercayaan seluruh audiens adalah nilai yang kami pegang teguh sebagai penyelenggara dan tidak ada toleransi untuk pelanggaran terhadap nilai tersebut.
Salam
The Sounds Project
Sebelumnya diberitakan, seorang visitor pagelaran musik membagikan pengalamannya di media sosial saat memandang sebuah booth minuman yang mengadakan challenge mahfuz surah Ad-Duha dengan bingkisan sebotol minuman.
Rekaman video itu pun viral di media sosial dan menuai banyak kritik. Penggunaan ayat suci Alquran dinilai tidak etis untuk dijadikan perangkat promosi seperti itu.
Pengguna dengan nama akun @jarrkojarr tersebut menceritakan pengalamannya saat sedang berada di event The Sound Project.
"Lagi selingan nunggu Hindia manggung, booth sebelah bikin challange “siapa yang hafal surah Ad-Duha dapet satu botol”. Kalian becanda? Menurut gua kalian ga punya etika dan adab, lo jualan minuman tapi Al Qur’an lo jadiin challenge, dan dikasih 1 botol lagi. Sakit," katanya.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·