Viral Beeru Stevia Dituding Pakai Pemanis Buatan, Kemenkes: Cermat Pilih Produk Zero Sugar

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 2 menit 133x dilihat
Viral Beeru Stevia Dituding Pakai Pemanis Buatan, Kemenkes: Cermat Pilih Produk Zero Sugar

Bagikan Postingan

Jakarta -

Produk alternatif gula dengan label 'zero sugar' kini semakin diminati masyarakat, terutama bagi mereka yang mau mengurangi konsumsi gula harian. Namun, belakangan ini muncul sorotan terhadap produk Beeru Stevia yang dituding hamil pemanis buatan, Bunda.

Influencer Dokter Detektif (Doktif) baru-baru ini mengungkap hasil uji laboratorium dari produk Beeru Stevia. Hasilnya memberitahu adanya kandungan pemanis buatan sukralosa dan neotam. Padahal, keterangan produk mengungkapkan bahwa Beeru mengandung stevia murni.

Dalam hasil pengetesan Doktif, Beeru Stevia disebut hamil karbohidrat 47,21 persen dan daya total 188,84 kilokalori per 100 gram sampel. Hasil uji juga memberitahu adanya sukralosa sebesar 101.297,89 mg/L dan neotam sebesar 5.280,99 mg/L.


Unggahan dari Doktif ini menjadi viral di media sosial karena produk Beeru Stevia disebut tidak mencantumkan adanya kedua pemanis buatan di labelnya. Beberapa konsumen juga mulai membagikan testimoni mereka setelah menggunakan produk ini di media sosial.

Setelah temuan tersebut viral, Beeru Indonesia mengumumkan penghentian sementara penjualan produk Beeru Stevia. Manajemen juga mengatakan sedang berbuat verifikasi dan berkoordinasi dengan mitra manufaktur.

BPOM hingga Kemenkes buka suara

Temuan pemanis buatan di produk Beeru Stevia yang dibagikan Doktif belum menjadi kesimpulan resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Lembaga negara yang bekerja mengamati peredaran obat-obatan dan makanan di Indonesia ini statis berbuat penelusuran, pengambilan sampel, dan pengujian.

Sementara itu, pihak Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI) sudah buka bunyi mengenai viralnya temuan Doktif ini, Bunda. Kemenkes memberikan imbauan bagi penduduk untuk lebih cermat dalam memilih produk 'zero sugar'. Seperti apa isi imbauan ini?

TERUSKAN MEMBACA DI SINI.

(ank/rap)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads