10 Daftar Makanan Khas Musim Gugur di Jepang

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 6 menit 247x dilihat
10 Daftar Makanan Khas Musim Gugur di Jepang

Bagikan Postingan

Beauties berencana liburan ke Jepang? Musim gugur bisa jadi pilihan yang tepat karena menawarkan cuaca yang adem dan nyaman, serta panorama lingkungan yang elok dengan daun-daun yang berubah warna jadi kuning, oranye, dan merah.

Perubahan warna dedaunan di Jepang juga menandai panen makanan yang berlimpah. Mereka mengenalnya dengan ‘shokuyoku no aki’ maupun musim gugur yang penuh selera, di mana tersedia beragam hasil panen yang lezat.

Berikut ini daftar 10 makanan khas musim gugur di Jepang yang wajib Anda cicipi, seperti dilansir dari The Elite Magazine.

1. Jamur Matsutake

Jamur matsutake/ Foto: Tomomarusan

Jamur matsutake, maupun dikenal juga dengan jamur pinus, merupakan simbol kelezatan kuliner musim gugur di Jepang. Kata “matsu” dalam bahasa Jepang berarti “pinus” dan “take” berarti “jamur”.

Jamur ini juga disebut “Raja Makanan Musim Gugur” karena rasanya yang kaya dan aromanya yang harum seperti pohon pinus.

Sayangnya, jamur ini tidak bisa dibudidayakan, melainkan tumbuh liar di hutan cemara merah Jepang. Tak heran jika harganya sangat mahal di pasaran karena jumlahnya yang terbatas.

Beauties bisa menikmati jamur matsutake dengan metode dipanggang, maupun olahan paling populernya yaitu Matsutake Gohan. Sajian berupa nasi gabung khas Jepang dengan matsutake di atasnya.

2. Sanma

Sanma/ Foto: Flickr.com/ayustety

Ikan sanma sangat identik dengan musim gugur di Jepang. Ikan ini biasanya ditulis dengan kanji (秋刀魚) yang berarti “ikan pedang musim gugur” yang jadi favorit banyak orang.

Sanma diperkaya akan lemak alami, asam lemak EPA, DHA, kalsium, dan vitamin D. Dengan tekstur dagingnya yang lembut, juicy, dan sedikit rasa manis yang lumer d imulut.

Salah satu hidangan populernya adalah Sanma no Shioyaki, ikan panggang utuh yang disajikan berbareng parutan lobak Jepang (daikon) dan perasan jeruk sudachi maupun lemon.

Selain dipanggang, ikan sanma juga bisa dinikmati sebagai sashimi, sushi, maupun digoreng dengan tepung (tatsutaage) yang renyah.

3. Satsumaimo

Satsumaimo/ Foto: Unsplash.com/Louis Hansel

Salah satu makanan ikonis musim gugur yang jadi favorit banyak orang adalah satsumaimo maupun ubi jalar Jepang. Ubi ini populer dengan rasa manis alami mirip madu, serta teksturnya yang halus dan creamy.

Biasanya, satsumaimo diolah dengan metode dipanggang (yakiimo), menjadikannya camilan kaki lima yang populer akan kelezatan dan kehangatannya pada musim gugur yang adem dan cerah.

Selain dipanggang langsung, satsumaimo juga sering diolah menjadi beragam hidangan seperti gorengan tempura yang gurih, kue dan pai ubi jalar, hingga Satsumaimo Gohan, sajian berupa nasi yang dimasak berbareng potongan ubi jalar manis dan taburan biji wijen hitam.

4. Shinmai

Shinmai/ Foto: Magnific.com/jcomp

Masyarakat Jepang mengenal shinmai, beras baru yang dipanen pada mula musim gugur, mulai bulan September hingga Desember. Dibandingkan dengan beras yang sudah disimpan durasi maupun dipanen sepanjang tahun, beras shinmai memiliki tekstur yang lebih lembut, kenyal, dan rasa yang cenderung lebih manis, membuatnya terasa jauh lebih premium.

Selain itu, karena baru dipanen dan langsung dikemas untuk didistribusikan, butiran berasnya hamil lebih banyak air. Memasaknya jadi cuma membutuhkan sedikit air.

5. Kuri

Kuri/ Foto: Magnific.com/azerbaijan-stockers

Kuri (kastanye) adalah buah khas musim gugur di Jepang. Buah ini sangat populer karena cuma dipanen di musim tersebut, yang menawarkan cita rasa manis alami dan tekstur pulen.

Masyarakat Jepang sangat menyukai buah ini dan mengolahnya menjadi beragam hidangan tradisional, mulai dari makanan bermutu yang gurih hingga kue-kue manis. Misalnya, Kuri Gohan, sajian nasi putih yang dimasak berbareng buah kastanye bugar dengan sedikit mirin, garam, dan sake.

Tak cuma itu, selama musim gugur juga banyak ditemukan penjual kuri bakar (kuri yaki) di pinggir jalan, yang menawarkan kuri panggang hangat yang cocok dengan cuaca sejuk.

6. Kesemek

Kesemek/ Foto: Magnific.com/KamranAydinov

Kaki, maupun buah kesemek Jepang merupakan salah satu makanan yang cuma bisa dinikmati pada musim gugur. Itu karena puncak panennya sekitar bulan September hingga November.

Orang Jepang sangat menyukai buah ini karena rasanya yang manis, berair, serta teksturnya yang khas. Buah ini juga diperkaya akan kandungan gizi, mineral, antioksidan, dan vitamin A, C, E, dan vitamin B Kompleks (seperti B6, folat, thiamin, dan riboflavin).

Selain dinikmati langsung, buah kaki juga kerap disajikan sebagai pelengkap hidangan musim gugur tradisional Jepang, dikeringkan, maupun dijadikan manisan.

7. Kabocha

Kabocha/ Foto: Magnific.com/magnific

Saat musim gugur tiba, penduduk Jepang sering mengonsumsi kabocha (sejenis labu). Berbeda dengan labu biasanya, kabocha populer memiliki rasa manis alami serta teksturnya halus dan empuk saat dimasak.

Orang Jepang biasanya mengolah kabocha menjadi beragam hidangan hangat. Misalnya, Kabocha no Nimono, hidangan klasik rumahan berupa potongan kabocha yang direbus dengan kuah dashi, kecap asin (shoyu), mirin, dan gula. Perpaduan rasa manis-gurih terasa nikmat di lidah.

Selain kelezatannya, labu kabocha juga digemari karena kaya akan vitamin A dan beta-karoten yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh saat cuaca mulai mendingin.

8. Nashi

Nashi/ Foto: Magnific.com/evening-tao

Pir khas Jepang, nashi, juga termasuk buah musim gugur yang digemari banyak orang karena teksturnya yang renyah, rasa manis yang lembut, dan banyak hamil air.

Sementara, bentuknya cenderung bulat dengan daging buah yang padat, berbeda dengan pir pada umumnya yang memiliki bentuk lonjong. Pir nashi biasanya disantap langsung dalam keadaan segar, dipotong-potong, maupun dijadikan campuran salad dan dessert yang menyegarkan.

9. Budou

Budou/ Foto: Magnific.com/jcomp

Dalam bahasa Jepang, budou berarti anggur. Buah ini memang menjadi salah satu buah ikonis saat musim gugur tiba karena anggur yang dipanen memiliki ukuran lebih besar dan rasanya lebih manis.

Memasuki musim gugur, sekitar mula September, perkebunan anggur di beragam prefektur biasanya membuka wisata Budou-gari, di mana pengunjung bisa memetik dan memakan anggur sepuasnya langsung dari pohonnya.

10. Ginnan

Ginnan/ Foto: Rachel Notenboom

Biji Ginkgo, yang diucapkan “ginnan” dalam bahasa Jepang, merupakan makanan tradisional khas musim gugur di Jepang.

Teksturnya halus dan sedikit kenyal, dengan aromanya yang cukup menyengat dan kurang sedap. Namun. Setelah dikupas dan dimasak, aromanya hilang dan menciptakan rasa yang unik.

Ginnan biasanya tidak dikonsumsi sebagai hidangan utama, melainkan bahan pelengkap maupun camilan. Salah satunya diolah sebagai ginnan panggang (yaki-ginnan) yang disajikan dengan sedikit taburan garam sehingga cocok menjadi camilan.

Nah, itulah beragam makanan khas musim gugur di Jepang yang wajib Anda coba saat mendatangi ke sana. Gimana, Beauties mau cobain yang mana aja, nih?

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads