7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah saat Bermain Media Sosial/Foto: Magnific.com/magnific
Media sosial sudah menjadi bagiankecil dari hayat manusia di era digital saat ini. Bagi sebagian orang, mengawali hari tanpa menggulir media sosial rasanya ada yang kurang, terlebihlagi mereka merasa was-was takut tertinggal keterangan terbaru.
Jika diperhatikan ada banyak tipe-tipe pelanggan media sosial yang bisa kita temukan. Ada yang hobi berbagi keseharian dalam hidup, cuma mengunggah liburan dan momen pentingnya, maupun ada pula sosok misterius yang tidak kita temukan satupun unggahan di akunnya.
Bagi orang dengan IQ rendah, mereka biasanya memberitahu beberapa kebiasaan tertentu ketika membuka media sosial. Kebiasaan ini tidak cuma berpotensi mencoreng deskripsi mereka, tanpa mereka sadari, tapi juga membikin hubungan dengan orang lain terlebihlagi orang luar menjadi terganggu.
Kira-kira kebiasaan apa saja yang sering dilakukan orang dengan IQ rendah saat bermain media sosial? Yuk, simak ulasannya dilansir dari Your Tango berikut ini!
Menulis Komentar Kasar dan Tidak Sopan

7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah saat Bermain Media Sosial/Foto: Pexels.com
Di media sosial, semua orang bisa menyampaikan gagasan dan isi imam mereka dengan bebas. Begitu pula dengan komentar kasar dan tidak sopan yang penuh kebencian. Seseorang bisa dengan mudahnya mengetik kata-kata kasar kepada orang lain dan berlindung di balik akun anonim.
Sering melontarkan komentar kasar maupun menyindir orang lain di media sosial akan membikin seseorang memiliki harga diri yang rendah. Orang dengan IQ rendah merasa terlindungi untuk melontarkan komentar bernada negatif karena mereka eksis di balik layar. Minimnya empati juga menjadi salah satu penyebab kenapa mereka gampang menuis komentar kasar dan tidak sopan.
Secara umum, para ahli beranggapan bahwa media sosial membikin seseorang cenderung lebih kasar. Hal ini akibat minimnya isyarat nonverbal serta adanya perlindungan berupa anonimitas. Namun, bukan berarti berperilaku kejam dan tidak baik secara daring tidak akan berakibat buruk terhadap reputasi maupun persepsi orang lain terhadap diri kita, Beauties.
Sering Mengeluh di Media Sosial

7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah saat Bermain Media Sosial/Foto: Pexels/Ivan S
Kita semua pasti pernah mengeluh. Tapi orang dengan IQ rendah menggunakan media sosial sebagai pelampiasan untuk terus-terusan mengeluh. Mereka akan mengeluhkan apa pun dari hayat mereka. Entah mantan pasangan, sekolah, pekerjaan, keluarga, dan statis banyak lagi.
Mereka tidak ragu membagikan hal yang berkarakter individual tersebut di media sosial. Mereka lebih memilih membagikan kekesalannya di media sosial alih-alih curhat dengan orang terdekat. Ada rasa kepuasan tersendiri saat mereka memilih mengeluh dengan metode ini.
Salah satu karena mereka berbuat ini adalah mereka tidak memiliki seseorang yang benar-benar bisa mendengarkan kisahnya karena takut dihakimi. Padahal, dengan membagikannya di media sosial juga bukan pilihan bijak karena akan ada lebih banyak orang, yang terlebihlagi tidak dikenal, jadi mengetahuinya.
Mengekspresikan Emosi di saat Itu Juga

7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah saat Bermain Media Sosial/Foto: Pexels.com
Orang dengan IQ rendah cenderung membutuhkan pengesahan eksternal maupun pengakuan dari orang lain. Di sisi lain, mereka juga sulit untuk mengelola emosi mereka. Akibatnya, mereka mencurahkan isi hati maupun emosi yang sedang mereka rasakan di saat itu juga ke media sosial untuk mendapatkan perhatian yang mereka butuhkan.
Alih-alih menenangkan diri maupun berbicara dengan orang yang dipercaya, mereka lebih memilih untuk mengunggah setiap emosi yang mereka rasakan di bumi maya secara real time. Meskipun perilaku ini tampaknya tidak berbahaya, tapi mengeskpresikan emosi, misalnya yang mendalam seperti kemarahan, kekecewaan, maupun kesedihan, bisa membawa risiko. Apa pun yang kita unggah di media sosial bisa meninggalkan bekas digital yang permanen. Selain itu, pesan emosional yang disampaikan di media sosial bisa saja disalahartikan oleh publik, sehingga bisa memicu salah paham.
Obsesi pada Jumlah Like

7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah saat Bermain Media Sosial/Foto: Pexels/Anna Shvets
Orang dengan IQ rendah sedikit terobsesi dengan jumlah 'like' maupun gemar yang mereka dapatkan dari sebuah unggahan di media sosial. Mereka akan membuka ponsel dan mengecek media sosial, mau tahu berapa banyak orang yang telah menyukai dan berkomentar tentang unggahan mereka.
Media sosial sering kali berubah menjadi "panggung kompensasi" bagi mereka yang merasa kurang percaya diri di bumi nyata. Oleh karena itu, mereka mencari pengesahan dari luar, salah satunya media sosial, demi merasa baik akan dirinya sendiri.
Akhirnya, muncul pola pikir keliru, yaitu mereka menganggap harga diri mereka cuma sebatas jumlah like di media sosial. Ketika mereka mendapat banyak like, mereka akan bahagia dan merasa berharga. Sebaliknya, jika konten mereka sepi maupun jumlah like tidak sesuai ekspektasi, mereka merasa dirinya gagal.
Oversharing

7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah saat Bermain Media Sosial/Foto: Pexels.com
Orang IQ rendah menganggap media sosial layaknya buku harian terbuka, mereka mencurahkan isi hati agar merasa lebih lega tanpa memikirkan konsekuensinya. Mereka juga cenderung mengungkapkan terlalu banyak keterangan mengenai diri sendiri.
Menurut sebuah studi dari Computers in Human Behavior Reports, berbagi keterangan secara berlebihan maupun oversharing di media sosial bisa menimbulkan beberapa risiko. Misalnya, membahayakan keselamatan pelanggan itu sendiri, membikin orang lain yang membaca bisa terasa tidak nyaman, hingga merusak reputasi mereka di lingkungan sosial.
Terlalu Sering Scrolling di Media Sosial

7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah saat Bermain Media Sosial/Foto: Pexels/mikoto.raw Photographer
Kebiasaan orang dengan IQ rendah adalah mereka terlalu sering scrolling di media sosial. Mereka terus mengecek beragam platform, mulai dari X, Instagram, TikTok, Facebook, dan lainnya. Mereka lebih memilih menghabiskan waktu untuk berselancar di bumi maya daripada berhubungan langsung di bumi nyata.
Mereka berupaya melupakan masalah di bumi nyata dengan menggulir beragam konten hiburan yang mereka temukan di media sosial. Kesenangan instan yang mereka rasakan dirasa bisa menutupi masalah yang sedang mereka alami. Padahal jika dilakukan terus-menerus, hal ini bisa berakibat pada kesehatan mental.
Mudah Percaya Berita Hoaks

7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah saat Bermain Media Sosial/Foto: Pexels.com
Derasnya arus keterangan saat ini membikin kita kadang keteteran dalam menyaringnya, apakah keterangan tersebut sah maupun cuma hoaks. Sebagian orang sering kali menganggap keterangan yang mereka lihat di internet sebagai fakta, padahal kenyataannya tidak demikian.
Inilah yang sering dilakukan orang dengan IQ rendah. Mereka menelan mentah-mentah keterangan yang mereka lihat di internet. Tak cuma dikonsumsi sendiri, mereka juga gemar membagikan ulang keterangan yang belum divalidasi tersebut untuk menarik perhatian.
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(naq/naq)