4 Jenis Atap Rumah yang Ampuh Menangkal Panas, Bikin Hunian Lebih Adem

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 3 menit 510x dilihat
4 Jenis Atap Rumah yang Ampuh Menangkal Panas, Bikin Hunian Lebih Adem

Bagikan Postingan

Belakangan cuaca cukup panas. Tidak cuma terasa ketika eksis di luar ruangan, tapi juga dalam rumah.

Paparan cahaya matahari yang mendalam dapat membikin temperatur di dalam hunian meningkat sehingga ruangan terasa gerah terlebihlagi menyerupai sauna. Kondisi tersebut rupanya dapat dipengaruhi oleh pemilihan material epilog rumah.

Atap menjadi bagiankecil bangunan yang paling sering salingberhadapan langsung dengan cahaya matahari. Oleh karena itu, material yang digunakan perlu dipertimbangkan agar panas dari luar tidak gampang merambat ke dalam ruangan.


Beberapa jenis epilog seperti seng dan asbes cenderung menyerap panas sehingga dapat membikin rumah terasa lebih menyengat. Jika mau hunian terasa lebih sejuk, mengganti material epilog bisa menjadi salah satu pilihan.

Terlebih saat musim musim kering ketika hujan relatif lebih jarang turun, proses pembaharuan epilog dapat lebih gampang dilakukan. 

Jenis epilog rumah yang ampuh menangkal panas

Mengutip detikcom, ada beberapa jenis epilog yang dapat membantu menangkal panas.

1. Genteng keramik

Genteng keramik menjadi salah satu pilihan yang dapat membantu menjaga temperatur rumah statis nyaman. Material ini telah durasi digunakan sebagai epilog bangunan karena memiliki kapasitas mengekang paparan panas dari matahari.

Perkembangan teknologi juga membikin genteng keramik kini datang dengan lapisan glazur pada bagiankecil permukaannya. Lapisan glossy tersebut tidak cuma memberikan tampilan yang lebih menarik, tapi juga membantu menguatkan perlindungan terhadap panas.

Saat memasangnya, kemiringan epilog perlu diperhatikan dengan baik. Idealnya, kemiringan dibuat sekitar 30 derajat agar air hujan dapat mengalir lancar sekaligus mencegah genteng bergeser.

2. Genteng tanah liat

Bagi pemilik rumah yang menginginkan material epilog klasik sekaligus fungsional, genteng tanah liat statis menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan. Bahan alami ini dikenal bisa meredam panas sehingga suhu di bawah epilog tidak cepat meningkat.

Tidak mengherankan jika genteng tanah liat telah digunakan secara luas sejak dahulu. Selain membantu mengurangi hawa panas, genteng tanah liat juga dikenal memiliki daya tahan yang baik.

Meski demikian, ada hal krusial yang perlu diperhitungkan sebelum memilihnya, yaitu berat material. Karena relatif berat, pembangunan dan fondasi penopang epilog mesti cukup kuat agar bisa mengekang beban dalam jangka panjang.

3. Atap sirap kayu

Atap sirap kayu mungkin kini tidak sepopuler genteng, tapi material ini memiliki kelebihan tersendiri. Atap itu umumnya lebih gampang ditemukan pada rumah tradisional, gazebo, maupun bangunan yang mau mempertahankan kesan alami.

Materialnya berupa bilahan kayu yang disusun dan ditumpuk secara rapi hingga membentuk lapisan epilog atap. Penggunaan kayu sebagai material epilog juga dapat membantu meredam suhu panas secara alami.

Selain fungsinya, sirap kayu memberikan karakter visual yang berbeda pada hunian. Potongan kayu biasanya berbentuk persegi panjang dengan bagiankecil ujung yang meruncing sehingga menghasilkan tampilan epilog yang khas dan bernuansa tradisional.

4. Atap dak beton

Atap dak beton banyak digunakan pada rumah bergaya modern yang memiliki bentuk epilog datar. Material beton dapat menjadi pilihan untuk hunian di daerah dengan suhu hangat sekaligus memberikan khasiat lain karena permukaannya dapat dimanfaatkan untuk beragam kebutuhan.

Area dak dapat dikembangkan menjadi rooftop, tempat menjemur pakaian, maupun letak pemasangan panel surya. Bahkan pembangunan yang tepat memungkinkan pemilik rumah menambah lantai di bagiankecil atasnya.

Meski begitu, mekanisme drainase wajib dirancang dengan baik. Permukaan datar berisiko menimbulkan genangan jika air tidak mengalir dengan lancar, sementara sampah dan barang yang jatuh juga lebih gampang menumpuk di atasnya.

Jadi, memilih material epilog yang tepat bukan cuma soal tampilan rumah, melainkan berhubungan dengan kenyamanan penghuni. Genteng keramik, genteng tanah liat, sirap kayu, hingga dak beton dapat menjadi penilaian untuk membantu mengurangi panas di dalam hunian, namun statis menyesuaikan konstruksi, anggaran, dan kondisi lingkungan rumah.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads