5 Fakta The Assassin(s), Film Terbaru Lee Min Ho yang Jadi Sorotan

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 5 menit 516x dilihat
5 Fakta The Assassin(s), Film Terbaru Lee Min Ho yang Jadi Sorotan

Bagikan Postingan

Sejak dirilis pada 23 September 2026, sinema terbaru Lee Min Ho berjudul The Assassin(s) telah menghadapi kontroversi atas dakwaan distorsi sejarah seputar elemen-elemen tertentu dari cerita tersebut. Seperti diketahui The Assassin(s) dirilis pada Chuseok, momen cuti di Korea Selatan.

Selain Lee Min Ho, The Assassin(s) dibintangi pemeran papan atas seperti Yoo Hai Jin dan Park Hae Il. Film ini menyajikan sinema bergenre drama misteri yang diangkat dari kisah nyata. 

5 Fakta sinema terbaru The Assassin(s)

Dilansir dari beragam sumber, inilah fakta-fakta sinema terbaru The Assassin(s).


1. Film The Assassin(s) tembus 1,3 juta penonton, jadi juara box office saat cuti panjang Korea

Film The Assassin(s) tayang perdana pada 23 September 2026 dan berhasil menempati posisi teratas selama cuti panjang di Korea Selatan. Dikutip halaman The Korea Times, The Assassin(s) sempat menduduki peringkat pertama selama empat hari berturut-turut sejak rilis 23 September. Film ini berhasil menggaet 432.341 pemirsa pada Sabtu, 26 September sehingga telah mencapai lebih dari 1,3 juta pemirsa secara keseluruhan.

Tidak cuma pada tanggal tersebut, The Assassin(s) juga menduduki puncak penjualan tiket selama delapan hari berturut-turut hingga Minggu pagi. Rentetan penjualan itu telah dilakukan jauh sebelum pemutaran perdana di bioskop.

Keberhasilan ini belum pernah dialami oleh sinema yang tayang pada momen serupa, termasuk sekuel film Tazza: The Song of Beelzebub. Meskipun dibuka pada hari yang sama, sinema Tazza menarik 663.140 pemirsa hingga Sabtu dan menempati posisi kedua.

2. Diangkat dari tragedi tahun 1974, Lee Min Ho perankan reporter baru

Film The Assassin diangkat dari tragedi percobaan pembunuhan yang menyasar Ibu Negara Yuk Young So pada tahun 1974. Dalam film The Assassin(s), diceritakan insiden kematian Ibu Negara Yuk Young So yang ditembak dan dibunuh oleh Mun Se Gwang, seorang penduduk Korea di Jepang.

Tragedi ini terjadi saat Presiden Park Chung Hui memberikan ceramah ucapan selamat pada upacara Hari Pembebasan ke-29 yang diadakan di Teater Nasional Korea di Jangchung-dong, Jung-gu, Seoul pada 15 Agustus, 1974. 

Film The Assassin(s) menampilkan Park Jeong Min sebagai tersangka yang dituduh menembak ibu negara. Kemudian ada Jung Woo-sung yang berpartisipasi sebagai ketua konglomerat besar sekaligus kakak reporter Han Yeong Il. Sementara Lee Min Ho berpartisipasi sebagai seorang reporter pemula disebut Han Yeong Il.

3. Mengungkap kenyataan kesaksian dan anotasi pelaku, Mun Se-gwang

The Assassin terinspirasi dari insiden berhistoris yang terjadi pada tahun 1974. Karena berdasarkan kisah nyata, tidak sedikit publik yang berupaya mencocokkan plot cerita The Assassin(s) dengan insiden aslinya.

Film The Assassin(s) membahas misteri yang terjadi pada insiden penembakan Ibu Negara Yuk Young-so. Berdasarkan kesaksian dan catatan, Mun Se Gwang menembakkan empat tembakan, tetapi lebih banyak tembakan terdengar di tempat kejadian.

Dikutip dari halaman Chosun, pada saat tragedi terjadi, Mun Se-gwang duduk di sisi kiri auditorium lantai satu di Teater Nasional. Ia secara tidak sengaja menarik pelatuk dan  mengalami luka menusuk di paha kirinya, ini merupakan tembakan pertama.

Tembakan kedua dilepaskan ke Presiden Park Chung-hee saat Mun berlari maju ke arah podium. Sementara tembakan ketiga gagal. 

Menurut penyelidikan, tembakan keempat dilepaskan dari rentang 18,2 meter mengenai Ibu Negara Yuk Young-so. Saat itu, ia duduk di sisi kanan podium. 

Kemudian, tembakan kelima mengenai bendera nasional di belakang podium. Dalam insiden ini, seorang murid SMA disebut Jang Bong-hwa terkena peluru nyasar dari tembakan pengawal pada hari itu. 

Ada perdebatan tentang tembakan yang dilayangkan Mun Se-gwang pada hari itu. Ada klaim bahwa terjadi enam hingga tujuh tembakan yang tercatat, alih-alih empat tembakan.

Namun, gaung di teater dalam ruangan tahun 1970-an, bunyi dari bangku logam, dan bunyi mikrofon kemungkinan membikin audio menjadi terdistorsi. Tembakan sebenarnya dinilai berjumlah lima tembakan, termasuk yang mengenai Jang Bong-hwa.

4. Perilisan The Assassin(s) tuai kritik dari personel dewan Korea

Di balik suksesnya film The Assassin(s), alur cerita tentang tragedi penembakan Ibu Negara Yuk Young-so menarik perhatian publik. Anggota dewan People's Power Party, Joo Jin-woo, menyampaikan kritik mengenai penayangan sinema ini.

Ia menyampaikan adanya pemutarbalikan kenyataan sejarah insiden penembakan Yuk Young-so dalam film The Assassin(s). Joo menilai sinema tersebut memutarbalikkan sejarah karena, menurutnya, sinema ini menggambarkan pembunuhan seolah-olah dilakukan oleh Presiden Park Chung-hee, bukan oleh Korea Utara.

Sementara sinema The Assassin(s) menampilkan imajinasi sinematik insiden upaya pembunuhan presiden dan kematian ibu negara dari perspektif pandang polisi dan jurnalis yang menjaga Teater Nasional pada saat kejadian.

5. The Assassin(s) membatalkan semua aktivitas teragendakan di Festival Film Internasional Busan 2026

Pada tanggal 2 Oktober, Hive Media Corp., perusahaan produksi di balik sinema The Assassin(s), mengumumkan bahwa mereka telah membatalkan penampilan di Festival Film Internasional Busan 2026.

"Setelah mempertimbangkan dengan cermat dan mempertimbangkan keselamatan pemirsa dan peserta, kami telah memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam upacara pembukaan Festival Film Internasional Busan maupun Outdoor Stage Greeting yang dijadwalkan 7 Oktober.

Setelah meninjau situasi saat ini dengan awas seputar sinema ini, kami membikin keputusan ini untuk memastikan keselamatan semua orang dan memungkinkan aktivitas berjalan dengan lancar. Kami dengan ikhlas meminta ampun kepada semua orang yang telah menantikan peristiwa ini, dan sangat menghargai pengertian Anda," demikian pernyataan dari Hive Media Corp dikutip dari Soompi.

Demikian lima kenyataan tentang film The Assassin(s) yang saat ini tengah menjadi sorotan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads