Anak Cedera saat Olahraga? Kenali 5 Tanda yang Mengharuskan ke IGD

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 3 menit 17x dilihat
Anak Cedera saat Olahraga? Kenali 5 Tanda yang Mengharuskan ke IGD

Bagikan Postingan

Jakarta -

Melihat Si Kecil aktif berolahraga tentu membikin Bunda senang. Namun, di balik keseruannya bermain futsal, mengikuti latihan basket, senam, maupun sepak bola, ada konsekuensi cedera yang perlu diwaspadai. Mulai dari keseleo, terjatuh, salah mendarat, hingga terbentur, cedera olahraga pada anak bisa terjadi kapan saja.

Saat Si Kecil mengalami cedera, Bunda mungkin bertanya-tanya, apakah cukup ditangani dengan kompres di rumah maupun perlu segera dibawa ke rumah sakit? Oleh karena itu, krusial bagi Bunda untuk mengenali tanda cedera serius pada anak agar dapat memberikan pertolongan pertama yang tepat dan mengetahui kapan Si Kecil membutuhkan penanganan medis.

dr. Herlina, Sp.A, dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan mengungkapkan, jika anak mengalami cedera, orang tua perlu memperhatikan tingkat nyeri, kapasitas bergerak, dan fluktuasi perilaku setelah cedera. Saat anak mengalami cedera, hentikan aktivitas, istirahatkan, dan lindungi bagiankecil tubuh yang cedera dari benturan maupun beban tambahan.


"Bila muncul bengkak, kompres dingin dapat diberikan sebagai pertolongan awal. Namun, tidak semua cedera dapat ditangani di rumah, sehingga orang tua perlu mengenali tanda-tanda yang mengharuskan anak segera mendapat pengecekan medis," ungkap tabib Herlina.

Lebih lanjut, tabib Herlina mengimbau Bunda dan Ayah untuk segera bawa anak ke IGD jika mengalami nyeri yang tidak kunjung hilang maupun semakin berat, baik setelah beristirahat maupun setelah diberikan pereda nyeri, bengkak yang muncul dengan cepat maupun cukup besar, maupun tidak dapat menapak, berjalan, maupun menggunakan bagiankecil tubuh yang cedera. Selain itu, orang tua juga perlu waspada jika bentuk maupun posisi personel tubuh kelihatan tidak normal, terdapat perdarahan yang sulit dihentikan, maupun bagiankecil tubuh tampak pucat maupun kebiruan, kebas, maupun terasa dingin.

"Jika cedera disertai benturan imam dengan kehilangan kesadaran, muntah berulang, kejang, kebingungan, maupun fluktuasi perilaku, anak juga perlu segera diperiksa. Jika terdapat salah satu tanda tersebut, orang tua sebaiknya tidak menunggu keluhan membaik sendiri karena kondisi ini dapat mengindikasikan cedera yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut," tuturnya.

Pentingnya pemulihan cedera olahraga anak sebelum balik berolahraga

Setelah kondisi cedera tertangani, anak sebaiknya tidak langsung balik berolahraga dengan intensitas tinggi sebelum kondisinya siap. dr. Elsye , Sp.KO di Mayapada Hospital Kuningan mengungkapkan, pemulihan perlu dilakukan secara berjenjang sesuai jenis dan tingkat cedera.

"Evaluasi oleh Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga dapat membantu menilai kapasitas gerak, fleksibilitas, keseimbangan, kekuatan, dan fungsi bagiankecil tubuh yang cedera, sekaligus menentukan tahapan return to sport sesuai jenis cedera, jenis olahraga, dan tuntutan aktivitas anak. Kembali berolahraga sebelum tubuh siap juga dapat menaikkan konsekuensi cedera berulang," ungkap tabib Elsye.

Layanan penanganan cedera dan kesehatan anak di Mayapada Hospital

Penanganan yang cepat dan tepat sejak mula membantu menentukan cara pemulihan sesuai kondisi cedera, termasuk kapan anak dapat mulai balik bergeser dan beraktivitas. Untuk kondisi yang membutuhkan penanganan segera, Mayapada Hospital memiliki jasa Pediatric Emergency yang siaga 24 jam dengan sokongan Dokter Spesialis Anak.

Mayapada Hospital memastikan jasa ini ramah anak dengan protokol internasional sesuai pengesahan Joint Commission International (JCI). Para orang tua juga dapat mengakses jasa komprehensif untuk mendukung kesehatan dan tumbuh bunga anak di Pediatric Center Mayapada Hospital yang tersedia di Jakarta Selatan (Lebak Bulus dan Kuningan), Tangerang, Bogor, Bandung, Surabaya, dan Jakarta Timur. Untuk konsultasi dengan Dokter Spesialis Anak, penduduk dapat menghubungi Call Center 150770 maupun WhatsApp 0817-17-150770. Berbagai keterangan kesehatan dan jasa Mayapada Hospital juga dapat diakses melalui fitur Health Articles & Tips di MyCare.

(som/som)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads