Punya Masalah Jantung, Fitri Carlina dan Suami Pilih Ikhlas Belum Dikaruniai Momongan

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 4 menit 30x dilihat
Punya Masalah Jantung, Fitri Carlina dan Suami Pilih Ikhlas Belum Dikaruniai Momongan

Bagikan Postingan

Jakarta -

Sebagian pasangan dengan mudahnya mendapatkan anak tetapi hal itu tak selalu gampang bagi pasangan lainnya salah satunya Fitri Carlina dan suami. Setelah beragam upaya telah dilakukan dan miliki masalah jantung, Fitri Carlina & suami sudah berbaikan belum dikaruniai momongan.

Setiap perjalanan rumah tangga memang memiliki lika likunya masing-masing dan tidak selalu mulus begitu saja. Ada yang bermasalah dengan urusan ekonomi dan ada juga yang diuji dengan kesulitan memiliki momongan. 

Dan, salah satunya yang menjadi bagiankecil di antaranya dalam berjuang mendapatkan anak adalah pasangan Fitri Carlina dan Hendra Sumendap. Pasangan yang menikah sejak Desember 2014 tersebut memang hingga saat ini belum dikaruniai momongan meski sudah melalui perjuangan panjang.


Fitri Carlina dan suami ikhlas soal momongan

Semakin berjalannya waktu, Fitri Carlina dan juga Hendra pun semakin berbaikan dengan takdirnya tersebut. Terlebih memang, keinginan untuk memiliki anak tersebut tak bisa dipaksakan pada dirinya mengingat ada konsekuensi kesehatan yang dimiliki sang pedangdut.

"Sekarang sudah mulai berdamai, karena ada masalah kesehatan di aku-nya. Jadi kita sudah sampai ke tabib juga, ya intinya jika aku meneruskan dan punya anak, risikonya lebih besar. Risikonya terlebihlagi nyawa juga. Akhirnya suamiku, udah nggak usah dipikirin, nggak usah diobrolin lagi," ujar Fitri seperti dikutip dari Youtube Insertlive.

Perihal mengupayakan dengan jalan lain, seperti halnya program bayi tabung, opsi tersebut sepertinya juga tak menjadi pilihan bagi Fitri dan suami. Mengingat, kondisi kesehatan serius yang menjadi pertaruhannya.

"Kalau bayi tabung belum, karena yang paling tinggi kan. Jadi statis fertilisasi itu aja baru dikasih dosis terendah, sudah ngefek di badan aku. Apalagi jika bayi tabung, itu kan dosisinya tinggi, mesti bedrest segala macam, jadi sangat berisiko," imbuhnya.

Dengan adanya latar kondisi tersebut, baik Fitri dan Hendra pun berupaya legowo dengan jalan takdirnya tersebut. Walau terkadang, ketika ditanya orang-orang gemar merasa jengkel juga menanggapinya, Bun.

"Kalau ditanya kadang kita bilang child free saking keselnya. Tapi ya sudahlah, ditanggapi santai saja. Sudah lewat, karena ya, ini kan jalannya, mau gimana, jika orang kan cuma bisa tanya-tanya," bebernya.

Berusaha bersyukur

Meski takdirnya memiliki momongan memang belum menjadi bagiankecil doa yang dikabulkan, Fitri merasa sangat bersyukur karena beragam impiannya yang diimpikan sejak durasi justru diwujudkan Allah satu per satu, termasuk mewujudkan keinginannya tinggal di Mekkah.

"Malah impian-impian itu yang dari 20 tahun lalu, kayak aku pengen amat tinggal di kota Jeddah, waktu itu aku ucap juga pengen di kota Doha, Qatar, Alhamdulillah kesampaian juga meski dua tahun di sana," ungkap Fitri seraya bersyukur.

Dengan semua nikmat yang Allah gantikan tersebut, rasanya Fitri pun merasa bersyukur luar biasa, Bun. Allah seperti mengganti semuanya dengan kenikmatan yang tak kalah menarik di balik cobaan yang mesti dihadapinya. "Jadi, oh ya, mungkin cobaan aku begini. Aku terima itu semua dengan suamiku. Aku terima dengan sabar dan ikhlas. Dan, ya inilah ganjarannya dari keikhlasan dan kesabaran," katanya.

Kisah Fitri Carlina memiliki anak memang bukan bagian singkat ya, Bunda. Sudah sejak lama, terlebihlagi saat dirinya LDR dengan suami pun, ia statis terus menjalani promil. Namun, kondisi kesehatan saat ini memang jadi penilaian utama, sehingga keduanya pun legowo dengan apa yang ditakdirkan pada mereka.

Fitri pun mengaku sangat bersyukur pada suami yang selalu mendampingi dan memahami dirinya. Terlebih ketika keinginan untuk memiliki anak mesti terkendala kondisi kesehatan Fitri, Bun.

"Waktu itu sempat secara buatan, tapi hormonku terlalu banyak jadi berpengaruh ke jantung. Aku juga baru tahu punya masalah di jantung setelah promil. Jadi waktu itu aku sampe sesak, blackout, pingsan berkali-kali, badan bengkak-bengkak karena efek jantung yang memompa terus," kisahnya.

Setelah ditelusuri secara medis, rupanya Fitri memiliki kondisi jantung yang kurang baik yang merupakan keturunan dari Ayah. "Aku ada keturunan dari Bapak. Memang Bapak kemarin ada masalah dengan jantungnya. Ternyata itu antaran dari gen lahirnya Bapak," jelasnya.

Karenanya, fokus Fitri pun bergeser pada pengobatan jantung dijalaninya. Terkait penyakitnya tersebut, ia terlebihlagi merasa trauma hingga menjalani sesi terapi dengan psikolog. "Aku sempat healing ke psikolog untuk hilangin emosi trauma aku yang near death experience itu," jelasnya. 

Kondisi itu pun akhirnya membikin ia tak boleh terlalu capek dan mengurangi pekerjaan. Bersyukur, di momen tersebut pun sang suami statis setia mendampinginya untuk menjalani terapi hingga pulih.

So sweet ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads