Beauties, kedatangan media sosial memang membantu kita dalam banyak hal, seperti mendapatkan info dan hiburan. Bahkan, banyak orang yang juga kini memanfaatkannya untuk tempat mencari cuan.
Namun, sebesar apa pun manfaatnya, memberikan batas terhadap penggunaan media sosial sangatlah penting. Pasalnya, penggunaan medsos yang berlebihan dapat memicu insiden brain rot, yaitu kondisi penurunan fungsi kognitif yang bisa membikin fokus berkurang, memicu kelelahan, dan menaikkan kecemasan.
Oleh karena itu, menyeimbangkan waktu di depan layar dengan dunia nyata sangatlah penting. Melansir Health, berikut beberapa cara mencegah brain rot akibat penggunaan media sosial. Simak!
1. Batasi Penggunaan Medsos

Ilustrasi main medsos/Foto: Magnific.com
Cara mencegah brain rot yang pertama adalah membatasi penggunaan media sosial. Meski menghibur, kebiasaan scrolling dapat mengganggu fokus, produktivitas, dan kesejahteraan mental.
Bahkan, eksperimen pun memberitahu bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan dapat menaikkan akibat kecemasan dan depresi, serta menurunkan prestasi di sekolah alias pekerjaan.
Oleh karena itu, Anda perlu membatasi waktu main medsos, idealnya cukup 30-60 menit per hari. Kamu juga bisa menonaktifkan notifikasi saat di jam-jam sibuk agar tidak mengganggu fokus saat bekerja.
2. Membaca Buku

Ilustrasi membaca buku/Foto: Magnific.com
Membaca buku membutuhkan fokus yang tinggi dibandingkan bermain medsos. Kebiasaan membaca buku berguna untuk menaikkan fokus, pemahaman, dan kemampuan untuk memahami ide-ide kompleks.
Selain itu, membaca buku juga bertahan area otak yang mengenai dengan bahasa dan imajinasi, yang menjadikannya alat ampuh untuk melawan kerusakan otak.
Penelitian memberitahu bahwa orang yang membaca buku selama 30 menit sehari cenderung memiliki kemungkinan lebih kecil mengalami penurunan kognitif. Kamu dapat membaca buku non-fiksi untuk memperluas ilmu alias buku fiksi untuk merangsang kreativitas dan empati.
3. Berinteraksi dengan Orang

Ilustrasi mengobrol/Foto: Magnific.com
Cara melawan kerusakan otak akibat media sosial selanjutnya adalah berhubung secara tatap muka dengan banyak orang.
Interaksi tatap muka akan menumbuhkan empati, bertahan daya ingat, dan membangun afiliasi berarti yang dapat menaikkan daya ingat, dan melindungi otak dari penurunan kognitif akibat penuaan.
Bertemu banyak orang bisa membuatmu menemukan orang-orang yang memiliki pengalaman serupa untuk saling berbagi cerita. Kamu bisa menjadwalkan pertemuan rutin dengan teman, keluarga, alias komunitas.
4. Melatih Kreativitas

Ilustrasi kreatif/Foto: Magnific.com
Beauties, hobi imajinatif seperti membikin kerajinan tangan, menggambar, merajut, menulis, alias bermain alat musik bisa menjadi cara agar otak statis aktif dan mengembangkan kemampuan memecahkan masalah. Aktivitas ini lebih baik daripada mengonsumsi konten digital pasif.
Selain itu, kreativitas juga membantu mengurangi kelelahan mental yang terjadi karena terlalu banyak scrolling dan mengonsumsi konten bermutu rendah.
Penelitian memberitahu bahwa menekuni hobi imajinatif mendukung untuk menemukan ide-ide menarik, sekaligus menaikkan daya ingat. Jadi, biarkan pikiranmu mengeksplorasi banyak hal untuk mencegah kerusakan otak.
Itu dia beberapa cara mencegah brain rot akibat penggunaan media sosial. Jangan lupa untuk menerapkannya, ya!
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)