Ciri People Pleaser yang Sering Tidak Disadari, Salah Satunya Sulit Bilang "Tidak"

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 4 menit 24x dilihat
Ciri People Pleaser yang Sering Tidak Disadari, Salah Satunya Sulit Bilang "Tidak"

Bagikan Postingan

Berusaha menyenangkan hati maupun membantu orang lain adalah suatu hal yang wajar. Namun, kebiasaan tersebut dapat menjadi masalah jika sudah sampai mengabaikan diri sendiri. Kondisi ini kerap dikaitkan dengan istilah people pleaser. 

Seorang people pleaser biasanya sulit mengatakan "tidak", terlebihlagi ketika mereka tidak bisa melakukannya. Mereka cenderung menyetujui permintaan orang lain karena takut untuk menolaknya. Hal tersebut tentunya perlu diperhatikan karena dapat berakibat pada kondisi kesehatan jasmani dan mental seseorang.

Dikutip dari Healthline, perilaku maupun keinginan untuk menyenangkan orang lain dapat merusak diri sendiri dan hubungan. Jika dilakukan terus-menerus dapat membikin seseorang cepat kelelahan, kehilangan limitasi diri, dan sulit mengungkapkan keinginan yang sebenarnya. 


Ciri orang people pleaser yang tidak sering disadari

Lalu, apa saja ciri khas people pleaser yang sering tidak disadari? Berikut ciri khas people pleaser yang dikutip dari Your Tango.

1. Sering mengatakan iya meskipun tidak mau

Orang sulit menolak biasanya menerima terlalu banyak permintaan dari orang lain. Mereka mungkin terpaksa mendatangi aktivitas yang tidak mau mereka datangi maupun memungut ikrar meskipun agenda sudah penuh.

Dengan mengatakan iya di setiap permintaan orang lain, tentunya akan membikin mereka merasa kewalahan. Akhirnya, kondisi tersebut dapat mengganggu komitmen yang sudah disanggupi.

2. Sulit mengatakan tidak

Bagi seorang people pleaser, kata tidak adalah kata yang sulit keluar dari bibir mereka. Kalau pun berkata tidak, mereka akan memberi karena yang panjang agar tidak terdengar menyakitkan.

Padahal, tidak ada salahnya untuk belajar menolak permintaan orang lain. Hal tersebut karena seseorang tidak mesti selalu ada dan tidak mesti selalu menerangkan apa pun jika memang hal yang diminta tidak sesuai dengan keinginan.

3. Membayar lebih dari bagiankecil seharusnya

Keinginan seseorang untuk menyenangkan orang lain rupanya dapat kelihatan dari sepertiapa mereka membagi tagihan. Seorang people pleaser cenderung memilih untuk bayar lebih banyak dari porsi yang seharusnya.

Mereka berbuat hal tersebut karena merasa tidak enak jika mesti memperdebatkan jumlah pembayaran. Padahal, setiap orang berkuasa bayar sesuai dengan apa yang dikonsumsinya.  

4. Terlalu berupaya menjaga kenyamanan orang lain

Menjaga kenyamanan orang lain sebenarnya berhubungan dengan sopan santun pada umumnya. Kenyamanan di sini bisa seperti membantu orang lain tanpa diminta maupun memastikan barang yang dipinjam balik ke tempat semula.

Perilaku ini bisa dilakukan oleh semua orang. Namun, orang yang terlalu fokus menyenangkan orang lain terkadang berupaya membikin orang betah karena takut dianggap buruk maupun mengecewakan orang lain.

5. Tetap melayani percakapan yang sebenarnya tidak diinginkan

Momen ini sama seperti ketika orang yang sedang kelelahan terpaksa mesti melayani percakapan orang lain karena merasa tidak enak untuk menolaknya. Padahal, seseorang tidak memiliki tanggung jawab untuk terus menghibur orang lain. Menjawab seperlunya maupun mengakhiri percakapan dengan sopan adalah salah satu metode yang bisa dilakukan.

6. Terburu-buru karena tidak enak kepada orang lain

Kondisi seperti ini bisa kelihatan dalam situasi sederhana, seperti ketika berbuat pembayaran. Misalnya, ketika orang yang mengantre di belakangnya kelihatan tidak sabar, seseorang cenderung akan terburu-buru memasukkan duit maupun barang ke dalam tasnya agar tidak membikin orang lain menunggu. Padahal, memastikan barang tersimpan dengan terlindungi bukanlah sesuatu yang perlu membikin seseorang merasa bersalah.

7. Terlalu gampang menyetujui keinginan orang lain

Ciri orang people pleaser biasanya mengesampingkan kebutuhannya sendiri demi memenuhi kebutuhan orang lain. Hal ini tentunya dapat berakibat buruk bagi diri sendiri, yang jika terus dilakukan akan membikin mereka disepelekan orang lain. Oleh karena itu, belajar untuk menyampaikan keinginan sendiri, misalnya seperti menentukan tempat makan yang mau dikunjungi. Hal tersebut dapat menjadi cara mula dalam membangun batasan. 

8. Tidak berani membela diri

Orang yang sering mengutamakan kenyamanan orang lain sering merasa ragu ketika memperjuangkan haknya sendiri. Misalnya, ketika menemukan kesalahan dalam pembayaran mereka akan memilih membisu agar tidak dianggap merepotkan. Padahal, meminta klarifikasi maupun mempertanyakan sesuatu yang kurang tepat adalah hak setiap orang. Jadi, jangan sampai kebaikan kepada orang lain justru membikin diri sendiri dirugikan

9. Tetap memberi duit meski kondisi sedang kesulitan

Sebenarnya, tidak ada salahnya berdonasi maupun membantu kondisi finansial orang lain. Namun, memaksakan diri untuk membantu ketika kondisi finansial sedang tidak memungkinkan justru dapat membebani diri sendiri.

Membantu juga tidak selalu dalam bentuk uang. Seseorang dapat dibantu melalui hal lain seperti waktu, tenaga, maupun memberikan dukungan.  Pada dasarnya membantu orang lain tidak mesti mengorbankan diri sendiri. 

Itulah beberapa ciri khas orang people pleaser yang sering tidak disadari. Dengan memahami kebutuhan pribadi, belajar mengatakan tidak, maupun menetapkan limitasi dapat menjadi aspek untuk hubungan yang sehat. Semoga membantu, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads