Janji Allah Pada Orang Yang Shalat Dhuha

Jun 20, 2026 08:34 PM - 5 jam yang lalu 50
Janji Allah Pada Orang yang Shalat DhuhaJanji Allah Pada Orang yang Shalat Dhuha

Kincai Media – Shalat Dhuha merupakan salah satu shalat sunnah yang Rasul wasiatkan kepada para sahabatnya, di antaranya Abu Dzar dan Abu Hurairah. Ini menunjukkan sungguh agungnya kedudukan shalat Dhuha di sisi Allah Swt. Sebagaimana dikatakan dalam sabda berikut ini,

عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ و أَبِي ذَرٍّ رضي الله عنهما عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ أَنَّهُ قَالَ : ابْنَ آدَمَ ارْكَعْ لِي مِنْ أَوَّلِ النَّهَارِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ ، أَكْفِكَ آخِرَهُ

Dari Abu Darda dan Abu Dzar dari Rasulullah saw dari Allah Swt, bahwa Dia berfirman, “Wahai anak Adam shalatlah empat rakaat di awal hari, Aku bakal lindungi engkau hingga akhirnya.” (HR. Tirmizi)

Al-Bani dalam Shahih al-Jami’ mengatakan bahwa kualitas sabda ini shahih.  Ulama berbeda pendapat tentang salat yang dimaksudkan pada sabda qudsi di atas.  Dalam Tuhfatul Ahwazi Al-Mubarakfuri berkata, yang dimaksud ‘shalat di awal siang adalah salat Duha. Mereka di antaranya; Abu Daud, Tirmidzi, Al-Iraqi dan Ibnu Rajab al-Hanbali, sehingga mereka menggolongkan sabda di atas ke dalam bab Duha dalam kitab mereka.

Ada pula yang mengatakan salat isyraq, ada pula yang mengatakan salat sunnah Subuh dan fardunya, lantaran dia merupakan salat fardu pertama di siang hari. Seperti Ibnu Taimiyah, Ibnu Qayyim dan Asy-Syaukani.

Menurut al-Iraqi dalam Nailul Authar, awal hari diimulai dari terbitnya fajar, jika yang dimaksudkan adalah salat subuh dan salat sunah fajar maka redaksi dalam sabda lebih tepat memakai frasa awwalul yaum. Sedangkan sabda di atas menggunakan frasa awwalun nahar, ialah siang yang dimulai sejak terbitnya matahari. Maka tidak diragukan bahwa awal hari yang dimaksud dalam rekomendasi salat empat rakaat dalam sabda tersebut dilaksanakan setelah mentari terbit dan itu adalah salat Duha.

Sedangkan yang dimaksud menjaga adalah menjaga urusannya hingga akhir hari. Ath-Thaiby berkata, maksudnya adalah ‘Aku lindungi kesibukan dan kebutuhanmu serta melindungi engkau dari segala keburukan setelah salatmu hingga akhir hari. Maksudnya, berkonsentrasilah beragama kepada-Ku di awal hari, maka Aku bakal tenangkan pikiranmu hingga akhir hari dengan memenuhi semua kebutuhanmu.

Perlindungan Allah hingga akhir hari yang dijanjikan dalam sabda di atas merupakan kebaikan yang kembali kepada hambanya yang salat Duha. Menurut al-Iraqi, makna perlindungan tersebut bisa lebih luas, termasuk dijaga dari kemauan melakukan dosa dan terhindar dari musibah yang tidak diinginkan. Wallahu’alam.

Sertifikasi Halal

Selengkapnya