Keutamaan Dan Pahala Mengadopsi Dan Merawat Anak Yatim

Jun 20, 2026 07:00 PM - 6 jam yang lalu 57
Pahala Mengadopsi dan Merawat Anak YatimPahala Mengadopsi dan Merawat Anak Yatim

Kincai Media – Dalam Islam, kita dianjurkan untuk perhatian dan mengasihani anak yatim dengan langkah menanggung nafkahnya, tidak menelentarkan dan membentaknya. Kita juga dianjurkan untuk mengusap kepala anak yatim sebagai corak kasih sayang, apalagi kita dianjurkan untuk mengangkat dan merawat anak yatim layaknya anak kita sendiri. Khusus mengenai mengangkat dan merawat anak yatim, terdapat beberapa sabda Nabi Saw yang menjelaskan keistimewaan dan pahala mengangkat dan merawat anak yatim yang besar. (Baca: Anak Yatim Sudah Punya Ayah Tiri, Apakah Masih Perlu Disantuni?)

Pertama, mengangkat anak yatim, merawat dan menanggung nafkahnya, balasannya kelak berbareng Nabi Saw di surga. Ini sebagaimana disebutkan dalam sabda riwayat Imam Al-Bukhari dari Sahl bin Sa’ad, dia berbicara bahwa Nabi Saw bersabda;

أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِى الْجَنَّةِ هكَذَا  وأشار بالسبابة والوسطى وفرج بينهما شيئاً

Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini, kemudian beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau serta agak merenggangkan keduanya.

Kedua, mengangkat anak yatim menjadi penghalang dari api neraka. Ini sebagaimana riwayat yang disebutkan oleh Imam Al-Qurthubi dalam kitab Al-Jami’ li Ahkam Al-Quran berikut;

مَنْ ضَمَّ يَتِيمَاً فَكَانَ فِي نَفَقَتِهِ وكفاهُ مؤنَتَهُ ، كَانَ لَهُ حِجَابَاً مِنَ النَّارِ يَوْمَ القِيَامَةِ

Barangsiapa mengangkat anak yatim dan mencukupi nafkah dan biayanya, maka perihal itu menjadi penghalang baginya dari api neraka di hari kiamat. (Baca: Hari Kiamat Menurut Ilmu Pengetahuan)

Ketiga, rumah yang di dalamnya ada anak yatim yang tinggal, maka rumah itu dinilai sebagai rumah terbaik selama anak yatim tersebut diperlakukan dengan baik. Ini sebagaimana sabda riwayat Imam Ibnu Majah berikut;

خَيْرُ بَيْتٍ فِي الْمُسْلِمِينَ بَيْتٌ فِيهِ يَتِيمٌ يُحْسَنُ إِلَيْهِ ، وَشَرُّ بَيْتٍ فِي الْمُسْلِمِينَ بَيْتٌ فِيهِ يَتِيمٌ يُسَاءُ إِلَيْهِ

Sebaik-baik rumah kaum muslimin adalah rumah yang di dalamnya ada anak yatim yang diperlakukan dengan baik. Dan sebaik-baik rumah kaum muslimin adalah rumah yang di dalamnya ada anak yatim yang diperlakukan dengan buruk.

Keempat, mengangkat anak yatim bisa menyebabkan dosa-dosa diampuni. Ini sebagaiaman riwayata yang disebutkan oleh Imam Al-Qurthubi dalam kitab Al-Jami’ li Ahkam Al-Quran berikut;

من ضم يتيماً من بين مسلمين إلى طعامه وشرابه ؛ حتى يغنيه الله عز وجل غفرت له ذنوبه البتة إلا أن يعمل عملاً لا يغفر

Barangsiapa menggabungkan anak yatim yang kedua orangtuanya muslim pada makanan dan minumannya hingga Allah mencukupi anak yatim tersebut, maka dosa-dosanya diampuni selain dia melakukan perbuatan yang tidak bisa diampuni.

Sertifikasi Halal

Selengkapnya