Kincai Media, Ka'b bin Al-Asyraf termasuk tokoh Yahudi yang sangat dendam terhadap Islam dan kaum Muslim. Secara terbuka ia mengajak publik untuk memerangi dan membunuh Nabi Muhammad SAW.
Ka'b bin Al-Asyraf berasal dari kabilah Thai dari Bani Nabhan, ibunya dari Bani Nadhir. Ia dikenal sangat kaya dan kerap menolong orang-orang Arab; selain itu ia juga terkenal sebagai penyair dari kalangan Yahudi. Bentengnya berada di tenggara Madinah, tepatnya di belakang perkampungan Bani Nadhir.
Karena gemar menghasut agar terjadi peperangan antara kaum kafir Quraisy dan Muslimin, Ka'b sangat berhati-hati dalam segala langkahnya. Bentengnya dijaga ketat dan pergerakannya dibatasi untuk mencegah serangan mendadak, sehingga menjadi sosok yang sulit diserang atau dibunuh.
Dikisahkan Syaikh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri dalam buku Sirah Nabawiyah, saat pertama kali pemuka Yahudi itu mendengar kabar tentang kemenangan pasukan Muslimin dan terbunuhnya beberapa pemuka Quraisy, ia bertanya-tanya, "Benarkah ini? Padahal mereka adalah bangsawan Arab dan raja semua manusia. Demi Allah, jika memang Muhammad dapat mengalahkan orang-orang itu, tentunya perut bumi lebih baik daripada permukaannya."
Setelah Ka'b bin Al-Asyraf yakin dengan berita kemenangan Muslimin atas kaum Quraisy, ia bangkit mengolok-olok Nabi Muhammad SAW dan umat Muslim. Di sisi lain, ia memuji kaum Quraisy dan mencoba membangkitkan semangat mereka untuk menghadapi kaum Muslimin.