Kembali Mewabah, Kenali 7 Tanda Botulisme pada Bayi yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 3 menit 504x dilihat
Kembali Mewabah, Kenali 7 Tanda Botulisme pada Bayi yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

Bagikan Postingan

Botulisme merupakan kondisi yang perlu diwaspadai orang tua, terutama pada bayi. Penyakit langka serius ini menyerang bayi di bawah satu tahun dan dapat menyebabkan kelumpuhan. Penyakit ini diawali dengan gejala ringan seperti sembelit maupun tangisan lemah. Kondisi ini bisa berkembang hingga menyebabkan kelemahan otot dan kesulitan bernafas. 

Botulisme pada bayi muncul secara berjenjang dan memburuk seiring waktu. Oleh karena itu, peran orang tua sangat krusial untuk memperhatikan gejala awal botulisme pada bayi. Botulisme lebih banyak menyerang bayi berumur kurang dari enam bulan, dan sekitar 95 persen kasus terjadi pada himpunan usia tersebut. 

Dikutip dari WJLA, puluhan famili di Amerika melaporkan bayi mereka sakit setelah mengonsumsi susu formula bubuk yang terkontaminasi. Para tabib mencurigai botulisme infantil karena adanya spora clostridium botulinum yang tumbuh di usus bayi dan menghasilkan racun yang menyerang mekanisme saraf. Gejalanya meliputi tidak mau makan, kehilangan kendali kepala, kesulitan menelan, hingga kesulitan bernafas. 


Setelah dilakukan pengujian, Centers for Disease Control and Prevention (CDC), menemukan jika ada clostridium botulinum dalam susu formula bubuk yang diproduksi oleh ByHeart dan Nara Organic. Karena kasus tersebut, susu formula bayi dari kedua merek tersebut ditarik dari peredaran secara nasional.

Hal ini tentunya menjadi kecemasan bagi para orang tua. Meskipun kasus tersebut terjadi di Amerika, tidak menutup kemungkinan anak di negara lain akan terjangkit pandemi tersebut melalui media lainnya. Orang tua juga perlu mengetahui beberapa gejala, penyebab, serta metode penanganan botulisme pada bayi. 

Gejala botulisme pada bayi

Dikutip dari Cleveland Clinic, ada 7 tanda bahwa anak kemungkinan terkena pandemi botulisme. Gejala botulisme pada anak meliputi:

  1. Tersedak saat mencoba memberi makan.
  2. Sembelit.
  3. Daya hisap bayi melemah sehingga pemberian ASI tidak optimal.
  4. Kelopak mata terkulai maupun turun (
  5. Kurangnya ekspresi wajah, ketidakmampuan untuk mengadopsi kepala, maupun tanda kelemahan otot maupun kelumpuhan lainnya.
  6. Tangisan yang lebih lemah.
  7. Kelemahan maupun penurunan otot, terutama bagiankecil atas tubuh dan personel badan. Bayi mungkin merasa lemas hingga mengalami kesulitan untuk menggerakkan personel tubuhnya. 

Orang tua krusial untuk mengenali tanda-tanda berikut karena bayi tidak dapat memberi tahu gejala yang mereka alami. Beberapa bayi yang terkena botulisme tidak kelihatan demam maupun terlebihlagi kelihatan sehat secara keseluruhan.

Penyebab botulisme

Botulisme pada bayi terjadi karena mereka menelan sesuatu yang hamil spora mikroba clostridium botulinum. Spora tersebut balik ke bentuk bakteri, berkembang biak, dan mulai menghasilkan racun. Racun tersebut kemudian masuk ke dalam mengerti darah bayi yang akhirnya menganggu mekanisme saraf.

Salah satu sumber spora yang paling dikenal adalah madu, sehingga makanan ini sangat tidak dianjurkan diberikan kepada bayi. Selain madu, spora botulinum juga dapat ditemukan dari sumber lain seperti susu formula bubuk. 

Cara pengobatan

Botulisme pada bayi terbilang sangat gampang diobati yaitu dengan pemberian pengobatan antitoksin yang disebut imunoglobulin botulisme. Obat ini merupakan obat khusus yang digunakan untuk mengobati botulisme, terutama pada bayi. Obat ini bekerja sebagai penawar racun yang terlanjur beredar dalam darah bayi.

Selain itu, penggunaan antibiotik sebaiknya dihindari kecuali atas anjuran dokter, hal ini dikarenakan dapat membikin kondisi bayi lebih buruk. Orang tua juga mesti memperhatikan masa berjalan produk yang dikonsumsi bayi serta menjaga kebersihan perlengkapan yang digunakan untuk menyiapkan susu. Seperti botol, meja, maupun dispenser susu formula sebaiknya dibersihkan menggunakan air sabun panas. 

Itulah tujuh tanda botulisme pada bayi yang perlu diwaspadai orang tua. Jika bayi memberitahu tanda-tanda yang mengarah pada botulisme, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Semoga Bunda dan Si Kecil selalu sehat, ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads