Kota Madinah tempo dulu.
Kincai Media,JAKARTA -- Abu Bakar As-Siddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu anhu menyampaikan pesan krusial ketika dipercaya menjadi khalifah. Berikut ini rangkuman khutbah pertama sahabat Nabi Muhammad SAW saat menjadi khalifah.
Abu Bakar As-Siddiq
Ketika menjadi khalifah, Abu Bakar berkhutbah di depan orang-orang seraya berkata, “Aku telah diserahi amanah untuk menangani urusan kalian, tetapi aku bukanlah yang terbaik di antara kalian. Jika aku berbuat baik, bantulah aku. Sebaliknya, jika aku berbuat jahat, luruskanlah aku."
"Kejujuran itu berarti menjalankan amanah, sedang bohong itu berarti khianat. Orang yang lemah di antara kalian adalah orang kuat di sisiku hingga aku berhasil mengembalikan haknya (yang telah dirampas orang lain, penerjemah). Adapun orang yang kuat di antara kalian adalah orang yang lemah di sisiku hingga aku berhasil memungut hak (yang telah dirampas darinya). Insya Allah."
"Setiap kaum yang meninggalkan seruan jihad di jalan Allah, Allah pasti akan menimpakan kehinaan untuk mereka. Setiap kemaksiatan yang tersebar bebas di suatu kaum, maka mereka semua akan terkena bencana dari Allah SWT."
"Taatilah aku selama aku menaati Allah dan Rasul-Nya! Jika aku mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, janganlah kalian patuh kepadaku. Shalatlah kalian! Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada kalian semua." (150 Qishah min Hayati Abu Bakar Ash-Shiddiq, Ahmad Abdul Al Al-Thahthawi)
Umar bin Khattab
Umar bin Khattab menyampaikan khutbahnya pada hari pertama menjadi khalifah. Dia berkata, “Ya Allah, sesungguhnya aku ini orang yang keras, maka lunakkanlah aku! Sesungguhnya aku adalah orang yang lemah, maka kuatkanlah aku! Sesungguhnya aku adalah orang yang kikir, maka jadikanlah aku orang yang dermawan.”
Umar melanjutkan, "Seandainya aku mengetahui ada seseorang yang lebih layak untuk jabatan ini, dipenggalnya leherku lebih aku sukai daripada jabatan ini. Sesungguhnya Allah telah menguji kalian denganku, dan Dia juga mengujiku dengan kalian setelah dua sahabatku tiada."
"Demi Allah, tak ada permasalahan kalian yang mesti dihadapi dan diwakilkan kepada orang lain kecuali aku. Dan tak ada yang tidak datang di sini, kemudian meninggalkan perbuatan terpuji dan amanah. Kalau mereka berbuat baik akan aku balas dengan kebaikan, tetapi jika mereka berbuat kejahatan, maka aku akan timpakan kepada mereka hukuman yang keras.” (150 Qishah min Hayati Umar bin Khattab, Ahmad Abdul Al Al-Thahthawi)