Lisan Memang Berbahaya Tetapi Juga Memiliki Ibadah Kaya Pahala, Ini 5 Kebaikan dari Lisan

Intisari Islam oleh Waktu baca 2 menit 217x dilihat
Lisan Memang Berbahaya Tetapi Juga Memiliki Ibadah Kaya Pahala, Ini 5 Kebaikan dari Lisan

Bagikan Postingan

JAKARTA— Jika dalam kesempatan sebelumnya, telah dijabarkan tentang bahasan penyakit-penyakit lisan yang berbahaya, maka kali ini akan dikupas tentang kebaikan dari ibadah-ibadah yang bisa dilakukan lisan.

Lisan memiliki sejumlah amalan yang dapat dilakukan seorang Muslim. Di antaranya adalah sebagai berikut:

Pertama, berzikir kepada Allah SWT

Ibadah lisan yang paling utama adalah membaca Alquran. Selain itu, terdapat banyak dalil hukum yang menjelaskan keistimewaan berzikir kepada Allah SWT. Salah satunya adalah firman Allah SWT:

وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا

Artinya: “Laki-laki dan perempuan yang banyak mengatakan (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka pemaafan dan pahala yang besar.” (QS Al-Ahzab: 35).

Kedua, berkata jujur

Termasuk amalan lisan adalah senantiasa berkata benar dan jujur. Allah SWT berfirman:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tetaplah berbareng orang-orang yang benar!” (QS At-Taubah: 119).

Allah SWT juga memberikan pujian kepada sejumlah nabi dengan firman-Nya:

وَجَعَلْنَا لَهُمْ لِسَانَ صِدْقٍ عَلِيًّا

Artinya: “Dan Kami anugerahkan kepada mereka rahmat Kami dan Kami jadikan mereka buah tutur yang baik dan mulia.” (QS Maryam: 50).

Mereka adalah teladan bagi kita dalam hal ini. Allah SWT berfirman:

أُولَئِكَ الَّذِينَ هَدَى اللَّهُ فَبِهُدَاهُمُ اقْتَدِهْ

Artinya: “Mereka itulah (para nabi) yang telah diberi instruksi oleh Allah. Maka, ikutilah instruksi mereka.” (QS Al-An'am: 90).

Ketiga, berjihad dengan lisan

Jihad memiliki banyak jalan, salah satunya adalah jihad melalui lisan. Rasulullah SAW bersabda:

جاهدُوا المشركينَ بأموالِكم وأنفسِكم وألسنتِكم

“Berjihadlah melawan orang-orang musyrik dengan harta, jiwa, dan lisan kalian.” (HR Abu Dawud).

Hasan bin Tsabit RA pernah berjihad melawan kaum musyrik berbareng Rasulullah SAW. Atas perjuangannya itu, ia mendapatkan pujian dari Allah SWT dan Rasul-Nya. Rasulullah SAW pernah berkata kepada Hasan:

اهجُ المشركينَ وروحُ القدُسِ معَك

“Seranglah kaum musyrik dengan syair-syairmu, dan Ruhul Qudus (Malaikat Jibril) bersamamu.” (HR Muslim).

Keempat, bersyukur dengan mengucapkan Alhamdulillah

Termasuk amalan lisan adalah mengungkapkan rasa syukur dengan mengucapkan Alhamdulillah (segala puji bagi Allah). Rasulullah SAW bersabda:

من أكل طعامًا ثم قال الحمد لله الذي أطعمني هذا الطعامَ ورزقَنِيه من غيرِ حولٍ مني ولا قَّوٍة غفر له ما تقدَّم من ذنبِه وما تأخَّر، ومن لبس ثوبًا فقال الحمد لله الذي كساني هذا الثوب ورزقنيه من غير حول مني ولا قوة غفر له ما تقدم من ذنبه وما تأخر

“Barang siapa makan suatu makanan, kemudian mengucapkan, ‘Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan ini dan menganugerahkannya kepadaku tanpa daya dan kekuatan dariku,’ niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Dan barang siapa mengenakan pakaian, kemudian mengucapkan, ‘Segala puji bagi Allah yang telah memberiku busana ini dan menganugerahkannya kepadaku tanpa daya dan kekuatan dariku,’ niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Kelima, amar makruf nahi mungkar

Termasuk amalan lisan adalah membujuk kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Dengan menjalankan amalan ini, seorang Muslim dapat menjadi pintu terbukanya beragam kebaikan bagi orang lain.

Rasulullah SAW bersabda:

الدِّينُ النَّصِيحةُ

“Agama adalah nasihat.”

Artikel Lainnya Intisari Islam
↑
Close Right Ads
Close Left Ads