Menyiapkan Diri Menyambut Bulan Ramadhan

Jan 20, 2026 08:49 PM - 4 bulan yang lalu 123452

Kincai Media , MAKKAH --Jika kita memandang ibadah para Salaf, umat Islam awal pada masa Rasulullah saw, kita menemukan riwayat di mana para sahabat bakal mempersiapkan bulan Ramadhan beberapa bulan sebelumnya. Kemudian setelah Ramadhan, selama berbulan-bulan mereka bakal meminta Allah untuk menerima Ramadhan mereka.

Melansir laman aboutislam.net, Abu Bakar Al Warraq mengatakan bahwa Rajab adalah bulan menanam, seperti menanam bibit di Rajab. Syaban adalah bulan mengairi sawah, dan kemudian bulan Ramadhan adalah bulan panen. Umat Islam hanya bakal bisa mendapatkan buah Ramadhan jika memulai prosesnya lebih awal. 

Dalam surat At Taubah ayat 36 disebutkan, 

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ ۚ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَSesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauh Mahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) kepercayaan yang lurus, maka janganlah Anda menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi Anda semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah berbareng orang-orang yang bertakwa.

Ada tiga langkah dalam mempersiapkan bulan Ramadhan saat Rajab dan Syaban, di antaranya:

Pertama, menghormati bulan Rajab

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa bulan Rajab adalah salah satu bulan favorit Allah (SWT), dan bahwa orang yang menghormati bulan Rajab telah menghormati perintah alias urusan Allah SWT yang membawa kepada keridhaan-Nya.

Cara menghormati bulan Rajab pertama adalah dengan puasa. Dan yang kedua adalah dengan memohon pembebasan kepada Allah SWT.

Allah berfirman: “Dengan kemuliaan dan keagungan-Ku, Aku bakal terus mengampuni mereka selama mereka meminta pengampunan-Ku.”

Kapan terakhir kali kita pergi ke Allah, Kapan terakhir kali kita duduk di musalah , dan bukannya bergegas, kita duduk di sana selama beberapa saat dan bertanya kepada Allah, “Ya Allah, maafkan aku”?

Dan yang krusial di bulan ini kita juga meminta dan kita mengampuni orang yang telah merugikan kita. Kami tidak memutuskan hubungan. Kita tahu dari hadits lain Nabi, saw, bahwa orang yang memutuskan ikatan, maka ibadahnya tidak diterimaIni adalah perihal yang susah untuk mengampuni orang. Tapi ini adalah sesuatu yang kudu kita jadikan sebagai latihan.

Seperti Sa'd ibn Abi Waqqas, seorang sahabat di mana utusan itu berbicara sembari duduk berbareng para sahabatnya, melalui pintu ini seorang laki-laki bakal masuk, dan dia dijamin Jannah. Jadi Sa'd masuk. Dan sahabat mau tahu kenapa Sa'd diberikan Jannah. Dan mereka kemudian menyadari ketika mereka tinggal bersamanya selama beberapa hari dan mereka tidak bisa memandang dia melakukan sesuatu yang istimewa, mereka bertanya kepadanya: Sa'd, apa yang Anda lakukan sehingga Nabi saw mengatakan bahwa Anda dijamin Jannah ?

Dia berbicara ada satu perihal yang saya lakukan yang tidak Anda lihat adalah saya mengampuni semua orang yang telah menyakiti saya. 

Kedua, puasa sunnah, kita kudu menghidupkan puasa hari Senin dan Kamis, dan berpuasa pada hari-hari sunnah, alias Hari Putih , tanggal 13, 14 dan 15 setiap bulan. Mulailah berpuasa dan biasakan berpuasa.

Beberapa ustadz mengatakan jika kita mau berakhir melakukan dosa, jawabannya adalah puasa. Dalam bulan Rajab, usahakan untuk berakhir setiap hari alias setiap minggu, minimal satu perihal yang diperbolehkan. 

Jadi, misalnya, minum minuman bersoda saat makan, dan juga boleh minum air putih. Apa yang lebih disukai? Minum minuman bersoda. Ketika bakal minum kemuduan menghentikan diri dari minum minuman bersoda. 

Dengan demikian kita bakal dapat mengendalikan nafsudengan lebih baik Ketika kita bisa menahan nafsu minum soda di bulan Rajab kemudian kita bisa meningkatkannya di bulan Shaban, ketika sampai di bulan Ramadhan, kita bakal dapat menjadi begitu kuat sehingga dapat menghentikan diri sendiri dari melakukan dosa.

Ketiga, mengingat isra miraj. Hal terakhir kenapa bulan rajab sangat krusial adalah lantaran ini adalah bulan di mana perjalanan malam (isra miraj) berlangsung. Di dalamnya, bingkisan angan diberikan kepada Rasulullah. Kita memandang dalam Hadits bahwa Perjalanan Malam terjadi setelah Tahun Kesedihan, ketika Nabi saw menyaksikan kematian Pamannya Abu Thalib dan istri tercintanya Siti Khadijah. 

Akibatnya, Allah (SWT) memanggil Nabi, saw, ketika Isra Miraj dan memberinya bingkisan sholat. Itu adalah sesuatu yang kudu kita junjung tinggi di bulan Rajab dan dijunjung tinggi di bulan Syaban.

Sumber:

sumber : Dok Republika

Selengkapnya