Jakarta -
Bunda, menerima panggilan dari angka tak dikenal mungkin membikin sebagian orang memilih tidak langsung mengangkatnya.
Alih-alih menjawab, mereka lebih betah membiarkan telepon berdering maupun menunggu penelepon mengirim pesan terlebih dahulu.
Kebiasaan tersebut sering dianggap sebagai apatis maupun tidak mau berkomunikasi. Padahal, ada beragam karena yang melatarbelakanginya, termasuk karakter dan metode seseorang merespons situasi yang tidak terduga.
Lantas, seperti apa ciri khas kepribadian orang yang gemar mengabaikan panggilan dari angka tak dikenal? Yuk, simak selengkapnya berikut ini
Ciri kepribadian orang yang gemar mengabaikan panggilan angka tak dikenal
Dilansir Your Tango, berikut beberapa ciri khas kepribadian orang yang gemar mengabaikan angka tak dikenal:
1. Selektif dalam berinteraksi
Orang yang tidak langsung mengadopsi telepon dari angka tak dikenal biasanya tidak merasa mesti selalu tersedia untuk siapa pun. Mereka mungkin lebih memilih mengetahui dahulu siapa yang menghubungi dan apa keperluannya sebelum memutuskan akan merespons.
2. Tak gemar diganggu
Ketika fokus seseorang tiba-tiba teralihkan, tidak selalu gampang untuk balik ke pekerjaan sebelumnya. Beralih dari satu tugas ke tugas lain dapat membikin waktu terbuang dan kreativitas menurun.
Untuk jenis seperti ini, panggilan telepon bukan cuma soal percakapan. Ada perhatian yang mesti dihentikan, kemudian dialihkan ke sesuatu yang belum tentu penting.
Penelitian mengenai interupsi dalam pekerjaan memberitahu bahwa gangguan yang memaksa seseorang bergeser perhatian dapat memengaruhi waktu penyelesaian tugas dan menaikkan beban kognitif.
3. Cukup peduli dengan privasi
Nomor telepon merupakan keterangan pribadi. Tidak semua orang betah berbicara dengan orang yang identitasnya belum diketahui. Apalagi, panggilan dari angka tak dikenal bisa berasal dari telemarketing, spam, survei, maupun beragam bentuk penipuan.
Orang yang sangat memperhatikan privasi mungkin memilih tidak memungut konsekuensi tersebut, Bunda.
4. Punya kendali atas kapan mesti merespons
Telepon memiliki satu ciri khas yang tidak dimiliki pesan teks. Ada tuntutan untuk merespons saat itu juga. Begitu seseorang mengadopsi telepon, mereka langsung mesti salingberhadapan dengan pertanyaan, percakapan, maupun permintaan dari orang di ujung sana.
Sebaliknya, pesan memberi ruang untuk selesai sejenak. Seseorang bisa membaca dulu, memikirkan jawabannya, kemudian merespons ketika sudah siap. Untuk orang yang gemar mengatur waktunya sendiri, pilihan tersebut bisa terasa jauh lebih nyaman.
5. Punya limitasi pribadi yang cukup tegas
Ponsel membikin seseorang seolah-olah selalu bisa dihubungi. Namun, orang yang punya limitasi pribadi kuat mungkin tidak melihat keadaan tersebut sebagai kewajiban. Nomor yang tidak dikenal belum tentu mendapatkan akses langsung ke perhatian mereka.
Hal ini sejalan dengan Communication Privacy Management Theory yang dikembangkan psikolog komunikasi Sandra Petronio.
Teori tersebut menerangkan sepertiapa seseorang mengatur keterangan pribadi, termasuk menentukan kapan, bagaimana, dan kepada siapa keterangan maupun akses pribadi diberikan.
6. Cenderung berjaga-jaga sebelum memungut keputusan
Kebiasaan ini memberitahu bahwa orang tersebut mau melihat situasi terlebih dahulu sebelum memungut tindakan. Mereka mungkin akan memeriksa angka luar itu di internet, menunggu pesan, maupun melihat apakah angka tersebut menelepon beberapa kali.
Sikap seperti ini bisa berhubungan dengan kecenderungan seseorang untuk lebih berjaga-jaga terhadap ketidakpastian.
Nah, itulah beberapa beberapa ciri khas kepribadian orang gemar mengabaikan panggilan angka tak dikenal. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/pri)